Sukses

Lifestyle

Haru, Pria Ini Temukan Foto Mendiang Ayahnya yang Menunggu Sang Ibu Pulang di Google Earth

Fimela.com, Jakarta Seorang pria Jepang membagikan kisah penuh haru ketika dia secara tidak sengaja menemukan foto mendiang ayahnya yang sedang berdiri di depan rumah di Google Earth. Dilansir dari Net Shark, sang ayah telah meninggal 7 tahun lalu. Dalam foto tersebut, sang ayah sedang berdiri di depan rumah menunggu sang ibu pulang. 

Pria Jepang ini membagikan kisah yang menyentuh hati tersebut lewat akun Twitternya, @TeacherUfo. Dalam tweet-nya, dia mengatakan saat itu kebetulan dia menemukan rumah lamanya di Google Earth. Ternyata, dia melihat ada mendiang ayahnya dalam gambar tersebut. 

"Saya memutuskan untuk mencari rumah orangtua saya di Google Earth karena tidak ada kerjaan selama pandemi," katanya, seperti dikutip dari 9Gag. 

"Saya meluhat ayah saya yang sudah meninggal 7 tahun lalu. Lalu, saya zoom dan saya melihat ibu saya dalam perjalanan pulang ke rumah. Ayah saya pasti saat itu sedang menunggu ibu saya pulang. Ayah saya dulu pendiam namun seorang pria yang baik. Saya harap Googel Earth tidak akan meng-update foto di tempat ini," katanya. 

Tweet Menjadi Viral

Postingan pria tersebut kemudian menjadi viral. Bahkan, Tweet tersebut mendapatkan 690.000 like dan menginspirasi banyak pengguna lainnya untuk saling membagikan foto orang-orang tercinta mereka di Google Earth. 

"Ketika saya melihat tweet-mu, saya langsung buka Google Earth dan menemukan nenek saya sedang bekerja di lapangan," kata pengguna Twitter bernama @TacHi19505968. "Dia meninggal tahun lalu. Saya bersyukut bisa melihatnya lagi lewat format ini," katanya menambahkan. 

Google Earth merupakan salah satu produk Google yang dirilis pada 2001. Lewat program ini, kamu bisa melakukan tur secara virtual lewat gambar yang ditangkap dari satelit. Gambarnya biasanya diperbaharui setiap sebulan sekali. 

#elevate Women

Simak Video Berikut

;
Loading
Artikel Selanjutnya
3 Titik Sensitif Sensual Ini yang Dimiliki Zodiak Leo
Artikel Selanjutnya
Alasan Penyintas Covid-19-Usia di Atas 60 Tahun Tak Dapat Vaksin Sinovac