Sukses

Health

IDI: Kasus Covid-19 Mulai Meningkat di Luar Pulau Jawa dan Lebih dari 1.323 Nakes Meninggal Dunia

Fimela.com, Jakarta Covid-19 masih terjadi diberbagai daerah Indonesia, Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi mengatakan terjadi penurunan di Pulau Jawa. Namun, sayangnya di beberapa wilayah di luar Pulau Jawa khasusnya meningkat.

"Turunnya khasus bukan hanya di Jakarta, laporan yang didapatkan turunnya kasus ini juga ada di wilayah di Semarang, Kudus, Pati, Rembang turun," kata Adib dalam Press Conference Virtual perkenalan program Anak Bangsa Peduli untuk tenaga kesehatan. Selasa (27/07/2021).

Penurunan Covid-19 dilihat dari ketersediaan tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di Semarang mengalami penurunan yang sempat terisi 92 persen, kini berada di kisaran 66 persen. Sementara di Jakarta, BOR menjadi 76 persen dengan BOR ICU menjadi 85 persen.

IDI juga mendapatkan laporan penurunan BOR di Bekasi dan Tangerang, meski masih ada daerah yang mengalami peningkatan, seperti di Yogyakarta dan Surakarta.

Meski begitu, Adib mengatakan laporan yang didapatkan peningkatan kasus di luar Jawa, seperti Jambi, Palembang (di Sumatera Selatan) kemudian Kalimantan Selatan kemudian Kendari (di Sulawesi Tenggara).

"Indikator peningkatan kasus COVID-19 adalah dengan terjadinya kenaikan permintaan oksigen di wilayah tersebut selama beberapa waktu. Seperti terjadi di Kalimantan Selatan, Jambi dan Sumatera Selatan," ujarnya.

Nakes yang gugur akibat Covid-19

Selain itu, dr Adib juga menyampaikan angka kematian tenaga kesehatan Dokter, Dokter Gigi dan Perawat akibat Covid-19 Indonesia masih terjadi hingga saat ini.

Adib menyebutkan jika lebih dari 1.323 tenaga kesehatan yang gugur karena Covid-19 di Indonesia. Sementara itu, ada 16.979 nakes yang terpapar dan 175 dalam perawatan.

Berdasarkan data pada 30 April 2021, ada lebih dari 43 dokter gigi yang gugur. Kemudian berdasarkan data 17 Juli 2021, 545 dokter juga tumbang. Dan lebih dari 445 perawat, 223 bidan, 42 apoteker, dan lebih dari 25 ahli tenaga medis yang juga gugur saat berjuang melawan Covid-19.

Melihat tingginya kasus kematian tenaga kesehatan (nakes) di Tanah Air dalam menangani pandemi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama tim Anak Bangsa Peduli berkolaborasi untuk menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri dan kebutuhan vitamin untuk para Nakes.

Untuk sementara, penyaluran sejumlah kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) masih berada di area Jabodetabek.

#elevate women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Kemendikbudristek Jelaskan Kesalahapahaman Soal Klaster COVID-19 di PTM Terbatas
Artikel Selanjutnya
Tips Menjaga Kesehatan Anak agar Terhindar COVID-19 Varian Delta