Fimela.com, Jakarta - Resep tempe bacem air kelapa dengan bumbu meresap bisa menjadi pilihan lauk rumahan yang sederhana tetapi kaya rasa. Tempe yang dimasak perlahan bersama air kelapa, gula merah, kecap manis, dan rempah akan menghasilkan rasa manis, gurih, serta aroma khas yang membuatnya cocok disantap bersama nasi hangat.
Tempe bacem dikenal sebagai salah satu hidangan yang lekat dengan tradisi kuliner Jawa, terutama Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Surakarta. Menurut TasteAtlas, teknik bacem membuat tempe dimasak perlahan dalam campuran air kelapa, gula dan rempah hingga cita rasanya meresap ke dalam bahan. Tempe kemudian dapat digoreng sehingga bagian luarnya sedikit kecokelatan dan terasa lebih legit.
Penggunaan air kelapa menjadi salah satu hal yang membuat bacem memiliki karakter rasa berbeda. Cairan ini digunakan untuk membantu proses pemasakan sekaligus menjadi bagian dari bumbu yang meresap ke tempe. Agar hasilnya tidak sekadar manis di bagian luar, tempe perlu dimasak dengan api sedang dan diberi waktu cukup sampai cairannya menyusut, Jumat (2/10/2026).
Advertisement
Advertisement
Resep Tempe Bacem Air Kelapa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354380/original/094120600_1790049274-Gemini_Generated_Image_nq7drinq7drinq7d.jpg)
Resep berikut merujuk pada resep tempe bacem dalam buku Lauk Bumbu Bacem karya Aan Roswaty, terbitan Gramedia Pustaka Utama. Komposisinya menggunakan tempe, air kelapa, gula merah, kecap manis, asam jawa, serta bumbu halus berupa ketumbar, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan garam.
Bahan-bahan
-
10 potong tempe segitiga, kerat permukaannya
-
3 lembar daun salam
-
3 cm lengkuas, memarkan
-
2 sdm asam jawa
-
50 gram gula merah, sisir halus
-
4 sdm kecap manis
-
500 ml air kelapa
-
2 sdm minyak goreng
Bumbu halus
-
1 sdt ketumbar
-
3 butir kemiri
-
5 butir bawang merah
-
3 siung bawang putih
-
Garam secukupnya
Keratan pada permukaan tempe bukan sekadar membuat tampilannya lebih menarik. Bagian tersebut membantu bumbu lebih mudah mengenai permukaan tempe selama proses pemasakan. Tempe sebaiknya tidak dipotong terlalu tipis agar tetap utuh ketika direbus dan tidak mudah hancur saat dipindahkan atau digoreng.
Air kelapa yang digunakan juga sebaiknya cukup untuk membasahi seluruh bagian tempe selama proses ungkep. Tidak perlu menggunakan air kelapa dalam jumlah berlebihan karena cairan nantinya harus menyusut dan meninggalkan lapisan bumbu pada tempe.
Cara Membuat Tempe Bacem agar Bumbunya Meresap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363917/original/023439800_1790925541-tempe_bacem_kelapa_3.jpeg)
1. Haluskan bumbu
Haluskan ketumbar, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan garam hingga cukup halus. Bumbu ini menjadi dasar cita rasa tempe bacem. Ketumbar memberikan aroma rempah yang khas, sementara bawang merah dan bawang putih memperkuat rasa gurih.
2. Susun tempe dan bumbu
Susun potongan tempe di dalam panci. Masukkan bumbu halus, daun salam, lengkuas, asam jawa, gula merah, kecap manis, dan air kelapa. Atur posisi tempe agar sebagian besar permukaannya terkena cairan bumbu.
3. Ungkep dengan api sedang
Masak tempe menggunakan api sedang hingga matang dan bumbu mulai meresap. Hindari terlalu sering mengaduk atau membolak-balik tempe agar teksturnya tidak mudah hancur.
Sesekali periksa kondisi cairan di dalam panci. Jangan biarkan cairan habis terlalu cepat karena tempe membutuhkan waktu untuk menyerap bumbu secara perlahan.
4. Masak hingga bumbu menyusut
Lanjutkan memasak sampai air kelapa berkurang dan bumbu menjadi lebih pekat. Gula merah dan kecap akan membentuk lapisan bumbu berwarna cokelat pada permukaan tempe sekaligus membuat aromanya semakin harum.
Tahap ini menjadi salah satu kunci resep tempe bacem air kelapa dengan bumbu meresap. Masak secara perlahan agar bumbu tidak hanya menempel di permukaan, tetapi juga masuk ke dalam tempe.
5. Tambahkan minyak dan keringkan bumbu
Ketika cairan sudah tinggal sedikit, masukkan minyak goreng. Masak kembali hingga bumbu tampak lebih kering dan melekat pada permukaan tempe.
Setelah matang, angkat tempe dan tiriskan jika ingin langsung disajikan.
6. Goreng sebentar agar lebih kecokelatan
Tempe bacem sebenarnya sudah bisa disantap setelah proses ungkep selesai. Namun, jika menginginkan permukaan yang lebih harum, sedikit kering, dan kecokelatan, goreng tempe sebentar menggunakan api sedang.
Tidak perlu menggoreng terlalu lama. Kandungan gula merah dan kecap membuat permukaan tempe lebih cepat berubah warna sehingga berisiko gosong jika dimasak dengan api terlalu besar atau terlalu lama.
Tempe bacem yang sudah digoreng dapat langsung disajikan bersama nasi hangat, sambal, dan lalapan.
Advertisement
Tips Membuat Bacem Manis, Gurih, dan Tidak Mudah Hancur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363918/original/028326600_1790925541-tempe_bacem_1.jpeg)
Salah satu kunci resep tempe bacem air kelapa dengan bumbu meresap adalah memberikan waktu yang cukup pada tahap ungkep. Bumbu tidak hanya perlu menempel di permukaan, tetapi juga perlu masuk ke pori-pori tempe. Karena itu, memasak dengan api sedang dan tidak terburu-buru menghabiskan cairan akan membantu menghasilkan rasa yang lebih menyatu.
Pemilihan tempe juga berpengaruh. Gunakan tempe yang masih padat dan tidak terlalu lembek. Tempe yang teksturnya kokoh akan lebih tahan ketika dimasak dalam cairan berbumbu dan tidak mudah hancur saat digoreng.
Keratan pada tempe dapat dibuat secukupnya. Jangan terlalu dalam karena tempe justru bisa terbelah saat dimasak. Beberapa keratan dangkal sudah cukup untuk membantu bumbu mengenai bagian dalam.
Perhatikan pula keseimbangan rasa. Gula merah dan kecap memberikan rasa manis serta warna gelap, sedangkan asam jawa membantu memberikan sedikit rasa asam yang membuat cita rasa bacem tidak terasa datar. Garam digunakan untuk memperkuat rasa gurih dan menyeimbangkan manis.
Jika ingin rasa yang lebih ringan, jumlah kecap dapat disesuaikan. Sebaliknya, bagi yang menyukai bacem dengan rasa manis lebih kuat, kecap dan gula merah dapat disesuaikan secara bertahap. Sebaiknya jangan langsung menambahkan terlalu banyak karena rasa akan semakin pekat setelah cairan menyusut.
Jangan Terburu-buru Menggoreng
Tempe bacem yang baru selesai diungkep memiliki tekstur lebih lunak karena menyerap cairan. Sebelum digoreng, biarkan tempe sedikit dingin agar teksturnya lebih kokoh. Dengan begitu, potongan tempe tidak mudah patah ketika dimasukkan ke dalam minyak.
Gunakan api sedang saat menggoreng. Permukaan tempe yang mengandung gula lebih mudah mengalami karamelisasi sehingga dapat cepat berwarna cokelat. Menggoreng terlalu lama atau menggunakan api terlalu besar dapat membuat bagian luar gosong sebelum bagian dalam terasa hangat.
Tempe bacem juga tidak harus selalu digoreng. Setelah bumbu menyusut dan tempe matang, hidangan dapat langsung disajikan sebagai lauk. Cara ini cocok jika ingin mendapatkan tekstur yang lebih lembut dan tidak terlalu berminyak.
Tempe Bacem Cocok untuk Lauk Sehari-hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363919/original/033734900_1790925541-tempe_bacem_kelapa_2.jpeg)
Tempe bacem memiliki rasa yang relatif kuat sehingga tidak membutuhkan banyak pendamping. Nasi putih hangat, sambal, lalapan, atau sayuran bening sudah cukup untuk membuatnya menjadi lauk lengkap di meja makan.
Karakter manis dan gurih pada bacem juga membuatnya mudah dipadukan dengan hidangan bercita rasa lebih segar atau pedas. Sambal dapat memberikan kontras terhadap rasa manis dari gula merah dan kecap, sedangkan sayuran berkuah membantu membuat keseluruhan menu terasa lebih seimbang.
TasteAtlas mencatat tempe bacem sebagai hidangan yang berasal dari tradisi kuliner Jawa Tengah dan banyak dikaitkan dengan wilayah seperti Yogyakarta serta Surakarta. Teknik bacem sendiri tidak hanya digunakan untuk tempe, tetapi juga dapat diterapkan pada tahu, telur, dan bahan makanan lainnya.
Karena bahan dan prosesnya sederhana, tempe bacem juga cocok dibuat dalam jumlah lebih banyak. Tempe yang telah matang dapat disimpan dengan baik untuk kemudian digoreng atau dihangatkan ketika akan disantap. Hal ini membuat bacem praktis sebagai salah satu pilihan lauk rumahan.
Yang paling penting adalah menjaga proses memasak agar bumbu tidak cepat mengering sebelum meresap. Air kelapa, gula merah, kecap, dan rempah perlu diberi waktu untuk menyatu dengan tempe. Setelah cairan menyusut perlahan, barulah diperoleh tempe dengan warna cokelat, aroma harum, serta rasa manis gurih yang khas.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Tempe Bacem
1. Apa yang membuat tempe bacem terasa manis dan gurih?
Rasa manis terutama berasal dari gula merah dan kecap manis, sementara bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, serta garam memberikan rasa gurih dan aroma rempah. Air kelapa ikut memperkaya rasa selama proses pemasakan.
2. Apakah tempe bacem harus menggunakan air kelapa?
Tidak selalu. Bacem dapat dibuat menggunakan cairan lain, tetapi air kelapa menjadi salah satu bahan yang umum digunakan dan memberikan karakter rasa tersendiri. Dalam resep yang dirujuk dari buku Lauk Bumbu Bacem, air kelapa digunakan sebanyak 500 ml.
3. Mengapa tempe bacem perlu dimasak hingga cairannya menyusut?
Pemasakan perlahan membantu tempe menyerap bumbu. Ketika cairan menyusut, bumbu menjadi lebih pekat dan menempel pada permukaan tempe sehingga rasa manis, gurih, dan aromanya lebih terasa.
4. Apakah tempe bacem harus digoreng setelah diungkep?
Tidak harus. Tempe dapat langsung disantap setelah proses ungkep dan cairannya menyusut. Namun, menggoreng sebentar akan membuat permukaannya lebih kecokelatan, harum, dan sedikit kering.
5. Bagaimana agar tempe bacem tidak hancur saat dimasak?
Gunakan tempe yang cukup padat, jangan membuat keratan terlalu dalam, dan hindari terlalu sering mengaduknya selama proses ungkep. Setelah matang, biarkan tempe sedikit dingin sebelum digoreng agar teksturnya lebih kokoh.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363916/original/017065100_1790925541-tempe_bacem_kelapa_1.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4616672/original/090279100_1697707290-young-woman-dealing-with-anxiety__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462073/original/092376800_1767503873-jamur_krispi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4483920/original/045245700_1687916240-relaxed-friends-talking-while-sitting-couch_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5250666/original/032060600_1749727732-women-using-laptop-sitting-sofa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363654/original/017365800_1790910170-5404.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111187/original/023809800_1783063078-IMG_1258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7241807/original/019116900_1780027083-front-view-woman-kid-relaxing-home_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363982/original/040549400_1790927473-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_2.22.32_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363626/original/051425000_1790907708-WhatsApp-Image-2026-10-02-at-6.38.53-AM-768x432.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363599/original/030267400_1790905796-518274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363376/original/017062200_1790855124-IMG_5344.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363574/original/090178800_1790897642-1211207.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8069661/original/073738100_1780914672-4.jpg)
![Lihat di sini tampilan Kim Ji Won di event BVLGARI Hong Kong. [@geewonii].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Sz4S7vUJxidphu5WDZEk6LjJTU8=/260x125/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5172810/original/078278400_1742793301-Snapinst.app_485648698_18402177973101904_3475621419707077215_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363873/original/026767200_1790923989-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_12.33.54__4_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8140038/original/018304000_1780992240-pexels-shouravsheikh-5695587.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363837/original/073827900_1790922110-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_12.33.54.jpeg)