Sukses

Fashion

Dilelang, Jaket Hijau Army Ikonis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Berhasil Terjual Rp1,6M

Fimela.com, Jakarta Sosok Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menjadi sorotan dunia seiring dengan invasi Rusia di Ukraina. Termasuk penampilan ikonisnya yang kerap menggunakan jaket fleece warna hijau army.

Belum lama ini, jaket yang sering dipakai Zelensky pada setiap agendanya itu dilelang dalam acara penggalangan dana bertajuk ‘Brave Ukraina’ di London pada, Kamis (6/5/2022). Lelang tersebut merupakan inisiasi Kedubes Ukraina dan diumumkan melalui akun Twitter resminya.

“Hari ini, seluruh kata mengacu pada seorang pria yang mengenakan jaket fleece sederhana. Sekarang barang ikonik yang ditandatangani secara pribadi oleh Presiden Zelensky ada di sini,” cuit akun Kedubes Ukraina @ukrEmbLondon.

Laku Rp1,6 Miliar

Dilansir dari Daily Mail, jaket Zelensky berhasil terjual Rp1,6 miliar. Jaket itu dijual lengkap dengan tanda tangan sang presiden.

Meski desainnya tampak sederhana, jaket ini dianggap sebagai simbol solidaritas Ukraina. Jaket ini kerap menemani Zelensky dalam setiap kegiatannya sejak Rusia menginvasi negaranya.

Tujuan pelelangan itu sendiri adalah untuk menceritakan kisah keberanian yang menjadi ikon selama perang serta mengumpulkan dana untuk membantu masyarakat Ukraina.

Barang Milik Wali Kota hingga Ibu Negara Turut Dilelang

Tak hanya jaket ikonis milik Zelensky, terdapat berbagai macam barang lainnya yang dilelang dalam acara ini. Misalnya saja barang milik Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko, mainan yang disumbangkan oleh Ibu Negara Ukraina Olena Zelenska, dan foto-foto mendiang jurnalis Max Levine.

Hasil lelang nantinya disumbangkan untuk rumah sakit anak-anak di Ukraina. Pelelangan ini setidaknya mengumpulkan dana lebih dari US$1,2 juta atau sekitar Rp17,4 miliar.

#Women for Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Akibat Serangan Rusia, Keluarga Ukraina Berjalan 125 KM Demi Melarikan Diri dari Perang
Artikel Selanjutnya
Tema Met Gala 2022 Jadi Kontroversi, Dianggap Tidak Peka dengan Konflik Ukraina