Sukses

FimelaMom

Cara Mengatasi Anak Malas Belajar tanpa Marah dan Memaksa

Fimela.com, Jakarta - Banyak orang tua merasa frustrasi ketika melihat anak enggan belajar, sulit diajak membuka buku, atau lebih tertarik bermain game daripada mengerjakan tugas sekolah. Kondisi ini sering membuat orang tua kehilangan kesabaran hingga akhirnya memarahi atau memaksa anak agar mau belajar. Padahal, cara tersebut justru bisa membuat anak semakin menolak dan kehilangan motivasi.

Anak malas belajar bukan berarti anak tidak pintar atau tidak mampu. Dalam banyak kasus, anak hanya merasa bosan, lelah, tidak percaya diri, atau belum menemukan cara belajar yang sesuai dengan dirinya. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami penyebab di balik perilaku tersebut sebelum mengambil tindakan.

Berikut beberapa cara efektif mengatasi anak malas belajar tanpa harus marah dan memaksa.

1. Cari Tahu Penyebab Anak Enggan Belajar

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu alasan anak malas belajar. Bisa jadi anak merasa kesulitan memahami pelajaran, terlalu banyak tugas, atau mengalami tekanan di sekolah. Ada pula anak yang kehilangan minat karena metode belajar yang monoton dan kurang menarik.

Dengan mengetahui penyebabnya, orang tua bisa memberikan solusi yang tepat. Anak akan merasa lebih dipahami, sehingga lebih terbuka untuk diajak bekerja sama dalam proses belajar.

2. Ciptakan Suasana Belajar yang Nyaman

Suasana belajar yang tidak nyaman dapat menurunkan minat anak. Pastikan anak memiliki tempat belajar yang rapi, tenang, dan bebas dari gangguan seperti televisi atau suara bising. Waktu belajar pun sebaiknya disesuaikan dengan kondisi anak agar tidak terlalu lelah.

Orang tua juga perlu menjaga suasana tetap positif. Hindari nada tinggi atau sikap mengintimidasi saat mendampingi anak belajar. Dukungan dan ketenangan jauh lebih efektif dibandingkan tekanan.

3. Sesuaikan Metode Belajar dengan Gaya Anak

Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Ada yang lebih mudah memahami melalui gambar, video, atau praktik langsung. Jika anak terlihat bosan dengan cara belajar tertentu, orang tua bisa mencoba metode lain yang lebih sesuai dengan minatnya.

Misalnya, belajar sambil bermain, menggunakan media visual, atau mengaitkan pelajaran dengan hal-hal yang disukai anak. Dengan cara ini, belajar tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan aktivitas yang menyenangkan.

4. Beri Apresiasi atas Usaha, Bukan Hanya Hasil

Sering kali orang tua hanya fokus pada nilai atau hasil akhir, tanpa memperhatikan proses belajar anak. Padahal, apresiasi atas usaha sekecil apa pun dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anak.

Berikan pujian saat anak mau mencoba, menyelesaikan tugas, atau menunjukkan kemajuan. Penghargaan sederhana seperti pujian tulus atau waktu berkualitas bersama bisa membuat anak merasa dihargai dan lebih bersemangat belajar.

Mengatasi anak malas belajar memang membutuhkan kesabaran dan pemahaman. Namun, dengan pendekatan yang tepat, suasana yang positif, serta dukungan penuh dari orang tua, anak dapat kembali menemukan semangat belajarnya. Ingat, tujuan utama bukan sekadar membuat anak belajar, tetapi membantu mereka mencintai proses belajar itu sendiri

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading