Sukses

Entertainment

Kanye West Akan Tampil dengan Panggung 360 di YE LIVE IN JAKARTA

ringkasan

  • Ye akan konser di GBK Jakarta pada 24 Oktober 2026.
  • Panggung konser berbentuk kubah 360 derajat, menawarkan pengalaman unik.
  • Jakarta jadi satu-satunya kota di Asia Tenggara untuk tur global Ye.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kabar gembira untuk pencinta musik hip-hop di Tanah Air. Ye, atau yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West, akan menggelar konser bertajuk YE LIVE IN JAKARTA di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 24 Oktober 2026. Penjualan tiket resmi dibuka hari ini, Rabu (29/7/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

Konser ini dijanjikan menghadirkan pengalaman berbeda. Panggung dirancang berbentuk kubah dan ditempatkan tepat di pusat Stadion Utama GBK, menghadirkan penampilan 360 derajat. Dengan konsep ini, penonton disebut tidak akan mendapat sudut pandang yang buruk dan akan menikmati perspektif pertunjukan yang bervariasi dari setiap kategori area.

"Kami punya show akan seperti dome dan semua orang di GBK yang bisa dari semua angle kanan kiri itu akan mendapatkan pengalaman artistik yang berbeda. Jadi, mau duduk dari cat 1, mau duduk dari cat 4, mau di festival, kamu akan mendapat pengalaman berbeda di manapun," jelas Karen Tjahja, Marketing Communication Lead, Raw Vision Collective.

Jadwal, Lokasi, dan Harga Tiket

Penjualan tiket YE LIVE IN JAKARTA dimulai Rabu (29/7/2026) pukul 10.00 WIB. Informasi ini disampaikan langsung oleh promotor Raw Vision Collective dalam acara Press Briefing di Senayan pada hari yang sama.

Tiket dibanderol mulai dari harga 1,8 juta untuk kategori tribun, 3,5 juta untuk kategori festival, hingga 9 jutaan untuk kategori VIP. Rentang harga tersebut memberikan pilihan bagi penonton sesuai preferensi area menonton yang diinginkan.

Calon penonton dapat membeli tiket secara eksklusif melalui situs resmi yejakarta.com. Untuk proses transaksi, Raw Vision Collective menggandeng platform Loket.com sebagai mitra penjualan resmi.

Gelaran YE LIVE IN JAKARTA dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama GBK. Konser tunggal ini menjadi salah satu agenda besar yang dinantikan para penggemar Ye di Indonesia.

Panggung Kubah di Tengah GBK: 360 Derajat Tanpa Blind Spot

Konsep produksi ditempatkan pada panggung kubah yang berdiri di pusat Stadion Utama GBK. Desain ini memungkinkan tontonan dari segala sisi, sehingga penonton dapat menyaksikan aksi panggung dari beragam sudut.

Dengan format 360 derajat, promotor menegaskan tidak ada sudut pandang yang buruk. Setiap area menonton—baik tribun maupun festival—diproyeksikan memberikan pengalaman yang berbeda mengikuti posisi penonton terhadap pusat pertunjukan.

Penyelenggara menyebut konser ini menyajikan pengalaman yang belum pernah ada sebelumnya. Penonton di setiap kategori akan mendapatkan detail visual dan sudut penceritaan panggung yang berbeda-beda, sejalan dengan desain kubah dan tata panggung yang dikelilingi kursi penonton.

Mengapa Jakarta Dipilih oleh Ye (Kanye West)

Bagi agenda tur globalnya, Ye memilih Jakarta sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara. Konser ini juga menjadi penampilan perdana Ye di ibu kota Indonesia, menandai momen khusus bagi para penggemar regional.

"Bagi seniman seperti Ye, Indonesia bukan sekedar pasar. Indonesia adalah sumber seni dan fashion," jelas Micha.

"Kedua, posisi geografis. Jakarta kemudian dijangkau oleh teman-teman dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Australia. Mereka tidak perlu terlalu jauh. Artinya ini bukan hanya konsep dari Indonesia, ini adalah titik temu Asia Tenggara dan Australia. Ketiga, dan ini yang paling teknis, infrastruktur. Jakarta pun sudah berkali-kali menjadi tuan rumah konser musik internasional," pungkasnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading