Sukses

Fashion

Jolene Marie Debut di Festival Film Cannes 2026 dengan Kebaya Hitam, Bawa Pesona Khas Perempuan Indonesia di Panggung Dunia

Fimela.com, Jakarta - Setelah Raline Shah, Kamila Andini dan Prilly Latuconsina, kini giliran Jolene Marie yang gebrak panggung Festival Film Cannes 2026. Untuk pertama kalinya, Jolene Marie menghadiri world premiere sekaligus berjalan di red carpet Festival Film Cannes pada Jumat (15/5/2026) pukul 22.00 waktu setempat, dalam pemutaran film Gentle Monster karyasutradara asal Austria, Marie Kreutzer.

Film Gentle Monster menjadi salah satu film yang masuk dalam kompetisi resmi Cannes Film Festival 2026 dan bersaing memperebutkan Palme d’Or. Film drama psikologis tersebut dibintangi oleh Léa Seydoux, Jella Haase, Laurence Rupp, hingga Catherine Deneuve, dan mengangkat kisah tentang dinamika keluarga, trauma, serta pencarian kebenaran dalam sebuah hubungan.

Dalam penampilan perdananya di red carpet Cannes, Jolene Marie tampil anggun sekaligus membanggakan Indonesia dengan mengenakan kebaya rancangan desainer ternama Intan Avantie dengan konsep KUSUMA WIJAYA.

 

The Queen of The Night

Kusuma Wijaya atau Wijaya Kusuma sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki arti Bunga Kemenangan dan melambangkan kejayaan, kemenangan, keberanian, juga keindahan sejati yang berasal dari batin, ketulusan hati, dan kemurnian jiwa. Bunga yang hanya mekar di malam hari, ini juga merupakan lambang kesuksesan serta kemakmuran dan proses yang tidak terlihat sehingga sering dijuluki “the Queen of The Night”.

Busana yang dikenakan Jolene berupa kebaya velvet hitam dengan garis rancangan klasik kontemporer dengan detail embroidery etnik dan payet khas Indonesia yang elegan dan mewah. Penampilan tersebut semakin sempurna dengan bros autentik dari Keraton Solo, serta bawahan kain batik tulis berwarna coklat sogan Jawa bermotif parang dan kembang.

Keseluruhan tampilan budaya Indonesia ini diarahkan langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah, Pangarso Tatabusana lan Paes Kraton Surakarta sekaligus Pengageng Keputren Kraton Surakarta.

 

Luminous Silk Skin

Untuk pulasan makeup, Jolene tampil dengan look yang fresh dan modern melalui sentuhan “luminous silkskin complexion ala Armani Beauty yang memberikan kesan glowing natural, dipadukan dengan lipstik Armani Lip Maestro 461 bernuansa merah yang segar dan elegan.

“Ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa sekaligus membanggakan bagi saya. Bisa hadir dan berjalan di red carpet Cannes Film Festival untuk pertama kalinya adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya juga sangat bangga dapat membawa budaya Indonesia melalui kebaya dan batik di ajang internasional sebesar ini,” ujar Jolene Marie.

Jolene Marie sendiri dikenal sebagai salah satu talenta muda Indonesia yang aktif di dunia perfilman dan serial digital. Selain memiliki latar belakang di dunia pageant dan entertainment, Jolene terus memperluas kiprahnya di industri hiburan Tanah Air melalui berbagai proyek film dan series yang memperlihatkan kemampuan aktingnya.

Kehadiran Jolene di Cannes menjadi langkah baru dalam perjalanan karier internasionalnya. Ia berharap dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih jauh di industri perfilman Indonesia, sekaligus membawa karya dan budaya Indonesia ke lebih banyak panggung internasional di masa mendatang.

“Semoga ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar ke depannya. Saya ingin terus belajar, berkembang, dan tentunya bisa semakin membawa nama Indonesia di industri perfilman internasional,” tutup Jolene.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading