Sukses

Entertainment

Eksklusif, Pamela Bowie Belajar Mencintai Lebih Bijaksana

Fimela.com, Jakarta Malang melintang di sinetron, FTV, dan film Pamela Bowie tak mampu lagi berpaling dari akting. Puluhan judul yang dibintanginya memberikan banyak pengalaman berbeda. Bahkan kepribadian gadis bernama lengkap Pamela Indah Bowie ini juga tumbuh berkat karakter yang diperankannya.

Pamela yang lahir di Madiun, 18 Oktober 1993 ini memulai debut akting lewat sinetron Kejar Tayang pada tahun 2009. Tak perlu waktu lama, hanya berselah setahun, Pamela sudah melangkah ke layar lebar lewat judul Pocong Rumah Angker pada tahun 2010.

Aktris berdarah campuran Amerika dan Jawa ini sudah membukukan 11 judul film dalam 7 tahun. Terbaru, Pamela membintangi film Mars Met Venus. Uniknya, film ini dibagi menjadi dua film yang diputar dalam waktu berdekatan.

Dalam film Mars Met Venus, Pamela Bowie (Mila) dan Ge Pamungkas (Kelvin) diceritakan sebagai pasangan kekasih. Menurut Pamela, ada banyak hal yang bisa ia ambil film ini. Salah satunya mengenal sosok laki-laki lebih jauh.

Sosok Kelvin digambarkan sebagai lelaki yang sangat apa adanya, terutama jika ia berada di tengah sahabatnya, Reza, Bobby, Martin dan Steve (Cameo Project). Segala topik bisa ia bahas, termasuk hal sensitif sekalipun.

Sementara Mila adalah sosok yang mudah terbawa perasaan. Hal-hal kecil bisa menjadi masalah besar. Uniknya, Pamela merasa perannya ini sangat mirip dengan dirinya sendiri.

"Aku merasa Mila ini aku banget, sifatnya dan caranya dia membangun kehidupan cintanya sama banget kayak aku kalau pacaran. Jadi kayak nyatu aja sama karakter film ini," ujarnya saatt bertandang ke Bintang.com, 6 Juli 2017.

Mars Met Venus (Part Cewek) akan tayang 20 Juli 2017, sementara Mars Met Venus (Part Cowok) tayang dua minggu setelahnya, 3 Agustus 2017. Simak perbincangan Bintang.com dengan Pamela Bowie untuk tahu lebih banyak kisahnya.

Mars Met Venus membahas hubungan laki–laki dan perempuan. Ada banyak sekali perbedaan baik dari segi fisik, sikap, dan perilaku tapi dibalik perbedaan tersebut justru mereka saling membutuhkan. Pamela Bowie membeberkan alasannya bersedia main di film ini.

Film Mars Met Venus ceritanya bagaimana?
Ini film tentang cewek cowok pacaran yang sudah lama dan mau menikah. Cowoknya bikin vlog untuk prewed. Dari prewed ini akhirnya problema akhirnya muncul.

Masalah-masalah kecil bermunculan. Sebenarnya bukan hal penting, cuma hal kecil yang disembunyiin. Lalu jadi masalah besar ketika terbuka. Akhirnya sampai mikir lanjut nggak nih nikahnya.

Alasan terima tawaran main film ini?
Kenapa kuterima, karena film ini beda. Film ini satu cerita tapi dibagi jadi dua film tapi bukan bersambung. Ada dari sisi laki-laki ada perempuan. Dan ini baru di Indonesia.

Peran kamu?
Peran aku sebagai Mila Olivia, dia dari keluarga bahagia, punya dan orang pinter juga. Dia punya dua sahabat dari TK yang selalu jadi reminder buat dia. Karena Mila itu plin plan.

Aku merasa Mila ini aku banget, sifatnya dan caranya dia membangun kehidupan cintanya sama banget kayak aku kalau pacaran. Jadi kayak nyatu aja sama karakter film ini.

Waktu pertama kali ketemu sutradara, aku langsung bilang Mila itu aku banget. Sampai akhirnya aku bikin skenario sendiri tentang karakter Mila yang aku perankan. Setiap baca skenario itu kayak menemukan sifat aku banget. Kayak kisah hidup aku difilmkan tanpa meminta.

Lantas sifat apa yang paling mirip dengan kepribadianmu?
Aku baperan dan sensitif banget. Pacarku suka protes, aku sadar tapi tetap aja kesel kalau diingetin. Dan Mila ini sama persis deh karakternya sama aku.


Cara bangun karakter dengan Ge Pamungkas?
Kita waktu readingnya mepet banget. Jadi kita bangun kepercayaan dengan saling cerita aib masing-masing. Kita berusaha untuk berkomunikasi seperti orang pacaran. Begitu sampai lokasi kami sudah manggil nama peran Kelvin dan Mila.

Tantangan waktu syuting?
Kelvin itu jorok dan ngeselin, nah si Ge juga gitu banget. Aku suka diisengin sampai capek. Mau nggak mau jadi baper deh.

Beri alasan mengapa kita harus nonton mars Met Venus?
Alasan pertama, cocok buat pasangan yang mau menikah atau mau PDKT Bnyak jurus yang bisa dicontoh. Buat gue pribadi sebagai cewek, film ini membuat gue mengubah pola pikir tentang cowok. Jadi orang yang lebih open minded dan nggak egois tentang cewek.

Pamela Bowie masih menyimpan banyak harapan untuk karir aktingnya. Baginya, akting selalu menawarkan tantangan sekaligus pengalaman. Lantas, apa lagi impian Pamela?

Film menurut kamu?
Film itu media yang bisa menggerakkan hati. Gambar, akting, suara, dialog itu juga bisa menjadireferensi untuk penontonya. Jadi yang nggak pernah mengalami suatu hal lantas bisa seolah-oleh pernah mengalami berkat film.

Kenapa kamu suka akting?
Akting memberikan kesempatan untuk aku merasakan pengalaman yang belum pernah kurasakan. Membuat aku berfikir lebih terbuka.


Aktor atau aktris idola?
Siapa ya? Yang terbaru Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Chemistry yang apik antara Reza Rahadian dan Adinia Wirasti di film Critical Eleven. Film ini bikin aku ngerti gimana rasanya pasangan kehilangan anak. Akting mereka menyakinkan aku meskipun aku sendiri belum menikah apalagi punya anak.

Ada lawan main impian?
Nggak mau menargetkan mau main sama siapa, takutnya nanti kecewa. Juga biar sama semua pemain itu nggak banding-bandingin.

Film paling berkesan buatmu?
Semua film yang pernah aku bintangi berkesan. Tapi yang paling aku ingat itu Winter in Tokyo. Di film itu aku benar-benar jadi orang lain. Bahkan sampai sahabat-sahabat aku dari kecil nggak ngenali aku.

Peran aku kala itu kan jadi gadis Jepang. Pas nonton rasanya beneran kayak lihat gadis Jepang kata sahabatku. Eh gak tahunya usah nonton ya tetap saja Pamela Bowie.

Pengin main film apa lagi?
Film action ya. Kan belum pernah sama sekali. Horor dan drama sudah.

Sudah siap cidera jika main action?
Harus siap. Setiap pekerjaan pasti ada resikonya. Main film acton resikonya cidera. Tapi kan itu bisa diminalkan dengan latihan dulu sebelum syuting.

Cantik dan berbakat, Pamela Bowie bisa jadi salah satu aset perfilman Indonesia. Selama terus berkarya, Pamela akan mendapat banyak pengalaman dan semakin matang berakting. Sukses selalu Pem!

Loading