Sukses

Lifestyle

Aku Bertahan dengan Pasangan yang Selingkuh karena Takut Tak Bisa Hidup Tanpanya

Fimela.com, Jakarta Saat diselingkuhi oleh pasangan, biasanya yang terjadi adalah hati kita yang terasa hancur lebur. Peraaan disakiti dan dikhianati oleh orang yang paling kita kasihi jelas sangat menyakitkan. Pilihan terbaik untuk menghadapi situasi ini adalah meninggalkan dan melepaskan diri dari pasangan yang sudah berselingkuh itu. Namun, pada kenyataannya ada yang masih memilih untuk bertahan.

Phoebe (bukan nama sebenarnya) menceritakan kisahnya yang dimuat di laman stayathomemum.com.au tentang pengalamannya yang bertahan dengan pasangan yang sudah menyelingkuhinya. Alih-alih langsung memutuskan hubungan, Phoebe malah memilih untuk bertahan dengan pasangannya itu.

Pasangan Memohon untuk Dimaafkan

Pada suatu hari, Phoebe akhirnya mengetahui pasangannya sudah berselingkuh darinya selama berbulan-bulan. Sikap pasangannya pun telah menghancurkan rasa percaya dirinya. "Dia memohon padaku untuk memaafkannya dan mulai habis-habisan menyenangkan hatiku, mengajak makan malam mahal, memberi kado, liburan... Aku bertahan, tapi jauh di lubuk hatiku aku taku ingin berakhir dengan seseorang sepertinya. Aku merasa malu bertahan dengannya dan merasa terlalu lemah untuk meninggalkannya," papar Phoebe.

Phoebe awalnya memilih untuk bertahan karena dia sendiri sudah merasa tidak bisa hidup tanpa pasangannya. Dia seakan sudah terikat dan tak bisa melepaskan diri dari pasangannya itu. Sampai kemudian Phoebe mendapati pasangannya kembali berbohong.

"Setelah beberapa bulan, aku memergokinya berbohong lagi dan rasanya aku sangat mati rasa sampai tak tahu harus bereaksi seperti apa. Aku bilang padanya aku tak peduli karena aku tak mencintainya lagi," ungkap Phoebe. Seminggu setelah itu, pasangannya pun pindah.

Membuka Lembaran Baru

Tidak mudah untuk membuat keputusan berani untuk berpisah dari seseorang yang sudah jadi bagian dari hidupnya. Namun, Phoebe sudah mengambil langkah tepat dengan pada akhirnya meninggalkan pasangan yang sudah berselingkuh itu.

"Aku menjadi sangat sulit hidup tanpa seseorang, jadi kesendirian sangatlah berat. Setelah beberapa bulan dalam perilaku yang destruktif, kuputuskan bahwa aku perlu mengubah situasiku dan pindah ke sebuah kota yang jauhnya 2.500 mil. Rasanya menakutkan tapi sejujurnya aku merasa sangat senang. Aku merasa telah menjadi diriku lagi dan sekarang aku paham perlunya memercayai firasatku saat ada yang tak beres pada seseorang. Aku tak rela diperlakukan dengan buruk seperti itu lagi," kata Phoebe mengakhiri kisahnya.

Phoebe pada akhirnya memutuskan untuk membuka lembaran baru. Memang tak mudah untuk melepaskan diri dari seseorang saat kita sudah merasa sulit hidup tanpanya. Ketika sudah terbiasa menjalani hari-hari bersama seseorang, rasanya akan cukup menakutkan membayangkan hidup tanpa ada sosoknya di dekat kita. Akan tetapi, jika hubungan yang dijalin sudah ternodai perselingkuhan, tampaknya memang lebih bijak untuk mengambil keputusan tegas dan berani dengan membuka lembaran baru.

Apakah Sahabat Fimela ada yang memiliki kisah yang mirip dengan kisah Phoebe? Perlukah tetap mempertahankan sebuah hubungan saat pasangan ternyata terbukti berselingkuh?

#ChangeMaker

;
Loading