Sukses

Fashion

Louis Vuitton Merayakan Akhir Musim 2025 Formula 1 dengan 24 “Trophy Trunks”

Fimela.com, Jakarta - Musim 2025 di dunia Formula 1 menutup babak bersejarah bagi Louis Vuitton. Rumah mode asal Prancis ini, sebagai bagian dari kemitraan global dengan F1, telah memproduksi 24 buah “Trophy Trunks”, satu trunk khusus untuk setiap Grand Prix sepanjang musim, sebagai cara unik menyajikan trofi juara dengan kemewahan khas Vuitton. 

Asal Usul & Filosofi di Balik “Trophy Trunk”

Louis Vuitton bukan nama baru dalam membuat “trophy trunk” untuk acara-acara olahraga besar. Trunk mereka dirancang secara kerajinan tangan di atelier bersejarah di Asnières, Prancis, tempat yang sama di mana mobilitas trunk otomotif pertama mereka muncul di akhir abad ke-19. Dengan kemitraan resmi antara Louis Vuitton dan Formula 1 pada 2025, trunk-trunk khusus ini diwujudkan untuk setiap sirkuit Grand Prix, menegaskan visi brand: “Victory travels in Louis Vuitton”, bahwa kemenangan bukan cuma soal trofi, tapi bagaimana trofi itu “berpergian” dengan gaya, warisan, dan craftsmanship.

Setiap trunk menampilkan kanvas Monogram khas LV, serta simbol “V” ikonik yang dimodifikasi sesuai warna atau estetika lokal tiap Grand Prix, sebagai penghormatan kepada karakter unik tiap sirkuit serta budaya setempat.

24 Grand Prix, 24 Trunk — Dari Melbourne Sampai Akhir Musim

Dalam halaman resmi mereka, Louis Vuitton mencatat seluruh rangkaian Grand Prix 2025 dan trunk yang dibuat untuk tiap sirkuit, mencakup Grand Prix seperti Australia, China, Jepang, Bahrain, Arab Saudi, Miami, Monaco, hingga seri-seri akhir musim. 

Sebagai contoh:

- Untuk Formula 1 Australian Grand Prix 2025 di Melbourne, trunk dibuat dengan skema warna hijau dan emas, mencerminkan identitas lokal Australia. 

- Untuk Formula 1 Las Vegas Grand Prix 2025, trunk bespoke ditampilkan dengan motif “V” dan desain yang terinspirasi garis finish balap—menggabungkan estetika balap dan heritage fashion.

Dengan selesainya musim 2025, trunk untuk sirkuit terakhir sekaligus menutup rangkaian 24 trunk tersebut, menandai sebuah era di mana trofi F1 tak hanya menjadi simbol kemenangan, tapi juga artefak mewah dan desain. 

 

Makna & Implikasi — Ketika Balap Bertemu Mode

Kolaborasi ini merepresentasikan persimpangan antara kecepatan, performa, dan kemewahan: F1 terkenal dengan teknologi tinggi dan adrenalin, sementara Louis Vuitton membawa warisan craftsmanship dan identitas luxury, bersama-sama menciptakan pengalaman yang melampaui pertandingan biasa.

Bagi Louis Vuitton, ini bukan sekadar branding: trunk-trunk ini adalah pernyataan bahwa fashion dan sport bisa bersinergi, bahwa trofi olahraga bisa tampil sebagai artefak desain. Bagi fans F1, ini menambah dimensi baru: trofi bukan hanya piala, tapi simbol estetika dan sejarah. Secara strategis, kemitraan ini membuka peluang bagi Louis Vuitton untuk menjangkau audiens global, termasuk penggemar otomotif, memperluas identitas brand dari high-fashion ke lifestyle, performa, dan budaya pop.

 

Penutup: Sebuah Akhir Musim 2025 yang Berkelas

Dengan mempersembahkan 24 Trophy Trunks untuk setiap Grand Prix musim 2025, Louis Vuitton menutup tahun dengan catatan elegan: bahwa kemenangan — dan semua ritual di sekitarnya — layak dirayakan dengan kemewahan, gaya, dan apresiasi terhadap craftsmanship.

Kolaborasi ini bukan sekadar soal trofi, melainkan tentang bagaimana sebuah brand luxury dapat memberi makna baru pada tradisi olahraga. Musim 2025 mungkin usai — tapi “perjalanan kemenangan” dalam trunk Vuitton kemungkinan baru saja dimulai.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading