Fimela.com, Jakarta - Puding edible flower bisa menjadi pilihan hidangan penutup yang cantik sekaligus menyegarkan. Bunga-bunga yang terlihat di dalam lapisan bening membuat tampilannya menarik, sehingga cocok disajikan untuk acara keluarga maupun sebagai camilan istimewa di rumah.
Puding ini dibuat menggunakan dua lapisan utama, yaitu lapisan bening yang memperlihatkan keindahan bunga dan lapisan susu yang lembut. Perpaduan keduanya menghasilkan tampilan menyerupai kaca dengan hiasan bunga di dalamnya.
Cara membuat puding edible flower sebenarnya cukup sederhana, meskipun membutuhkan ketelitian saat menata bunga agar posisinya terlihat rapi. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan langkah pembuatan yang tepat, kamu bisa membuat puding cantik untuk dinikmati bersama keluarga.
Advertisement
Advertisement
Resep Puding Edible Flower
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369374/original/032766000_1791520373-resep.jpeg)
- Waktu persiapan: sekitar 20 menit
- Waktu pendinginan: 2–3 jam atau hingga mengeras
Bahan-bahan
Lapisan bening:
-
½ bungkus agar-agar bubuk plain
-
1 bungkus bubuk jeli plain atau rasa leci (7–10 gram)
-
6 sdm atau sekitar 110 gram gula pasir
-
600–700 ml air
-
10–12 kuntum edible flower segar, seperti krokot (portulaca), kenikir, atau bunga telang
Lapisan susu:
-
½ bungkus agar-agar bubuk plain (sekitar 10 gram)
-
300 ml susu UHT full cream
-
450 ml air
-
6 sdm gula pasir
-
Esens vanila secukupnya, jika suka
Cara membuat
-
Cuci edible flower hingga bersih, kemudian tiriskan. Pastikan bunga yang digunakan memang aman dikonsumsi dan tidak terpapar pestisida yang tidak diperuntukkan bagi tanaman pangan.
-
Campurkan agar-agar bubuk plain, bubuk jeli, gula pasir, dan air untuk lapisan bening ke dalam panci.
-
Masak campuran tersebut sambil terus diaduk hingga mendidih. Matikan api dan biarkan suhunya sedikit turun agar tidak terlalu panas ketika dituangkan bersama bunga.
-
Tuang sedikit adonan bening ke dasar cetakan. Susun bunga dengan posisi menghadap ke dasar cetakan agar tampilannya terlihat cantik ketika puding dikeluarkan.
-
Rapikan posisi bunga menggunakan tusuk gigi atau pinset bersih. Tuang sedikit adonan bening tambahan jika diperlukan untuk membantu menahan bunga, lalu biarkan hingga lapisan mulai mengeras.
-
Untuk lapisan susu, campurkan agar-agar bubuk, susu UHT full cream, air, gula pasir, dan esens vanila jika digunakan ke dalam panci.
-
Masak sambil diaduk hingga mendidih, kemudian angkat. Tunggu sebentar hingga uap panas berkurang, tetapi jangan sampai adonan mengeras.
-
Gores perlahan permukaan lapisan bening yang sudah mulai set menggunakan garpu agar lapisan susu dapat melekat dengan baik. Tuangkan adonan susu sedikit demi sedikit menggunakan sendok sayur.
-
Biarkan puding dingin pada suhu ruang, kemudian masukkan ke dalam kulkas selama minimal 2–3 jam atau hingga seluruh lapisan mengeras sempurna.
-
Keluarkan puding dari cetakan secara perlahan, lalu potong sesuai selera dan sajikan dalam keadaan dingin.
Tips agar Bunga Terlihat Cantik di Dalam Puding
Kunci utama membuat puding edible flower terletak pada penataan bunga dan suhu adonan saat dituangkan. Jika adonan masih terlalu panas, bunga berisiko layu sehingga tampilannya kurang segar.
Gunakan cetakan yang bersih dan transparan jika ingin memperlihatkan keindahan bunga dari berbagai sisi. Susun bunga dengan memperhatikan arah kelopak, warna, dan jarak antarbunga agar hasilnya terlihat seimbang.
Pastikan lapisan bening mulai mengeras sebelum menambahkan adonan berikutnya. Jika lapisan masih terlalu cair, bunga dapat bergeser atau mengapung sehingga susunannya menjadi kurang rapi.
Advertisement
Cara Menyimpan dan Menyajikan Puding Edible Flower
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369375/original/042819300_1791520373-simpan.jpg)
Puding edible flower paling nikmat disajikan dalam keadaan dingin setelah seluruh lapisannya mengeras. Kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggunakan cetakan kecil agar tampilannya lebih menarik saat disajikan untuk tamu.
Simpan puding di dalam wadah tertutup di kulkas untuk menjaga kualitas dan mencegahnya menyerap aroma makanan lain. Karena menggunakan bahan susu dan bunga segar, sebaiknya puding tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.
Untuk hasil terbaik, buat puding mendekati waktu penyajian dan gunakan bunga yang memang aman dikonsumsi. Hindari menggunakan bunga hias yang belum diketahui jenisnya atau bunga dari toko tanaman yang tidak menjamin keamanannya sebagai bahan pangan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Puding Edible Flower
Apa itu puding edible flower?
Puding edible flower adalah puding yang dihias dengan bunga yang aman dikonsumsi. Biasanya, bunga ditempatkan di dalam lapisan bening agar terlihat cantik, kemudian dipadukan dengan lapisan susu yang lembut.
Bunga apa saja yang bisa digunakan untuk membuat puding edible flower?
Bunga yang dapat digunakan antara lain bunga telang, krokot (portulaca), dan kenikir, asalkan jenis dan bagian bunganya dipastikan aman dikonsumsi. Gunakan bunga yang bebas dari pestisida yang tidak diperuntukkan bagi tanaman pangan.
Mengapa bunga dalam puding edible flower bisa mengapung?
Bunga bisa mengapung karena adonan agar-agar masih terlalu cair saat dituangkan. Untuk mengatasinya, tuang sedikit adonan bening terlebih dahulu, tata bunga, lalu biarkan lapisan mulai mengeras sebelum menambahkan adonan berikutnya.
Berapa lama puding edible flower perlu didinginkan?
Puding edible flower perlu didinginkan di dalam kulkas selama minimal 2–3 jam atau hingga seluruh lapisan mengeras sempurna. Simpan dalam wadah tertutup dan sajikan dalam keadaan dingin agar kualitasnya tetap terjaga.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369373/original/030454400_1791520373-hl.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369433/original/045726000_1791523184-HL.jpg)
![Cara menghadapi orang yang cari muka di tempat kerja. [AI Generated]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/yooJ_lHAfE6oa_Akj-sy4XJ9us8=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369371/original/000952200_1791520201-3d650b90-21bc-4db7-ad97-5ca7db2e2720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369355/original/045741900_1791519450-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369429/original/016388500_1791523120-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369366/original/016420800_1791519921-2b618bb9-9619-4b24-b491-39931cd6b803.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3022277/original/009224600_1579066955-kejagung_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368886/original/056432400_1791452396-Urban_Delivery_Riders_in_Traffic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368868/original/095408700_1791451605-IMG_20261008_133610_183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344511/original/029472800_1757487499-IMG_9096.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368801/original/009441200_1791448998-IMG_0137.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2980841/original/044443400_1574951961-kevin-liang-xBLv_ddXr8k-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369577/original/095481600_1791530158-Miu_Miu_SS27_Fashion_Show_Parade__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369536/original/015193300_1791527995-IMG_2885.jpeg)