Sukses

Health

Kenali Penyebab Pengapuran Tulang atau Osteoporosis, Bisa Karena Kebiasaan Buruk

Fimela.com, Jakarta Pengapuran tulang, atau osteoporosis, merupakan kondisi yang umum terjadi pada orang dewasa di berbagai usia. Kondisi ini membuat tulang menjadi rapuh dan rentan patah, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Ada beberapa penyebab utama dari pengapuran tulang yang perlu diketahui untuk mencegah dan mengelola kondisi ini.

Pengapuran tulang merupakan kondisi yang umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia, di mana terjadi penumpukan jaringan tulang di sekitar sendi atau tulang. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti osteoarthritis, kerusakan sendi akibat usia, cedera, atau penyakit tertentu. Seiring bertambahnya usia, fungsi sendi dapat menurun dan menyebabkan kerusakan pada tulang, sehingga meningkatkan risiko terjadinya pengapuran.

Berikut berbagai penyebab pengapuran tulang yang harus dihindari.

Penyebab Pengapuran Tulang

Salah satu penyebab utama pengapuran tulang adalah faktor usia. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk membentuk dan memperbaiki tulang akan menurun, sehingga membuat tulang menjadi lebih rapuh. Selain usia, faktor genetik juga memainkan peranan penting dalam perkembangan osteoporosis. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga yang menderita osteoporosis, maka kemungkinan untuk mengalami kondisi serupa juga akan meningkat.

Gaya hidup juga dapat berkontribusi terhadap pengapuran tulang. Kurangnya asupan kalsium dan vitamin D dalam makanan bisa menyebabkan kekurangan mineral yang diperlukan untuk pembentukan tulang. Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat menyebabkan kerusakan pada tulang dan meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis.

Selain itu, faktor hormon seperti menopause pada wanita dan penurunan kadar hormon testosteron pada pria juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Penyakit tertentu seperti penyakit tiroid, diabetes, dan rheumatoid arthritis juga dapat mempercepat terjadinya pengapuran tulang.

Penanganan Pengapuran Tulang secara Mandiri

Pertama, pertahankan asupan kalsium yang cukup. Kalsium dikenal sebagai mineral yang penting dalam pembentukan dan menjaga kekuatan tulang. Asupan kalsium yang cukup dapat diperoleh dari konsumsi susu, keju, yoghurt, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli.

Selain asupan kalsium, vitamin D juga sangat penting dalam penanganan pengapuran tulang. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih efektif. Sinar matahari adalah sumber alami vitamin D, namun juga bisa didapatkan dari makanan seperti kuning telur, hati, dan ikan salmon.

Selain itu, melakukan olahraga secara teratur juga dapat membantu menguatkan tulang. Aktivitas fisik seperti berjalan, berlari, atau berenang dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko pengapuran tulang.

Selain itu, menghindari konsumsi alkohol dan merokok juga dapat membantu mencegah pengapuran tulang. Alkohol dan rokok diketahui dapat mengurangi penyerapan kalsium dan merusak struktur tulang.

Penanganan Pengapuran Tulang Melalui Tindakan Medis

Untuk mengatasi pengapuran tulang, tindakan medis menjadi pilihan utama bagi banyak penderita. Salah satu tindakan medis untuk mengatasi pengapuran tulang adalah dengan pemberian obat-obatan anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) yang berguna untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan pada sendi. Selain itu, terapi fisik juga dapat membantu mengurangi gejala nyeri dan meningkatkan mobilitas sendi yang terkena pengapuran tulang.

Selain itu, tindakan medis lainnya yang efektif dalam penanganan pengapuran tulang adalah dengan pemberian suplemen kalsium dan vitamin D untuk menjaga kekuatan tulang dan mencegah terjadinya penipisan tulang. Selain itu, dalam kasus yang lebih parah, dapat dilakukan tindakan pembedahan untuk memperbaiki kerusakan tulang rawan dan sendi.

Untuk mencegah terjadinya pengapuran tulang, penting bagi kita untuk menjaga berat badan yang sehat, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga. Selain itu, hindari juga kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol yang dapat meningkatkan risiko terjadinya pengapuran tulang.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading