Fimela.com, Jakarta - Dapur rumah desa dengan tungku memiliki daya tarik tersendiri karena menghadirkan suasana hangat, sederhana, dan dekat dengan alam. Tungku kayu bakar yang dahulu menjadi bagian penting kehidupan masyarakat pedesaan kini juga bisa menjadi elemen dekorasi yang mempercantik hunian. Dengan penataan yang tepat, dapur tradisional tidak harus terlihat kuno atau berantakan.
Selain berfungsi sebagai tempat memasak, dapur di rumah desa kerap menjadi ruang berkumpul keluarga. Aroma masakan yang dimasak menggunakan kayu bakar, peralatan dapur tradisional, serta material alami seperti kayu dan batu menciptakan suasana yang akrab. Karakter inilah yang membuat desain dapur bergaya pedesaan tetap menarik untuk diterapkan pada rumah masa kini.
Ada banyak inspirasi dapur rumah desa dengan tungku yang estetik yang bisa disesuaikan dengan luas bangunan, kebutuhan memasak, dan anggaran renovasi. Mulai dari dapur bata ekspos hingga dapur semi-terbuka yang menghadap kebun, setiap desain dapat memadukan keindahan tradisional dengan kenyamanan modern, Selasa (13/10/2026).
Advertisement
Advertisement
1. Dapur Tungku Bata Ekspos dengan Nuansa Rustic
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372032/original/050121500_1791864720-rumah_desa_1.jpeg)
Salah satu desain yang paling mudah menghadirkan suasana pedesaan adalah dapur dengan tungku dari bata merah ekspos. Permukaan bata yang dibiarkan terlihat alami memberikan tekstur dan warna hangat sehingga dapur terasa lebih berkarakter. Tampilan ini cocok untuk rumah desa yang ingin mempertahankan kesan tradisional tanpa banyak menggunakan dekorasi tambahan.
Tungku dapat dibuat menggunakan susunan bata yang kokoh dengan bagian atas berupa lubang untuk meletakkan panci atau wajan. Area di sekitarnya bisa dilengkapi meja dapur dari cor beton yang dilapisi semen halus. Perpaduan bata merah dan beton menghasilkan gaya rustic yang sederhana, tetapi tetap menarik secara visual.
Untuk melengkapi tampilannya, gunakan rak kayu terbuka sebagai tempat menyimpan panci, mangkuk, cobek, dan peralatan memasak. Beberapa peralatan berbahan tanah liat juga dapat dipajang di rak untuk memperkuat karakter tradisional. Namun, hindari menempatkan benda dekoratif terlalu dekat dengan sumber panas atau area yang terpapar asap.
Dapur ini semakin menarik jika menggunakan lantai berwarna abu-abu atau keramik bermotif batu alam dengan permukaan tidak licin. Warna material yang cenderung alami membuat tungku menjadi pusat perhatian tanpa membuat ruangan terlihat berlebihan.
Agar nyaman digunakan sehari-hari, pastikan tungku memiliki jalur pembuangan asap yang memadai. Dinding bata di sekitar tungku juga perlu dirancang dengan mempertimbangkan panas, keamanan, dan kemudahan pembersihan.
2. Dapur Tungku Kayu dengan Dominasi Material Kayu Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372033/original/056541500_1791864720-rumah_desa_2.jpeg)
Kayu merupakan material yang identik dengan rumah pedesaan. Kehadirannya mampu menciptakan suasana hangat dan menyatu dengan lingkungan sekitar. Untuk memperoleh tampilan yang estetik, kayu dapat digunakan pada rangka jendela, pintu, rak penyimpanan, atau meja persiapan makanan.
Pada desain ini, tungku tetap menjadi elemen utama yang ditempatkan di salah satu sisi dapur. Bagian tungku dapat dibuat dari bata atau batu yang tahan panas, kemudian dipadukan dengan perabot kayu di area yang aman dari paparan panas langsung. Perpaduan kedua material tersebut menghadirkan kontras tekstur yang menarik.
Pilih kayu dengan serat alami dan warna yang tidak terlalu gelap. Finishing matte dapat mempertahankan kesan sederhana sekaligus membuat tampilannya lebih rapi. Jika menggunakan kayu bekas, pastikan material sudah dibersihkan, tidak lapuk, dan bebas dari serangan rayap.
Rak terbuka dari papan kayu dapat dimanfaatkan untuk menata bumbu dalam stoples, piring, dan peralatan dapur. Sementara itu, meja kerja berbahan beton akan memberikan permukaan yang lebih praktis untuk menyiapkan bahan makanan.
Pencahayaan alami juga penting untuk menyeimbangkan dominasi material kayu. Jendela berukuran cukup besar dapat ditempatkan di dekat area kerja, tetapi tetap memperhatikan arah angin agar asap tungku tidak kembali masuk ke dalam ruangan.
Inspirasi ini cocok bagi pemilik rumah yang menyukai desain sederhana dengan nuansa alami. Perabot tidak harus seragam atau mahal karena keselarasan warna, kebersihan, dan penataan yang rapi justru menjadi kunci keindahannya.
Advertisement
3. Dapur Semi-Terbuka dengan Tungku Menghadap Halaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372034/original/063235000_1791864720-rumah_desa_3.jpeg)
Dapur semi-terbuka merupakan pilihan menarik untuk rumah desa yang memiliki halaman belakang atau kebun kecil. Konsep ini memungkinkan aktivitas memasak terasa lebih dekat dengan alam sekaligus membantu mengurangi penumpukan asap di dalam ruangan.
Area dapur dapat ditempatkan di bagian belakang rumah dengan satu atau dua sisi terbuka. Tungku kayu bakar diletakkan di area yang terlindung dari hujan, sementara bagian depannya menghadap halaman. Ketika memasak, penghuni rumah dapat menikmati pemandangan tanaman, pepohonan, atau kebun sayur di sekitar hunian.
Untuk mempercantik tampilannya, gunakan meja dapur dari beton, dinding bata ekspos, serta rak sederhana dari kayu atau bambu yang sudah diawetkan. Atap dapat menggunakan genteng dengan tambahan bagian transparan yang dirancang sesuai kebutuhan pencahayaan. Pastikan material atap dan struktur di sekitar tungku aman terhadap panas serta tidak menghambat pembuangan asap.
Lantai juga perlu mendapat perhatian khusus. Area dekat tungku dan tempat mencuci sebaiknya menggunakan material yang tidak licin ketika basah. Kemiringan lantai dan saluran pembuangan harus direncanakan dengan baik agar air hujan tidak menggenang di dapur.
Dari segi dekorasi, tanaman herbal seperti kemangi, serai, atau daun bawang dapat ditanam di pot dekat area yang mendapatkan cahaya matahari. Tanaman tersebut tidak hanya mempercantik dapur, tetapi juga mudah dimanfaatkan saat memasak. Letakkan tanaman pada jarak aman dari api dan asap panas.
Konsep semi-terbuka menjadi salah satu inspirasi dapur rumah desa dengan tungku yang estetik karena mengutamakan kenyamanan tanpa menghilangkan karakter tradisional. Meski demikian, tungku tetap memerlukan cerobong atau sistem pembuangan asap yang efektif. Ruang terbuka saja belum tentu cukup untuk mengurangi paparan asap, terutama ketika angin bertiup ke arah rumah.
4. Dapur Tungku dengan Sentuhan Bambu dan Anyaman Tradisional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372035/original/069174500_1791864720-rumah_desa_4.jpeg)
Bambu dan anyaman tradisional dapat memberikan identitas pedesaan yang kuat pada desain dapur. Material ini memiliki tekstur khas yang membuat ruangan terasa lebih ringan dan alami. Penggunaannya juga bisa menjadi alternatif dekorasi bagi pemilik rumah yang ingin menciptakan suasana tradisional dengan anggaran terbatas.
Bambu dapat dimanfaatkan untuk membuat rak peralatan, keranjang penyimpanan, atau elemen dekoratif di bagian dapur yang tidak terpapar panas. Anyaman bambu dapat digunakan sebagai aksen pada dinding atau plafon, selama penempatannya memenuhi persyaratan keselamatan kebakaran.
Sementara itu, tungku sebaiknya dibuat dari bata, batu, atau material lain yang sesuai untuk menahan panas. Pisahkan area tungku dari material bambu dan kayu dengan jarak serta pelindung yang memadai. Bahan alami tetap dapat digunakan tanpa harus mengorbankan keselamatan penghuni rumah.
Agar dapur terlihat serasi, pilih warna cokelat muda, krem, dan cokelat tua sebagai palet utama. Peralatan tanah liat, kendi tradisional, atau tampah dapat dijadikan aksen dekoratif. Akan tetapi, perlengkapan yang sering digunakan sebaiknya tetap diletakkan di tempat yang mudah dijangkau dan tidak mengganggu aktivitas memasak.
Penyimpanan juga perlu dirancang secara praktis. Bumbu dapur dapat ditempatkan dalam wadah tertutup, sedangkan alat makan ditata di rak yang terlindung dari debu. Dengan begitu, dapur tetap terlihat tradisional tanpa kehilangan aspek kebersihan.
Desain ini cocok untuk rumah desa yang masih mempertahankan unsur arsitektur lokal. Sentuhan bambu dan anyaman dapat menjadi penghubung antara tungku tradisional dengan interior yang lebih tertata.
Advertisement
5. Dapur Tungku dengan Meja Cor Beton dan Rak Terbuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372036/original/074422900_1791864720-rumah_desa_5.jpeg)
Bagi pemilik rumah yang mengutamakan kepraktisan, kombinasi tungku tradisional, meja cor beton, dan rak terbuka bisa menjadi pilihan tepat. Desain ini tidak memerlukan banyak perabot tambahan karena sebagian besar kebutuhan memasak dapat diatur dalam satu area kerja.
Meja dapur dari cor beton dapat dibuat memanjang mengikuti bentuk ruangan. Salah satu bagian digunakan untuk tungku, sedangkan bagian lainnya menjadi tempat menyiapkan bahan makanan. Jika ruang mencukupi, tambahkan area khusus untuk mencuci bahan dan peralatan dengan saluran air yang terpisah dari area pembakaran.
Beton memiliki tampilan sederhana yang mudah dipadukan dengan bata ekspos, kayu, maupun batu alam. Permukaannya dapat dibuat lebih halus agar mudah dibersihkan. Untuk mengurangi penyerapan air dan noda, gunakan lapisan akhir yang sesuai untuk permukaan meja dapur.
Rak terbuka di bagian atas atau samping meja dapat digunakan untuk menyimpan piring, mangkuk, gelas, serta peralatan masak yang sering dipakai. Penataan berdasarkan fungsi akan membuat aktivitas memasak lebih efisien. Peralatan yang jarang digunakan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup agar tidak mudah terkena debu dan jelaga.
Dari segi warna, meja beton abu-abu dapat dipadukan dengan dinding putih atau krem. Jika ingin mempertahankan suasana tradisional, gunakan beberapa peralatan dapur berbahan tanah liat sebagai aksen. Kombinasi ini menghasilkan tampilan yang sederhana, bersih, dan tidak terasa kaku.
Desain tersebut juga mudah disesuaikan dengan ukuran rumah. Untuk dapur sempit, buat meja dalam satu garis dan manfaatkan dinding sebagai tempat penyimpanan. Hindari menempatkan terlalu banyak barang di atas meja agar area kerja tetap leluasa.
Keunggulan utama model ini adalah kemudahan penataan dan perawatannya. Dengan pemisahan area memasak, mencuci, dan menyimpan peralatan yang jelas, dapur tungku dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari tanpa terlihat berantakan.
6. Dapur Tungku Bergaya Tradisional dengan Sentuhan Modern
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372037/original/080421600_1791864720-rumah_desa_6.jpeg)
Tidak semua dapur rumah desa harus sepenuhnya menggunakan perabot tradisional. Perpaduan elemen lama dan baru justru dapat menghasilkan desain yang lebih nyaman untuk kebutuhan keluarga masa kini. Tungku kayu bakar tetap dipertahankan sebagai ciri khas, sedangkan perlengkapan modern digunakan untuk mempermudah aktivitas memasak.
Sebagai contoh, tungku dapat ditempatkan di area belakang yang memiliki ventilasi memadai, sementara kompor gas atau kompor listrik digunakan di meja dapur utama. Pembagian ini memungkinkan penghuni rumah memilih alat memasak sesuai kebutuhan tanpa harus mengandalkan tungku untuk setiap hidangan.
Meja dapur bisa menggunakan beton dengan lapisan keramik berwarna netral. Kabinet sederhana di bagian bawah dapat menyimpan peralatan makan, persediaan bahan makanan, dan perlengkapan pembersih. Untuk mempertahankan karakter pedesaan, gunakan pintu kabinet bermotif kayu atau rak terbuka dengan susunan yang rapi.
Warna putih, krem, abu-abu, dan cokelat alami dapat menjadi pilihan agar keseluruhan ruangan terlihat harmonis. Peralatan stainless steel juga dapat digunakan tanpa membuat dapur kehilangan kesan tradisional. Kuncinya adalah membatasi jumlah material dan warna supaya ruangan tidak terasa penuh.
Pencahayaan buatan sebaiknya ditempatkan di area kerja agar kegiatan memasak tetap nyaman pada malam hari. Lampu dengan cahaya hangat dapat memperkuat suasana akrab, sedangkan pencahayaan yang cukup terang di meja persiapan makanan membantu penghuni melihat kondisi bahan dan menjaga kebersihan.
Dapur ini juga dapat dilengkapi meja makan kecil yang berfungsi sebagai tempat menyajikan makanan sekaligus berkumpul bersama keluarga. Jika ruang terbatas, gunakan meja yang menempel pada dinding atau bangku yang bisa disimpan setelah digunakan.
Perpaduan tradisional dan modern menjadi solusi bagi keluarga yang ingin mempertahankan kebiasaan memasak menggunakan kayu bakar, tetapi tetap membutuhkan dapur yang praktis. Dengan pembagian zona yang tepat, tungku tidak sekadar menjadi ornamen, melainkan tetap berfungsi sesuai kebutuhan.
Advertisement
Tips Membuat Dapur Rumah Desa dengan Tungku Tetap Estetik dan Nyaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309021/original/018667600_1785215581-Model_dapur_terbuka_di_belakang_rumah_kampung_yang_estetik_dengan_desain_tungku_sebagai_titik_utama.jpg)
Apa pun desain yang dipilih, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar dapur tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga aman dan nyaman digunakan.
Utamakan ventilasi dan pembuangan asap. Tungku kayu menghasilkan asap dan partikel halus yang dapat mengganggu kesehatan jika terhirup terus-menerus. Karena itu, rencanakan cerobong atau sistem pembuangan asap yang efektif dan pastikan udara segar dapat masuk ke dapur. Dapur semi-terbuka tetap membutuhkan pengaturan aliran udara yang baik.
Pilih material sesuai fungsinya. Bata, batu, dan material tahan panas lebih sesuai untuk bagian tungku. Kayu dan bambu sebaiknya ditempatkan jauh dari sumber api. Untuk lantai, pilih permukaan yang tidak licin dan mudah dibersihkan.
Pisahkan area memasak dan penyimpanan. Simpan bahan makanan dalam wadah tertutup serta jauhkan barang yang mudah terbakar dari tungku. Sediakan tempat khusus untuk kayu bakar agar tetap kering, tetapi tidak menumpuk di dekat sumber api.
Manfaatkan pencahayaan alami. Jendela dan bukaan yang cukup dapat membuat dapur lebih terang pada siang hari. Namun, penempatannya harus mempertimbangkan arah angin agar asap tidak terdorong kembali ke dalam rumah.
Jaga kebersihan secara rutin. Bersihkan abu setelah tungku benar-benar dingin, singkirkan sisa pembakaran dengan aman, dan lap permukaan meja secara berkala. Pastikan bara api sudah padam sepenuhnya sebelum dapur ditinggalkan.
Pada akhirnya, inspirasi dapur rumah desa dengan tungku yang estetik tidak harus diwujudkan melalui renovasi besar. Penggunaan material alami, penataan peralatan yang rapi, pemilihan warna yang serasi, serta pengaturan ventilasi yang baik sudah dapat mengubah dapur sederhana menjadi ruang yang menarik dan nyaman.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Dapur Rumah Desa
1. Bagaimana cara membuat dapur rumah desa dengan tungku terlihat estetik?
Gunakan material alami seperti bata ekspos, kayu, batu, atau bambu pada bagian yang aman. Tambahkan rak terbuka, pilih warna netral dan alami, serta tata peralatan masak secara rapi. Pastikan dekorasi tidak mengganggu aktivitas memasak dan keselamatan di sekitar tungku.
2. Apakah dapur rumah desa dengan tungku cocok untuk rumah kecil?
Ya. Tungku dapat dibuat menyatu dengan meja dapur agar tidak memakan banyak ruang. Gunakan tata letak satu garis, rak vertikal, dan penyimpanan yang efisien. Jika memungkinkan, tempatkan tungku di area semi-terbuka yang terpisah dari ruang utama rumah.
3. Material apa yang paling cocok untuk membuat tungku tradisional?
Bata tahan api dan material pasangan yang sesuai untuk suhu tinggi dapat digunakan untuk membangun tungku. Pemilihan material dan konstruksinya perlu disesuaikan dengan jenis bahan bakar serta desain tungku. Hindari menggunakan material yang mudah terbakar pada bagian yang terpapar panas langsung.
4. Bagaimana cara mengurangi asap dari tungku kayu bakar?
Gunakan kayu bakar kering, pastikan aliran udara pembakaran memadai, dan sediakan cerobong atau sistem pembuangan asap yang dirancang dengan benar. Dapur juga perlu memiliki suplai udara segar. Jika memungkinkan, gunakan tungku yang lebih efisien dan hindari mengandalkan ventilasi terbuka saja untuk mengendalikan paparan asap.
5. Bagaimana merawat dapur rumah desa agar tetap bersih?
Bersihkan abu setelah tungku dingin, lap meja dan area memasak secara rutin, serta simpan peralatan dan bahan makanan dalam wadah tertutup. Periksa kondisi cerobong untuk mencegah penumpukan jelaga. Jaga lantai tetap kering dan pastikan kayu bakar disimpan di tempat yang tidak mengganggu kebersihan maupun keselamatan dapur.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372031/original/044441700_1791864720-rumah_desa_5a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372374/original/099958700_1791878030-6ea81418-daff-471a-9d2f-35ce16ed962c.jpg)
![Kepribadian orang yang selalu membawa buku catatan kecil. [AI Generated]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/gFoWSXjdPo5u1nciN2eNxnoOOHQ=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372476/original/068805000_1791880046-31c7724a-881f-42d4-9970-486f28711c9a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372349/original/095371100_1791877479-Gemini_Generated_Image_nfbwubnfbwubnfbw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4092394/original/042176500_1658138330-patrick-tomasso-IDN8NVELy0E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372268/original/003047100_1791874716-951c17b2-ab8b-49a6-a5d2-65cea6af0106.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2881790/original/068051000_1565777314-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372356/original/082703700_1791877541-IMG-20261012-WA0059.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333993/original/066628100_1787816845-20260827_103555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5364166/original/001813400_1759043139-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2839270/original/059429300_1561673686-bakaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372044/original/068563800_1791865151-1002921108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372575/original/079639100_1791883593-pexels-murat-esibatir-156560-4355354.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372473/original/073718700_1791880025-pexels-sandip-patel-339534220-14208568.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372413/original/035145900_1791879035-mom-watching-television-with-her-children.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372403/original/001891000_1791878968-beautiful-young-woman-shaving-her-armpit-with-wax-bathroom.jpg)