Sukses

FimelaMom

Kenali 10 Perlengkapan Medis Siap Siaga di Rumah Saat Anak Sakit

Fimela.com, Jakarta Saat anak tiba-tiba demam tinggi, batuk disertai sesak, atau terlihat sangat lemas, orang tua sering kebingungan harus berbuat apa. Kesiapsiagaan bisa meningkat ketika peralatan medis dasar tersedia di rumah dan mudah digunakan. Dengan alat yang tepat, orang tua dapat menilai kondisi anak lebih akurat sebelum memutuskan apakah perlu membawa anak ke fasilitas kesehatan. Ini penting untuk menghindari keterlambatan penanganan yang bisa memperburuk kondisi.

Selain peralatan, pemahaman cara penggunaannya juga membantu mengambil langkah terbaik di saat darurat. Orang tua dapat memantau tanda vital anak seperti suhu tubuh dan kadar oksigen dengan hasil yang cepat, sambil tetap mengikuti anjuran dokter jika kondisi memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Dilansir dari Prodia Digital, terdapat 10 alat medis penting yang sebaiknya tersedia di rumah untuk mendukung pemantauan kesehatan keluarga, terutama jika anak memiliki kondisi tertentu seperti asma, alergi, atau mudah mengalami demam. Yuk, simak penjelasannnya Sahabat Fimela!

1. Termometer

Termometer adalah alat wajib untuk memeriksa suhu tubuh ketika anak demam, karena demam sering menjadi tanda awal infeksi. Pilih jenis yang sesuai kebutuhan yaitu versi kontak untuk pengukuran akurat di bawah ketiak atau versi non-kontak seperti thermogun yang lebih cepat dan higienis. Akurasi dan kondisi baterai harus selalu diperhatikan.

2. Tensimeter

Tensimeter (sphygmomanometer) digunakan untuk memantau tekanan darah. Meski umum pada orang dewasa, alat ini juga penting jika anak pernah dianjurkan pemeriksaan tekanan darah berkala. Versi digital memungkinkan penggunaan yang lebih mudah dan hasil yang lebih cepat dipahami orang tua.

3. Glucometer

Glucometer membantu mengukur kadar gula darah secara mandiri di rumah. Alat ini sangat dibutuhkan bagi keluarga dengan anggota yang memiliki diabetes atau untuk orang tua yang diminta dokter memantau gula darah anak secara teratur, terutama pada kondisi prediabetes.

4. Nebulizer

Nebulizer digunakan untuk memberikan obat pernapasan melalui uap agar langsung bekerja di saluran napas. Alat ini sangat membantu bagi anak dengan asma, alergi pernapasan, atau saat mengalami sesak akibat infeksi saluran napas seperti bronkitis, sesuai resep dokter.

5. Pulse Oximeter

Pulse oximeter mengukur saturasi oksigen dalam darah yang menunjukkan kecukupan oksigenasi tubuh. Ketika anak tampak napas cepat, lemas, atau infeksi paru, angka saturasi yang menurun adalah tanda bahaya yang memerlukan penanganan segera, sehingga alat ini sangat penting dimiliki.

6. Humidifier

Humidifier menjaga kadar kelembapan udara dalam ruangan sehingga membantu meredakan hidung tersumbat, batuk kering, hingga tenggorokan iritasi. Alat ini bekerja baik di ruangan ber-AC atau saat udara sangat kering sehingga memperbaiki kenyamanan anak yang sedang sakit.

7. Tabung Oksigen

Tabung oksigen diperlukan bila anak memiliki masalah pernapasan berat atau saturasi oksigen rendah. Biasanya hanya disiapkan untuk pasien dengan riwayat asma berat, pneumonia, atau penyakit paru kronis. Penggunaan alat ini harus sesuai petunjuk dokter terkait dosis aliran oksigen.

8. Masker Medis

Masker perlu disediakan untuk mencegah penularan penyakit dan melindungi anak dari polusi saat ke luar rumah. Sediakan masker sesuai ukuran wajah anak agar nyaman dipakai dan tidak longgar, sehingga efektivitas perlindungannya lebih optimal.

9. Timbangan Badan

Timbangan membantu memantau status gizi dan perkembangan pemulihan anak. Ketika anak sakit, nafsu makan dapat menurun sehingga pengawasan berat badan penting untuk memastikan anak tidak mengalami penurunan kondisi lebih jauh.

10. Kotak P3K

Kotak P3K berfungsi untuk pertolongan pertama ketika anak mengalami cedera ringan di rumah. Isi yang wajib tersedia meliputi plester, kasa steril, antiseptik, gunting kecil, pinset, sarung tangan medis, serta obat dasar seperti penurun demam, antialergi, dan salep antibiotik sesuai anjuran medis.

Sahabat Fimela, memiliki perlengkapan medis di rumah tidak menggantikan pemeriksaan dokter, tetapi mempercepat pemantauan dan pertolongan awal. Dengan alat yang siap pakai dan pemahaman cara penggunaannya, orang tua bisa lebih sigap dan tenang mendampingi anak melewati masa sakitnya.

Penulis: Siti Nur Arisha

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading