Fimela.com, Jakarta - Teras rumah tidak selalu membutuhkan banyak dekorasi untuk terlihat menarik. Perpaduan struktur yang kokoh dan elemen hijau justru dapat menciptakan tampilan yang lebih seimbang. Salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan adalah model teras dengan kolom beton yang dipadukan tanaman merambat untuk menghadirkan suasana asri tanpa mengabaikan karakter arsitektur rumah.
Kolom beton dikenal kuat, tahan lama, dan mudah disesuaikan dengan berbagai gaya bangunan. Namun, tampilannya yang polos terkadang membuat bagian depan rumah terlihat kaku. Kehadiran tanaman merambat dapat memberikan tekstur alami, menambah warna, sekaligus memperhalus kesan tegas dari permukaan beton.
Pilihan desainnya pun beragam, mulai dari teras minimalis dengan rambatan berdaun kecil hingga teras bergaya klasik yang dihiasi bunga berwarna cerah. Berikut adalah beberapa inspirasi model teras dengan kolom beton yang dipadukan tanaman merambat, dirangkum oleh Fimela.com dari berbagai sumber, Jumat (16/10/2026).
Advertisement
Advertisement
1. Teras Industrial dengan Kolom Beton Ekspos dan Tanaman Merambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375012/original/068738700_1792120162-f9c864dd-915c-44ff-a952-f0ee191acacd.jpg)
Gaya industrial mengandalkan material yang menonjolkan karakter aslinya, termasuk beton tanpa lapisan akhir yang menutupi tekstur permukaannya. Kolom beton ekspos berwarna abu-abu dapat menjadi elemen utama teras. Untuk memberikan sentuhan alami, tanaman merambat berdaun hijau dapat diarahkan mengikuti sebagian permukaan kolom.
Salah satu pilihan tanaman yang dapat dipertimbangkan adalah kuku kucing atau cat claw. Tanaman ini memiliki sulur yang mampu mencengkeram permukaan tertentu dan bunga berbentuk terompet berwarna kuning. Namun, pertumbuhannya perlu dikendalikan agar tidak menutupi seluruh kolom atau menjalar ke bagian bangunan yang tidak diinginkan.
Teras industrial akan terlihat lebih seimbang jika dipadukan dengan lantai semen, furnitur sederhana, dan dekorasi secukupnya. Sisakan sebagian permukaan beton agar karakter material tetap terlihat. Pangkas tanaman secara berkala dan periksa kondisi dinding untuk memastikan rambatan tidak mengganggu lapisan bangunan maupun saluran air.
2. Teras Minimalis Modern dengan Kolom Beton dan Daun Dolar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375013/original/073108400_1792120162-d9a3d9af-e0cc-49cd-ab55-e921b4e4f9a6.jpg)
Rumah minimalis modern cocok menggunakan kolom beton berbentuk persegi dengan permukaan halus dan warna netral. Tanaman berdaun kecil dapat ditambahkan untuk mengurangi kesan kaku tanpa menghilangkan garis geometris bangunan. Perpaduan ini juga menarik untuk teras rumah berukuran terbatas yang membutuhkan dekorasi sederhana.
Daun dolar atau Ficus pumila dapat menjadi salah satu pilihan karena memiliki daun kecil yang tumbuh rapat. Tanaman ini mampu menempel pada sejumlah permukaan melalui akar pelekatnya. Meski demikian, pertumbuhannya perlu diawasi karena dapat menutupi bidang beton dan menyulitkan pemeriksaan kondisi permukaan jika dibiarkan terlalu lebat.
Agar tampilan tetap rapi, arahkan rambatan hanya pada satu atau dua sisi kolom. Gunakan pemangkasan rutin untuk mempertahankan bentuk yang diinginkan. Perlu diperhatikan pula bahwa akar pelekat daun dolar dapat meninggalkan bekas atau memengaruhi lapisan permukaan tertentu, sehingga penggunaan teralis sebagai penyangga menjadi alternatif yang lebih mudah dikendalikan.
Advertisement
3. Teras Tropis dengan Kolom Beton dan Markisa Hias
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375014/original/077214300_1792120162-155ff55d-cef6-4e07-b3d9-ddadcc0e78f4.jpg)
Konsep tropis mengutamakan hubungan antara ruang hunian dan tanaman. Kolom beton dapat dipadukan dengan rambatan berdaun rimbun untuk menciptakan suasana teduh dan segar. Jika teras memiliki ruang yang memadai, tanaman dapat diarahkan ke struktur penyangga di atas sehingga membentuk kanopi hijau yang menarik.
Markisa hias (Passiflora caerulea) memiliki bunga dengan bentuk khas dan perpaduan warna putih serta ungu kebiruan. Sulurnya membutuhkan tempat untuk melilit, sehingga teralis atau kawat penyangga yang dipasang dengan kokoh akan membantu pertumbuhannya. Tanaman ini lebih sesuai untuk teras yang memperoleh cukup cahaya matahari.
Pilih penyangga yang tahan terhadap cuaca dan pasang dengan mempertimbangkan bobot tanaman ketika tumbuh besar. Penyiraman perlu disesuaikan dengan kelembapan media tanam, terutama saat cuaca panas. Pangkas sulur yang terlalu panjang agar tidak mengganggu jalur masuk, jendela, atau akses menuju bagian lain rumah.
4. Teras Mediterania dengan Kolom Beton Putih dan Bunga Kertas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375015/original/081442900_1792120162-473002bc-e155-40fb-ba42-ec34226ee55f.jpg)
Teras bergaya Mediterania dapat dikenali melalui penggunaan warna terang, bentuk kolom yang tegas, dan detail arsitektur yang terinspirasi bangunan kawasan Mediterania. Kolom beton berwarna putih atau krem dapat menjadi latar bagi tanaman berbunga. Kombinasi tersebut menghadirkan kontras yang menarik tanpa membutuhkan banyak ornamen tambahan.
Bunga kertas atau Bougainvillea menawarkan pilihan warna seperti merah muda, ungu, merah, dan jingga. Tanaman ini memiliki batang berkayu serta duri, sehingga arah rambatannya perlu diatur dengan cermat. Karena bunga kertas tumbuh sebagai perdu yang dapat diarahkan menjalar, penyangga tambahan mungkin diperlukan untuk membentuk pola di sekitar kolom.
Agar desain tidak terlihat terlalu ramai, pilih satu warna bunga yang sesuai dengan warna fasad. Tempatkan tanaman pada area yang memperoleh banyak sinar matahari dan gunakan media tanam dengan drainase baik. Pemangkasan setelah masa berbunga membantu mempertahankan bentuk tanaman, sementara penyiraman yang tidak berlebihan mendukung pertumbuhan yang lebih sehat.
Advertisement
5. Teras Skandinavia dengan Kolom Beton Ramping dan Melati Madagaskar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375016/original/085281300_1792120162-d30a81a1-eea2-423a-bdd4-5d28ad543d78.jpg)
Gaya Skandinavia menonjolkan kesederhanaan, warna netral, serta penggunaan elemen alami secara terukur. Kolom beton ramping berwarna putih gading atau abu-abu muda dapat menjadi bagian dari desain ini. Tanaman merambat dengan daun hijau mengilap dan bunga putih memberikan aksen lembut tanpa menghilangkan kesan bersih.
Melati Madagaskar (Stephanotis floribunda) memiliki bunga putih berbentuk bintang yang dikenal karena aromanya. Tanaman ini membutuhkan penyangga untuk tempat sulur tumbuh, sehingga teralis ramping yang dipasang di dekat kolom dapat menjadi pilihan. Kondisi cahaya yang sesuai dan media tanam dengan drainase baik penting untuk menunjang pertumbuhannya.
Gunakan pot sederhana berwarna putih, krem, atau abu-abu agar selaras dengan tampilan teras. Pastikan pot memiliki lubang drainase dan tidak menghambat jalur berjalan. Perawatan sebaiknya mencakup pemeriksaan kelembapan media, pemangkasan sulur yang tidak teratur, serta perlindungan dari kondisi lingkungan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
6. Teras Klasik Kolonial dengan Kolom Beton dan Bunga Alamanda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375017/original/088855600_1792120162-972bf5ea-f48f-4d50-8846-767f0c6aadf3.jpg)
Rumah bergaya kolonial dapat memanfaatkan kolom beton berukuran besar dengan detail profil pada bagian atas atau pangkalnya. Warna putih dan krem membantu menonjolkan bentuk kolom, sedangkan tanaman berbunga kuning memberikan aksen yang lebih hidup. Kombinasi ini cocok untuk teras dengan ruang cukup luas agar detail arsitekturnya tetap terlihat.
Alamanda (Allamanda cathartica) menghasilkan bunga berbentuk terompet berwarna kuning cerah. Tanaman ini dapat tumbuh sebagai semak dengan batang panjang yang perlu diarahkan menggunakan penyangga. Bagian rambatan sebaiknya tidak menutupi seluruh ornamen kolom supaya karakter klasik bangunan tetap menjadi pusat perhatian.
Pilih penyangga yang kuat dan gunakan pengikat tanaman yang tidak melukai batang. Alamanda membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk tumbuh optimal, sehingga lokasi penanamannya perlu diperhatikan. Getah tanaman ini dapat menyebabkan iritasi dan berbahaya jika tertelan, jadi tempatkan tanaman dengan aman jika terdapat anak kecil atau hewan peliharaan.
Advertisement
7. Teras Kontemporer dengan Kolom Beton dan Bunga Api
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375018/original/092399400_1792120162-1e171f04-9388-46e9-bb36-bfef2f6938ba.jpg)
Desain kontemporer memberi ruang untuk permainan bentuk sederhana dan aksen warna yang berani. Kolom beton berwarna abu-abu dapat dipadukan dengan tanaman merambat berbunga jingga untuk menciptakan titik perhatian di bagian depan rumah. Agar komposisinya tidak berlebihan, pertahankan bentuk kolom dan elemen pendukung lainnya tetap sederhana.
Bunga api (Pyrostegia venusta) dikenal memiliki bunga berbentuk tabung berwarna jingga yang tumbuh berkelompok. Tanaman ini dapat merambat dengan bantuan sulur dan membutuhkan penyangga yang sesuai. Pertumbuhannya relatif kuat, sehingga perlu ruang rambat yang memadai agar tidak menyebar ke bagian atap, talang, atau tanaman lain.
Gunakan teralis yang kokoh untuk mengarahkan pertumbuhan bunga api di sekitar kolom. Pemangkasan berkala membantu menjaga bentuk dan membatasi rambatan yang terlalu lebat. Sebelum menanamnya, periksa ruang yang tersedia serta kemudahan perawatan, terutama jika kolom berada dekat jalur masuk atau bagian bangunan yang sulit dijangkau.
8. Teras Semi-Outdoor dengan Kolom Beton dan Mandevilla
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375019/original/095979800_1792120162-5e711353-a37f-4026-8c38-cf2cd39969fe.jpg)
Teras semi-outdoor dengan pergola dapat menjadi pilihan bagi rumah yang ingin menghadirkan ruang santai di antara area dalam dan luar bangunan. Kolom beton berfungsi sebagai penyangga struktur, sementara tanaman merambat menambahkan unsur hijau. Kombinasi ini cocok untuk area duduk yang membutuhkan suasana lebih teduh dan alami.
Mandevilla memiliki bunga berbentuk terompet dengan warna merah muda, putih, atau merah. Sulurnya dapat diarahkan ke teralis yang dipasang pada kolom hingga mencapai bagian pergola. Berbeda dari tanaman yang menempel langsung pada beton, mandevilla membutuhkan bantuan penyangga agar pertumbuhannya mengikuti jalur yang telah ditentukan.
Pilih lokasi dengan pencahayaan yang sesuai dan pastikan tanaman tidak menghalangi akses keluar-masuk teras. Gunakan pengikat yang longgar agar batang tidak terluka ketika membesar. Pangkas bagian yang terlalu panjang dan periksa pergola secara berkala untuk memastikan tanaman tidak membebani struktur atau menutupi talang air.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Teras dengan Kolom Beton dan Tanaman Merambat
1. Tanaman merambat apa yang cocok untuk kolom beton teras rumah?
Pilihan tanaman antara lain daun dolar, bunga kertas, mandevilla, melati Madagaskar, dan markisa hias. Pemilihannya perlu mempertimbangkan intensitas cahaya, ruang rambat, karakter kolom, serta kebutuhan perawatan masing-masing tanaman.
2. Bagaimana cara membuat tanaman merambat tumbuh rapi di kolom beton?
Pasang teralis atau kawat penyangga yang kokoh, lalu arahkan sulur muda mengikuti pola yang diinginkan. Lakukan pemangkasan secara berkala dan hindari membiarkan tanaman menutupi seluruh kolom jika detail beton ingin tetap terlihat.
3. Apakah tanaman merambat dapat merusak kolom beton?
Tanaman tertentu memiliki akar pelekat yang dapat menempel kuat pada permukaan dan menyulitkan perawatan lapisan beton. Untuk mengurangi risiko, gunakan penyangga terpisah, periksa kondisi permukaan secara rutin, dan hindari menanam pada beton yang retak atau lapisannya sudah rusak.
4. Apakah teras kecil cocok menggunakan kolom beton dengan tanaman merambat?
Teras kecil tetap dapat menggunakan konsep ini dengan memilih tanaman berdaun kecil atau tanaman berbunga yang pertumbuhannya mudah dikendalikan. Batasi rambatan pada satu sisi kolom dan gunakan pot yang sesuai agar jalur berjalan tetap lega.
5. Bagaimana cara merawat tanaman merambat di teras agar tetap subur?
Sesuaikan penyiraman dengan kebutuhan tanaman dan kondisi media tanam, pastikan drainase berfungsi baik, serta berikan pupuk sesuai kebutuhan. Pemangkasan rutin dan pemeriksaan penyangga juga penting untuk menjaga tanaman tetap sehat sekaligus mempertahankan kerapian desain teras.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375011/original/064971400_1792120162-9a8a7a49-b6c9-41f4-83d6-1220e1e45f45.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374635/original/052029400_1792057665-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_3.44.04_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5397922/original/002774500_1761820499-halaman_belakang_anti_nyamuk_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374019/original/017416700_1792030195-c6d8819c-1970-4428-accf-39b2c62200b6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325434/original/064124500_1786864669-Screenshot_2026-08-16_141014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373671/original/098021700_1791971621-DSC07249.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4847216/original/065253100_1717033085-pexels-liza-summer-6347538.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374348/original/023217800_1792047459-IMG_3364.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375331/original/043576300_1792139902-IMG_3393.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375266/original/085149300_1792137332-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_14.53.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375210/original/047240100_1792135015-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_14.07.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173687/original/057279200_1742877842-50c09acf-8674-49d9-af6b-dff6b1558eec.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330733/original/010127900_1787415521-IMG-20260822-WA0153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375410/original/036434200_1792144152-cheerful-asian-young-women-sitting-cafe-drinking-coffee-with-friends-talking-together.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375386/original/083380000_1792142826-medium-shot-couple-training-together.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375048/original/022380000_1792123828-850a4a11-fe39-4c5b-ab1f-96593b73b93b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374818/original/004167000_1792070278-pexels-gustavo-fring-4872080.jpg)