Sukses

Fashion

Gaun Emas Hian Tjen Diboyong Agnes Rahajeng ke Panggung Miss Supranational 2026

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Miss Supranational Indonesia 2026 Agnes Rahajeng tampil memukau di Preliminary Competition Miss Supranational 2026. Ia mengenakan gaun emas bespoke rancangan Hian Tjen yang mengusung siluet sculptural dengan ribuan kristal yang diaplikasikan secara manual.

Permukaan busana memantulkan cahaya dari berbagai sudut, menciptakan efek dramatis saat Agnes melangkah di atas panggung. Menurut keterangan Hian Tjen di Instagram pada Rabu, 29 Juli 2026, setiap kristal disusun satu per satu untuk membentuk ilusi siluet tubuh yang lebih terstruktur.

Teknik tersebut membuat permukaan gaun tampak menyatu dengan tubuh sekaligus menghadirkan dimensi visual yang semakin terlihat ketika terkena sorot lampu.

"Kreasi ini terinspirasi dari representasi tubuh perempuan secara sculptural, sebagai penghormatan terhadap bentuk feminin yang dibentuk oleh kekuatan, keanggunan, dan keindahan yang tak lekang oleh waktu," tulis akun Instagram Puteri Indonesia melalui unggahan Instagram pada Selasa, 28 Juli 2026.

Warna emas menjadi elemen utama rancangan yang merepresentasikan kekayaan dan harta berharga Indonesia pada masa lalu. Hian Tjen juga memadukan pendekatan couture dengan eksplorasi bentuk tubuh perempuan, menjadikan kristal sebagai bagian dari struktur visual busana, bukan sekadar ornamen.

Penampilan Agnes turut dilengkapi perhiasan yang terinspirasi dari seni Indonesia kuno. Perpaduan tersebut memperkuat pesan tentang perempuan Indonesia modern yang percaya diri, anggun, dan bersinar di panggung internasional.

Aksesori dan Sentuhan Budaya

Penampilan Agnes dilengkapi perhiasan yang membawa referensi pada seni Indonesia kuno. Aksesori ini memberikan konteks budaya yang kuat pada tampilan yang sudah kokoh melalui warna emas dan pendekatan sculptural, menghadirkan kesinambungan antara rancangan modern dan akar visual Nusantara.

Inspirasi bentuk tubuh perempuan dalam rancangan gaun menampilkan kesan patung yang hidup. Siluetnya mengikuti lekuk tubuh Agnes dan membangun aksen kuat dari berbagai sisi. Ketika cahaya memantul pada susunan kristal, efek sculptural yang dihadirkan kian menonjol dan mempertegas garis rancangan.

Di atas panggung preliminary, refleksi cahaya pada permukaan kristal menyatu dengan gestur tenang dan percaya diri Agnes. Konstruksi gaun membingkai tubuhnya, sementara kilau material bergerak dinamis seiring langkah. Kombinasi ini membuat momen panggung terasa utuh: desain yang presisi bertemu performa yang mantap.

Keseluruhan tampilan menunjukkan hubungan yang dibangun Hian antara estetika couture modern dan kekayaan visual Indonesia. Melalui pemilihan material, warna, serta referensi sejarah, gaun dan perhiasan saling melengkapi sehingga ratu kecantikan itu bersinar di hadapan penonton.

Kostum Nasional Bertajuk Dewi Sri

Selain gaun preliminary tersebut, Agnes akan mengenakan kostum nasional bertajuk “The Enchanted Harvest of Dewi Sri: Gemah Ripah Loh Jinawi – A Vision of a World that Thrives in Harmony.” Judul ini menjadi penanda tema besar yang diusung untuk panggung nasional costume.

Karya itu terinspirasi dari sosok Dewi Sri sebagai lambang kemakmuran, harapan, dan perlindungan, sekaligus pengingat pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia. Rujukan ini disampaikan melalui unggahan Instagram Puteri Indonesia pada 2 Juli 2026, menekankan makna simbolik yang diangkat dalam rancangan.

Kostum nasional Agnes merupakan hasil kolaborasi Dibba Official. Tampilan ini juga akan dilengkapi aksesori rancangan Rinaldy Yunardi, sehingga unsur material dan detail perhiasan dihadirkan secara terpadu untuk memperkuat narasi visual.

Penyelenggara telah memperlihatkan cuplikan awal desain dan menyatakan versi lengkapnya akan diperkenalkan menjelang kompetisi. Dengan begitu, publik memperoleh gambaran awal arah desain sebelum keseluruhan elemen dirilis pada waktunya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading