Sukses

Lifestyle

Gaya Hidup Yang Bisa 'Membunuh' Libido

Vemale.com - Living life to the fullest? Itu moto Anda sehari-hari! Tapi, ada sih satu hal yang mengganjal. Stamina Anda urusan ranjang! Setiap kali pasangan mengajak bercinta, uh oh, Anda kontan cepat loyo dan tidak bergairah. Padahal, tubuh Anda rasanya fit-fit saja kok. Well ladies, jangan resah dulu. Sebenarnya, beberapa kebiasaan yang mungkin terlihat sepele memang punya potensi untuk menurunkan libido, seperti merokok, alkohol, dan kurang tidur. Sebelum Anda 'kebablasan', Cosmo akan bahas lengkap di sini. Merokok Sudahlah, tak perlu dijelaskan lagi. Cosmo yakin Anda sudah tahu bahayanya merokok. Tapi apa daya, adiksi ini sukar dihentikan. Apalagi ketika merasa stres, Anda kontan meraih satu batang tanpa berpikir dua kali. Fakta: Watch it! Prof. N. Zavos di Kentucky, Amerika Serikat sudah meneliti efeknya pada 290 pasangan pada tahun 1999. Dan hasilnya, pasangan perokok rata-rata hanya berhubungan seks lima kali setiap bulan. Jauh lebih jarang daripada pasangan yang tidak merokok, yaitu 11 kali per bulan. Isn't it a bad news? Saran: Jika memang selama ini Anda sukar untuk berhenti, beri tahu niat Anda ke orang-orang sekitar. Mereka pasti akan mendukung usaha Anda. Keinginan merokok timbul? Alihkan dengan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat, semisal yoga. Jika mulut masih 'asam' ingin menghisap rokok, kunyah saja permen karet rasa mint. Alkohol Yeay! It's time for party! Musik sang DJ yang menghentak lantai dansa sukses bikin atmosfer kian heboh. Ditambah dengan cocktail di tangan, Anda seakan tak ingin berhenti bergoyang. Memang sih, booze punya kekuatan 'magis' untuk membuat Anda lebih relaks dan percaya diri. Hasilnya? Anda mudah bersosialisasi dan bebas mengekspresikan emosi. Fakta: Walaupun nikmat, alkohol yang berlebihan bisa membuat otak 'depresif' alias mabuk. Dalam kondisi mabuk, tentunya akan sulit untuk berhubungan seks. Apalagi kalau sudah menjadi kebiasaan, nanti bisa menurunkan hasrat seksual. Ini artinya, Anda akan sulit orgasme. Oh no! Saran: It's okay to have a sip of wine. Tapi ingat, jangan kebanyakan, ya! Jika satu gelas masih kurang, pilih air putih, milkshake, atau jus buah di gelas berikutnya. Selain sehat, juga bisa menetralkan efek alkohol. Kurang tidur Sebagai wanita karier, Anda disibukkan dengan urusan pekerjaan dan kegiatan lain yang sangat menyita waktu dan energi. Ujung-ujungnya, Anda merelakan waktu tidur Anda terpangkas. Fakta: Tidur adalah proses pemulihan energi yang telah terpakai seharian. Jika prosesnya terhambat, Anda jadi tidak punya cukup energi untuk beraktivitas, termasuk seks. Akibatnya, Anda akan kehilangan gairah bercinta karena kelelahan dan mengantuk. Duh, capai deh. Saran: Susun ulang jadwal harian Anda. Sisihkan waktu tujuh sampai delapan jam per hari untuk tidur. Seimbangkan hidup dengan sesi relaksasi seperti spa atau berolahraga. Badan sehat dan berenergi, Anda pun siap tempur. Unhealthy Undies "Wah, yang ini modelnya lucu!" seru Anda ketika memilih undies. Modelnya yang beragam memang membuat Anda jatuh hati. Namun, apakah bahan dan ukurannya sanggup melindungi organ intim Anda secara maksimal? Fakta: Bahan celana dalam sintetis (seperti nilon) yang tidak menyerap keringat membuat Miss Cheerful 'kegerahan' dan lembab, sehingga bakteri dan jamur mudah berkembang biak. Ini dia biang keladi dari infeksi vagina, serta keputihan. Saran: Pilihan terbaik adalah celana dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat serta mudah dibersihkan. Untuk menambah kenyamanan, pilih ukuran dan model yang pas dengan bentuk tubuh. Masturbasi Mendadak horny ketika tidak bersama si dia? Untuk memuaskan hasrat, Anda mengambil jalan pintas. Ya, masturbasi! Fakta: Meski tidak berbahaya, jangan melakukannya terlalu sering, dear. Menurut konsultan seks dr. Hernano Chaves, otak yang terbiasa merespon sentuhan selain Mr. Happy, lama kelamaan menjadi 'kebal'. Akibatnya, masturbasi terasa lebih nikmat daripada berhubungan seks. Saran: Seks dengan pasangan tentu jauh lebih memuaskan. Apalagi kalau Anda sudah lama memendam hasrat seks. Permainan justru makin panas! Aman dan higienis "Aset berharga" tentunya harus diperlakukan dengan hati-hati. 1. Jari-jari Anda: pastikan tangan bersih serta kuku yang telah dipotong sehingga tidak melukai dan menginfeksi organ intim. 2. Sex toy: pilih yang berbahan non-toxic seperti medical-grade silicon, metal, lateks, kaca (pyrex), dan plastik yang phtalate-free. Merawat Sex Toy Sex toy bisa menjadi sarang kuman lho! Jangan lupa membersihkannya agar higienis dan aman digunakan. 1. Untuk vibrator, lepaskan baterai, lalu lap dengan cairan antibakteri sebelum disimpan. 2. Cuci sex toy manual dengan air hangat dan sabun lembut. 3. Sex toy dari silikon, plastik, akrilik, metal, dan kaca bisa disterilisasi dengan larutan pemutih 1:10. 4. Khusus cyberskin, bubuhkan maizena agar tidak lengket. 5. Simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari. [initial] Source: Cosmopolitan, Juni 2010, halaman 216 Provided by:
(Cosmo/meg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading