Sukses

Fashion

Lagi, Ratu Camilla Pakai Bos Misterius Sarat Makna

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Ratu Camilla kembali menjadi sorotan setelah tampil mendampingi Raja Charles di Braemar Gathering, Skotlandia, Sabtu, 5 September 2026. Ia memilih sebuah bros berbentuk mahkota Tudor yang kerap disebut sebagai salah satu aksesori paling misterius dalam koleksi Kerajaan Inggris. Kehadirannya memantik rasa ingin tahu, terutama karena desainnya yang khas dan sarat simbol.

Melansir InStyle, Selasa, 8 September 2026, bros ini belum memiliki asal-usul yang dapat dipastikan. Namun, coraknya mudah dikenali dan terasa berbeda dari perhiasan kerajaan pada umumnya. Saat menghadiri perhelatan tradisi yang telah berlangsung sejak era Ratu Victoria itu, Camilla dan Charles diketahui masih berada di Balmoral.

Keduanya juga tampil dalam nuansa Skotlandia. Raja Charles memilih kilt tartan yang dipadukan dengan rompi tweed dan blazer. Sementara itu, Ratu Camilla mengenakan mantel hijau hutan dengan fascinator senada, dan bros mahkota Tudor tersebut menjadi aksen yang tak terlewatkan.

Justin Daughters, direktur pelaksana rumah perhiasan mewah Berganza, menilai bros ini memperlihatkan bagaimana rancangan pertengahan abad ke-20 dapat tampil “sangat heraldik sekaligus sangat kontemporer.” Ia juga menyoroti detail gemologi tingkat tinggi yang memberi keistimewaan tersendiri pada aksesori tersebut.

Bros mahkota Tudor Ratu Camilla pertama kali terlihat pada awal 2023 saat ia menghadiri acara kerajaan di sebuah masjid di London Timur. Sejak kemunculan perdananya, aksesori ini terus muncul dalam sejumlah agenda resmi, antara lain di acara Her Majesty’s Reading Room serta saat kunjungan bersama Raja Charles ke gereja di Sandringham pada Februari 2026.

Safir Sugarloaf Jadi Pusat Perhatian

Salah satu unsur paling menonjol dari bros Ratu Camilla adalah safir biru di bagian tengah yang menggunakan potongan sugarloaf. Teknik potong ini tergolong tidak lazim karena batu tidak memiliki faset seperti kebanyakan permata, sehingga tampilannya terasa berbeda sejak pandangan pertama.

Dengan permukaan halus berbentuk siluet menyerupai piramida, safir tersebut memancarkan warna biru yang dalam dengan efek lembut seperti beludru. Menurut Daughters, safir itu menjadi “titik fokus visual” dari keseluruhan bros, menjadikannya bagian yang langsung menarik perhatian.

Di luar batu pusatnya, Daughters menggarisbawahi keahlian pengerjaan motif mahkota Tudor pada bros ini. Selain menonjolkan kerumitan kerajinan, motif itu membawa makna historis yang memiliki kaitan panjang dan kompleks dengan monarki Inggris, mempertegas karakter heraldik karya perhiasan tersebut.

Camilla mulai mengenakan bros ini dalam rentang waktu setelah wafatnya Ratu Elizabeth II pada September 2022 dan sebelum penobatan Raja Charles pada Mei 2023. Sejak saat itu, bros mahkota Tudor ini beberapa kali melengkapi penampilan resminya.

Dugaan Asal-Usul dan Jejak Simbol Tudor

Bros milik Ratu Camilla diduga merupakan hadiah dari Raja Charles, terutama karena desainnya menampilkan mahkota Tudor, simbol yang kembali digunakan dalam lambang kerajaan pada masa pemerintahannya. Namun, asal-usul perhiasan tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti.

Daughters menilai kemunculan simbol Tudor pada bros itu menarik karena memiliki kaitan kuat dengan sejarah monarki Inggris. Mahkota Tudor pertama kali digunakan sejak masa Raja Henry VIII dan dikenal kaya akan permata. Setelah monarki dihapuskan pada 1649, mahkota asli dihancurkan. Tradisi tersebut kemudian berlanjut melalui Mahkota St. Edward yang dibuat untuk penobatan Raja Charles II setelah monarki dipulihkan pada 1660.

Bros Camilla turut menampilkan elemen mahkota yang disebut terbuat dari emas murni setinggi sekitar 30,5 cm, dihiasi berbagai batu permata dan semi-permata.

Meski belum dipastikan sebagai hadiah dari Charles, perpaduan simbol Tudor, susunan permata, dan sejarahnya membuat bros ini memiliki karakter kuat. Daughters menyebutnya sebagai penghubung antara sejarah dan identitas monarki Inggris masa kini.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading