Sukses

Entertainment

Regenerasi, Indro Warkop Serahkan Franchise Warkop DKI ke Falcon

Fimela.com, Jakarta Tak ingin Warkop DKI yang melegenda dilupakan penggemarnya, sebagai anggota yang masih hidup Indro merasa bertanggungjawab untuk menghidupkan kembali Warkop DKI. Karena itu Indro membuat kesepakatan menyerahkan Franchise Warkop DKI kepada Falcon Pictures.

Indro Warkop mempercayakan penggunaan nama dan karakter tokoh Warkop/Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro) kepada Falcon Pictures untuk memproduksi film Warkop DKI lagi. Warkop DKI merupakan group lawak legendaris yang sejak tahun 1979 sampai tahun 1994. Sampai dengan tahun 1994 mereka telah membintangi 34 judul film diantaranya adalah GeEr - Gede Rasa, IQ Jongkok, dan Chips. Namun, setelah Dono dan Kasino meninggal dunia, tidak ada lagi regenerasi di dalam group Warkop DKI.

 Falcon Pictures membeli franchise Warkop DKI. Foto: Falcon Pictures

Dengan adanya kesepakatan melanjutkan franchise Warkop DKI, sebuah project besar akan dimulai oleh Falcon Pictures. Layaknya superhero luar negeri seperti Superman dan Batman yang ditulis tahun 1933, hingga kini tetap abadi meski dalam filmnya diperankan oleh tokoh yang berbeda, begitu juga Warkop DKI akan diperankan oleh aktor-aktor berbeda dengan karakter dan likeness yang sama dengan Dono, Kasino dan Indro.

Baca Juga: Indro Ungkap Perbedaan Film Komedi Moderen Gokil dan Warkop DKI

HB Naveen, sahabat Indro Warkop yang juga menjabat sebagai Executif Produser Falcon Pictures mengucapkan terima kasih kepada Indro dan keluarga besar Warkop yang telah memberikan kepercayaannya untuk memproduksi film Warkop DKI Reborn.

 Falcon Pictures membeli franchise Warkop DKI. Foto: Falcon Pictures

Sedangan Frederica, Produser Falcon Pictures menyatakan Setelah Comic 8 : Casino Kings Part 1 sukses mendatangkan penonton lebih dari 1,2 juta, Warkop DKI Reborn menjadi tantangan baru buatnya. "Dengan adanya Warkop DKI reborn, mudah-mudahan budaya menonton film warkop disaat Lebaran akan kembali terjadi, seperti di era tahun 1980 sampai 1990-an," harapnya saat dihubungi Kamis (17/9/2015).

 

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Tanggapi Kemunculan Warkopi, Indro Warkop: Ini Soal Etika