Sukses

Lifestyle

Benarkah Perempuan Berbulu Lebat Gairah Seksnya Tinggi?

Ladies, pada kondisi tertentu, bulu tubuh dapat menjadi masalah yang sangat besar bagi pemiliknya, misalnya dalam kasus hirsutisme, yaitu keadaan tumbuhnya bulu secara berlebihan di muka, dada dan punggung. Walaupun kasus ini dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan, biasanya terasa lebih mengganggu bila dialami perempuan. Perempuan yang mengalami hirsutisme, wajah, dada dan punggungnya ditumbuhi bulu berwarna gelap, yang berbeda dengan bulu-bulu halus yang biasa tumbuh di atas bibir, pipi atau ada di seluruh tubuh.

Menurut para ahli, hirsutisme terjadi karena folikel rambut yang sangat sensitif terhadap hormon jantan, yaitu yang disebut hormon androgen, atau dapat disebabkan karena meningkatnya kadar hormon ini dalam tubuh pemiliknya. Peningkatan kadar hormon ini dapat disebabkan oleh adanya tumor.

Mitos lain yang juga beredar adalah bahwa perempuan yang bulu tubuhnya tumbuh subur berarti ia memiliki dorongan seks yang tinggi. Hal ini membuat perempuan-perempuan yang berbulu agak lebat sibuk mencukur dan menghilangkan bulu tubuhnya, dan malu memakai baju berlengan pendek. Dijelaskan pada situs girlsaskguys.com, perempuan yang berbulu, tidak serta merta berarti bahwa ia memiliki dorongan seksual yang tinggi. Karena sekali lagi, faktor genetis atau keturunan juga memegang peranan penting dalam pertumbuhan bulu dan rambut.

Makanya, selama bulu tubuh itu tidak mengganggu kesehatan kita, dan bukan karena masalah hirsutisme yang dibahas di depan tadi, biarin aja deh. Bulu tangan dan kaki serta kumis tipis tidak usah dicabut, misalnya dengan teknik waxing, sebab dengan cara itu malah bisa membuatnya tumbuh lebih lebat lagi karena pencabutan bisa meningkatkan pasokan darah ke folikel rambut atau bulu tubuh dan membuatnya tumbuh lebih cepat dan lebat.

 

Oleh: Ismaya Indri Astuti

(vem/riz)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading