Sukses

Fashion

Jangan Kaget! Overdrying Cucian Merusak Pakaian Favoritmu, Ini Faktanya!

ringkasan

  • Pengeringan pakaian berlebihan dapat merusak serat kain, menyebabkan penyusutan, pemudaran warna, dan listrik statis.
  • Para ahli menyarankan untuk tidak mengeringkan pakaian hingga 100% dan mengeluarkannya saat masih sedikit lembap, lalu mengeringkannya dengan cara digantung.
  • Mengatur waktu pengeringan, menyortir pakaian berdasarkan bahan, dan memanfaatkan sensor kelembapan dapat memperpanjang usia pakaian favorit Anda.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, apakah kamu sering mengeluarkan pakaian dari mesin pengering dalam kondisi kering kerontang? Jika iya, kebiasaan ini mungkin secara tidak sadar sedang merusak serat kain dan memperpendek usia pakaian favoritmu. Para ahli laundry memperingatkan bahwa pengeringan berlebihan adalah kebiasaan umum yang dapat menyebabkan berbagai masalah.

Dampak buruknya sangat beragam, mulai dari penyusutan hingga kerusakan serat yang membuat pakaian cepat usang. Pengeringan yang terlalu lama atau dengan suhu sangat tinggi dapat menimbulkan konsekuensi merugikan bagi kualitas pakaianmu. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara pengeringan yang tepat agar pakaian kesayangan tetap awet dan berkualitas.

Kebiasaan overdrying laundry atau mengeringkan pakaian terlalu lama merupakan musuh tersembunyi bagi lemari pakaianmu. Banyak orang tidak menyadari bahwa proses sederhana ini bisa menyebabkan berbagai kerusakan serius. Mari kita selami lebih dalam mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara menghindarinya demi pakaian yang lebih tahan lama.

Dampak Buruk Pengeringan Berlebihan pada Pakaian

Pengeringan yang terlalu lama atau dengan suhu yang terlalu tinggi dapat menimbulkan konsekuensi yang merugikan bagi pakaian Sahabat Fimela. Salah satu masalah paling umum adalah penyusutan, terutama pada bahan-bahan tertentu seperti denim. Siklus panas tinggi berulang dapat menyebabkan jeans menyusut, memudar, dan kehilangan bentuknya seiring waktu.

Selain penyusutan, pakaian juga bisa kehilangan warna aslinya, seratnya melemah, dan bahkan mengalami pilling atau munculnya gumpalan serat kecil. Kerusakan ini tidak hanya mengurangi estetika pakaian tetapi juga memperpendek masa pakainya. Pakaian yang sering mengalami pengeringan berlebihan akan terlihat kusam dan cepat rusak.

Pengeringan berlebihan juga menjadi penyebab utama listrik statis yang sering kita rasakan saat mengeluarkan pakaian dari pengering. Emily Demirdonder, direktur operasional di Proximity Plumbing, menjelaskan bahwa listrik statis terbentuk ketika kain saling bergesekan di dalam pengering. Gesekan ini menyebabkan mereka berbagi elektron dan membangun muatan listrik.

Ia menambahkan bahwa pengeringan berlebihan menghilangkan kelembapan yang tersisa dari pakaian, sehingga listrik statis lebih mudah terbentuk. Kondisi ini tidak hanya membuat pakaian menempel satu sama lain, tetapi juga bisa terasa tidak nyaman saat dikenakan. Mengurangi listrik statis adalah salah satu manfaat dari pengeringan yang tepat.

Strategi Pengeringan yang Lebih Baik dari Para Ahli

Untuk menjaga pakaian Sahabat Fimela tetap awet dan berkualitas, para ahli menyarankan beberapa perubahan sederhana dalam rutinitas pengeringan. Richardson, seorang ahli yang dikutip dalam artikel Real Simple, menyarankan untuk tidak mengeringkan pakaian hingga 100%.

Ia merekomendasikan untuk mengeluarkan pakaian saat masih terasa sedikit lembap, sekitar 80% kering, dan kemudian mengeringkannya dengan cara digantung. Metode ini tidak hanya menghindari kerutan tetapi juga mencegah bau apek yang sering muncul pada pakaian yang terlalu kering. Menggunakan teknik ini dapat memperpanjang usia pakai pakaian kesayanganmu.

Banyak pengering modern dilengkapi dengan sensor kelembapan yang sangat membantu dalam mencegah overdrying laundry. Sensor ini dapat mendeteksi tingkat kekeringan pakaian dan secara otomatis menghentikan siklus pengeringan. Memanfaatkan fitur canggih ini dapat sangat membantu mencegah pengeringan berlebihan dan menjaga kualitas kain.

Tips Praktis untuk Pakaian Lebih Awet

Berikut adalah beberapa tips praktis dari Richardson untuk diterapkan pada cucian Sahabat Fimela berikutnya:

  • Keluarkan Pakaian Saat Sebagian Besar Kering: Jangan biarkan pakaian kering sepenuhnya di dalam mesin pengering. Mengeluarkannya saat masih sedikit lembap akan menjaga serat kain.
  • Sortir Berdasarkan Bahan, Bukan Hanya Warna: Memisahkan pakaian berdasarkan jenis bahan dapat membantu memastikan setiap jenis kain mendapatkan perlakuan pengeringan yang sesuai. Bahan tipis butuh waktu lebih singkat dibanding bahan tebal.
  • Keluarkan Item Saat Sudah Kering (Jika Memungkinkan): Beberapa pakaian mungkin mengering lebih cepat daripada yang lain. Mengeluarkannya lebih awal dapat mencegah pengeringan berlebihan pada item tersebut.
  • Bereksperimen dengan Waktu Pengeringan: Richardson menyarankan untuk mulai mempersingkat waktu pengeringan Anda lima menit. Jika biasanya memilih siklus 60 menit, coba kurangi menjadi 55 menit. Periksa pakaian, dan jika masih terlalu kering, coba kurangi lagi lima menit pada siklus berikutnya hingga menemukan titik lembap yang pas.
  • Gunakan Suhu Sedang: Suhu panas yang berlebihan adalah musuh utama serat kain. Pilih pengaturan suhu yang lebih rendah untuk melindungi pakaianmu.
  • Manfaatkan Udara Kering Musim Dingin: Udara kering dapat menjadi sekutu Anda untuk pengeringan alami. Menggantung pakaian di luar saat cuaca dingin dan kering bisa menjadi alternatif yang baik.

Dengan sedikit penyesuaian pada kebiasaan mencuci, Sahabat Fimela dapat memperpanjang umur pakaian kesayangan dan menjaga kualitasnya tetap prima. Menerapkan tips ini akan membuat pakaianmu tidak hanya awet, tetapi juga terlihat selalu baru dan terhindar dari kerusakan akibat overdrying laundry.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading