Sukses

Lifestyle

Aksi Grab Dukung Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Fimela.com, Jakarta Memperingati Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) yang diperingati secara global, mobile platform online-to-offline (O2O) grab berkolaborasi dengan Komnas Perempuan dan Dirlantas. Grab mengambil momen 16HAKTP yang diperingati tiap 26 November sampai 10 Desember dengan meluncurkan Roadmap Teknologi Keselamatan.

Roadmap Teknologi Keselamatan terdiri dari pengembangan produk yang dibuat untuk meminimalisir insiden yang bisa dicegah. Salah satunya mencegah kekerasan terhadap perempuan, terutama kekerasan seksual saat bepergian dengan taksi atau ojek online.

Langkah awal yang dilakukan Grab adalah mengontak Komnas Perempuan untuk meminta saran langkah nyata yang bisa dilakukan untuk mencegah kekerasan pada perempuan saat menggunakan Grab.

"Kami memulai kontak dengan Grab segera sesudah mendapat informasi adanya dugaan kekerasan terhadap perempuan yang sempat viral belum lama ini. Kami mengapresiasi upaya-upaya meningkatkan keamanan dan perlindungan bagi perempuan yang telah diinisiasi Grab," ujar Ketua Komnas Perempuan Azriana Manalu di Pullman Thamrin Jakarta, Kamis (29/11).

 

 

'Share My Ride' dan Tombol Darurat

Berbagai inisiatif grab tersebut diciptakan untuk pengguna baik penumpang atau mitra pengemudi, khususnya perempuan. Berbagai pengembangan produk dalam inisiatif tersebut berpedoman pada empat prinsip keselamatan yang sudah dan akan direalisasikan.

Pertama adalah transparasi pengemudi dan pelanggan dari proses otentifikasi. Dengan pemeriksaan latar belakang pengemudi yang lebih ketat. Kedua adalah fitur 'Share My Ride' dan Tombol Darurat pada aplikasi penumpang Grab yang akan segera hadir dalam aplikasi mitra pengemudi.

Ketiga adalah perangkat analitik Grab yang membantu para pengemudi memonitor cara berkendara lewat laporan telematika secara berkala. Dan keempat adalah keamanan dalam platform Grab yang komprehensif dan didukung mekanisme transaksi aman, proteksi data, dan deteksi penipuan.

 

Penyamaran Nomor Telepon dan Pemasangan Kamera di GrabCar

Sebelumnya, Grab juga telah menguji coba penyamaran nomor telepon untuk pengemudi dan penumpang pada 1 November 2018. Fitur number masking menutup kesempatan melakukan gangguan telepon dan chat dengan laporan menurunkan jumlah insiden sebanyak 70% di empat kota sejak minggu pertama.

Selain itu, GrabCar juga bekerja sama dengan JVCKENWOOD dengan meletakkan kamera pada 1.000 armada, serta penambahan fitur yang sama pada lebih dari 3.000 pengemudi awal tahun 2019.

“Kami memahami semakin besar tumbuh, semakin besar pula tanggung jawab dalam menempatkan kerangka kerja dan parameter yang tepat terkait keselamatan perjalanan bagi mitra pengemudi, penumpang maupun orang-orang terkasih mereka," ujar Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Menciptakan Kampus yang Bebas dari Kekerasan Seksual
Artikel Selanjutnya
Diary Fimela: Sukses Rintis Warung Sayur Sendiri dengan Meninggalkan Gengsi