Fimela.com, Jakarta - Memasuki akhir tahun, hujan yang turun hampir setiap hari sering membuat cucian sulit kering. Kondisi ini membuat pakaian lembap lebih lama dan memicu munculnya aroma apek. Karena itu, mengetahui cara mencegah pakaian bau apek saat musim hujan penting agar pakaian tetap segar dan nyaman dikenakan.
Aroma tak sedap mudah muncul ketika pakaian basah dibiarkan terlalu lama dalam kondisi lembap dan minim sirkulasi udara. Mikroorganisme seperti bakteri dan jamur dapat berkembang pada kain, sehingga menimbulkan bau yang mengganggu.
Sahabat Fimela tak perlu khawatir. Ada beberapa cara sederhana saat mencuci dan menjemur yang bisa membantu pakaian lebih cepat kering serta tetap segar meski cuaca sedang sering hujan. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, dirangkum Fimela.com dari berbagai sumber pada Rabu (7/10/2026).
Advertisement
Advertisement
1. Segera Cuci Pakaian yang Terkena Air Hujan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329949/original/026948800_1787305589-4292801271806300322.jpeg)
Pakaian yang tidak sengaja basah terkena cipratan genangan atau rintik air hujan di jalan tidak boleh dibiarkan menumpuk di keranjang cucian kotor. Air hujan modern sering kali membawa polutan, debu jalanan, dan tingkat keasaman tinggi yang merupakan lingkungan berkembang biak paling ideal bagi bakteri penyebab bau tengik.
Kebiasaan menunda mencuci baju basah ini sama halnya dengan menciptakan inkubator sempurna bagi spora jamur untuk tumbuh beranak pinak di sela-sela kain. Semakin lama pakaian tersebut ditumpuk, semakin kuat koloni bakteri bersarang, membuat bau apek menjadi sangat sulit dihilangkan meski nantinya sudah dicuci berkali-kali menggunakan sabun wangi.
Oleh karena itu, segeralah membilas dan mencuci pakaian basah tersebut setibanya di rumah menggunakan detergen andalan. Jika belum sempat memasukkan semuanya ke dalam mesin cuci, setidaknya rendam baju basah tersebut dalam air yang dicampur sedikit detergen cair untuk menghentikan laju pertumbuhan mikroorganisme jahat dengan segera.
2. Maksimalkan Penggunaan Mesin Cuci dan Fitur Spin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331570/original/051803700_1787551515-Gemini_Generated_Image_ch4xtuch4xtuch4x.jpg)
Saat matahari bersembunyi di balik awan mendung, kemajuan teknologi peranti rumah tangga adalah sahabat terbaikmu. Maksimalkan penggunaan fitur putaran peras (spin) pada mesin cuci ke tingkat paling tinggi agar volume air yang terserap di dalam kain bisa ditekan semaksimal mungkin sebelum baju dipindahkan ke area jemuran.
Pakaian yang keluar dari mesin cuci dalam kondisi masih basah kuyup atau meneteskan air tentu akan membutuhkan waktu pengeringan berhari-hari. Durasi lembap yang panjang inilah yang secara langsung memicu reaksi kimia pembentuk aroma tengik, terutama pada area kain berlapis dan tebal seperti kerah, saku, maupun ujung lengan kemeja.
Jika perlu, lakukan proses spin sebanyak dua kali berturut-turut khusus untuk pakaian berbahan tebal seperti celana denim, jaket kanvas, atau handuk mandi. Langkah taktis ini sangat akurat memangkas durasi jemur secara drastis, sehingga kain bisa lebih cepat mencapai tingkat kekeringan ideal meski hanya mengandalkan embusan angin ruangan.
Advertisement
3. Beri Jarak Renggang Saat Menjemur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474228/original/005207300_1768469586-esperanza-doronila-GfDZnJpT0vE-unsplash.jpg)
Kesalahan paling umum yang sering tidak disadari saat musim hujan adalah menjemur pakaian secara berdempetan demi menghemat kapasitas rak jemuran indoor. Padahal, sirkulasi udara yang terblokir rapat antar kain adalah pemicu utama mengapa cucian gagal kering sempurna dan berakhir dengan bau apek yang menusuk hidung.
Pastikan Sahabat Fimela memberikan jarak setidaknya sepuluh sentimeter antara satu gantungan baju dengan gantungan lainnya. Ruang kosong di antara pakaian ini berfungsi krusial sebagai jalur lalu lintas angin yang akan mengusir sisa kelembapan dari pori-pori serat pakaian secara merata dan bertahap tanpa hambatan.
Untuk pakaian rajut yang melar atau sweater yang sangat tebal, gunakan teknik menjemur melebarkan (flat drying) di atas rak jemuran datar. Jika area menjemur di rumahmu tergolong sempit, terapkanlah sistem mencuci dan menjemur secara rotasi mencicil, alih-alih memaksakan diri menumpuk semuanya dalam satu sesi penjemuran yang padat.
4. Manfaatkan Kipas Angin dan Ventilasi Silang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367834/original/049620700_1791364479-f548193f-1631-4c0e-8a60-c73b70812f02.jpg)
Menjemur pakaian di dalam rumah (indoor) atau di teras berkanopi adalah opsi paling aman saat hujan badai turun tiada henti. Sayangnya, ruangan yang tertutup rapat selalu menyimpan tingkat kelembapan udara yang tinggi, yang secara otomatis menghambat laju penguapan sisa air pada kain cucianmu.
Solusi paling praktis untuk menyiasati kelembapan ini adalah dengan menyalakan dan mengarahkan kipas angin langsung ke arah rak jemuran. Hembusan angin mekanis buatan ini secara teknis berfungsi menggantikan peran angin segar luar ruangan, memaksa titik-titik air di dalam serat pakaian untuk menguap lebih cepat ke udara sekitar.
Selain mengandalkan kipas angin, pastikan juga kamu sedikit membuka celah jendela ruangan apabila intensitas hujan di luar tidak disertai angin kencang. Ventilasi silang ini akan menuntun keluar udara basah dari dalam rumah, menukar sirkulasi udara pengap tersebut dengan oksigen yang jauh lebih bersih dan kering.
Advertisement
5. Tambahkan Baking Soda pada Bilasan Terakhir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3531946/original/007660600_1628148065-flour-powder-wheat-jar.jpg)
Jika produk pelembut pakaian komersial terkadang hanya bertugas melapisi aroma dengan wangi parfum sintetis, baking soda bekerja secara kimiawi menuntaskan akar masalahnya langsung. Bahan pengembang kue yang murah meriah ini merupakan agen penetral bau alami yang andal mengikat molekul asam penyebab bau busuk di dalam air cucian.
Penggunaannya terbilang sangat praktis dan dijamin tidak akan merusak warna maupun tekstur pakaian mahal favoritmu. Sahabat Fimela hanya perlu menaburkan setengah cangkir baking soda murni pada laci mesin cuci saat siklus bilasan terakhir berlangsung, dan biarkan bubuk putih tersebut larut sempurna membasuh seluruh pakaian.
Bubuk serbaguna ini tak hanya handal membunuh bakteri penyebab apek, tetapi juga memiliki bonus membuat pigmen warna pakaian terlihat setingkat lebih cerah dan bersih. Trik rahasia ini sudah lama diandalkan oleh banyak ahli tata graha sebagai tameng pelindung ganda pencegah aroma tak sedap yang membandel di musim hujan.
6. Gunakan Pelembut Anti-Bakteri Khusus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342893/original/049175800_1788835974-pexels-rdne-5591578.jpg)
Di musim basah yang penuh tantangan ini, beralih berinvestasi pada detergen dan pelembut pakaian berlabel khusus anti-bakteri (anti-bacterial) adalah langkah pencegahan yang sangat bijaksana. Formula aktif dalam produk pembersih inovatif ini dirancang spesifik untuk menekan populasi mikroorganisme meski pakaian dikeringkan tanpa bantuan sterilisasi sinar UV alami.
Menggunakan pelembut pakaian biasa dengan takaran berlebihan di musim hujan kadang justru menjebak lapisan kelembapan di dalam kain, yang pada akhirnya memperburuk risiko timbulnya bau apek. Sebaliknya, pelembut berbahan aktif disinfektan ringan mampu meresap jauh, memberikan perisai mikroskopis yang menjaga serat kapas tetap higienis selama berhari-hari.
Untuk melengkapi keharumannya, maksimalkan rutinitas menyetrikamu dengan menyemprotkan cairan pelicin pakaian berkualitas. Pelicin pakaian yang diformulasikan dengan sedikit alkohol membantu mempercepat penguapan partikel air yang tersisa akibat lembap, mengunci wangi elegan khas butik mewah secara permanen di pakaianmu.
Advertisement
7. Setrika Segera Setelah Setengah Kering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294464/original/027329700_1783837967-dzulfikar-alkautsar-Bf8ojHnEvVc-unsplash.jpg)
Menunggu pakaian tebal hingga benar-benar kering kerontang seutuhnya di tengah musim hujan terkadang memakan waktu dua hingga tiga hari penuh yang menguras kesabaran. Untuk menyiasati penantian panjang yang berisiko menumbuhkan bintik jamur hitam ini, kamu bisa langsung mengangkat pakaian saat disentuh kondisinya sudah setengah kering (damp).
Segera pindahkan pakaian yang masih sedikit basah tersebut ke atas papan setrika datar. Paparan temperatur panas tinggi yang disalurkan oleh lempengan besi setrika akan membunuh sisa bakteri secara masif dan seketika menguapkan sisa kelembapan membandel yang bersembunyi rapi di pori-pori kain bagian dalam.
Namun, sangat penting untuk menyesuaikan tingkat panas dial setrika dengan jenis material pakaian (seperti satin, katun, atau poliester) agar serat kain tidak hangus meleleh. Setelah selesai disetrika licin, gantung pakaian sejenak memakai hanger untuk membuang uap panasnya sebelum ditata masuk ke dalam lemari kayu tertutup.
Pertanyaan Umum Seputar Cara Mencegah Pakaian Bau Apek Saat Musim Hujan
Apakah merendam pakaian terlalu lama dengan pewangi bisa mencegah bau apek? Sama sekali tidak. Merendam pakaian basah lebih dari dua jam justru melipatgandakan pertumbuhan bakteri di air yang menggenang, membuat bau apek akan semakin kuat saat kain dikeringkan.
Mengapa pakaian yang baru diangkat dari jemuran indoor langsung berbau aneh saat disetrika? Bau tersebut muncul dari kelembapan kain yang terperangkap bersama bakteri, kemudian menguap secara mendadak saat terkena panas setrika. Pastikan pakaian minimal setengah kering sebelum disetrika.
Bisakah cuka putih digunakan untuk menghilangkan bau apek yang sudah terlanjur menempel? Sangat bisa. Mencampurkan secangkir cuka putih ke dalam air rendaman berfungsi memecah residu sabun yang menumpuk sekaligus mematikan jamur mikroskopis penyebab bau apek secara efektif.
Apakah menjemur di bawah sorotan lampu bohlam efektif mengeringkan pakaian? Meski panas dari lampu pijar kuning (incandescent) bisa membantu menghangatkan udara di sekitarnya, efektivitasnya sangat kecil dan cenderung boros listrik dibandingkan menggunakan kipas angin biasa.
Bagaimana cara mencegah lemari pakaian agar tidak ikut berbau apek di musim hujan? Letakkan penyerap kelembapan kimiawi (silica gel) atau semangkuk bubuk kopi dan baking soda kering di sudut lemari pakaian untuk menyerap hawa lembap sekaligus menetralisir bau ruangannya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367833/original/043655700_1791364479-c88a751e-a2dd-453c-99ca-f033479d6224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367776/original/037706600_1791362395-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366162/original/008249100_1791256371-Gemini_Generated_Image_gtnn3ugtnn3ugtnn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366361/original/089341400_1791263918-4_meter_gerbang_geser_6a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365800/original/001301400_1791195674-eb458c87-8abc-4362-ae64-115c949014aa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365664/original/059404000_1791188194-Gemini_Generated_Image_di2qndi2qndi2qnd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111187/original/023809800_1783063078-IMG_1258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367905/original/076458000_1791366658-0L5A8111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367947/original/026456400_1791367804-485192.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3974891/original/000604200_1648197227-20220325-FOTO---INDRA-KENZ-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367700/original/041869800_1791361251-IMG_20261007_141409_764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368009/original/063689000_1791370232-WhatsApp_Image_2026-10-07_at_17.40.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367814/original/063888400_1791363523-WhatsApp_Image_2026-10-07_at_15.41.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367944/original/068106600_1791367565-full-shot-woman-using-body-cream.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548456/original/094932700_1775541517-pexels-karola-g-7281629.jpg)