Sukses

Lifestyle

3 Hal yang Bisa Dipetik dari Menjalankan Ibadah di Bulan Suci Ramadan

Fimela.com, Jakarta Ramadan adalah waktu paling suci dalam dalam Islam. Semua orang menantikan hal yang berbeda selama Ramadan, tetapi salah satu berkah terbesar yang diberikan kepada jamaah selama bulan-bulan paling suci ini adalah rasa damai yang kita tinggalkan. Menjelang akhir Ramadan, kita merasa sangat kontemplatif atas apa yang telah kita capai bulan ini, jadi, berikut adalah beberapa perasaan berbeda saat kita menjalankan ibadah puasa Ramadan yang luar biasa.

Merasa Lebih Baik

Siapapun yang menganut keyakinan memahami bahwa menjaga hubungan tetap kuat itu sulit. Karena Ramadan adalah bulan terputus dari gangguan sosial, ini memberi kita waktu untuk fokus memperkuat Iman kita. Bagi sebagian besar orang menetapkan tujuan mulai selama Ramadan dan mencoba mempertahankan secara konsisten sepanjang tahun, apakah itu bangun subuh, tidak mengumpat atau membaca Al-Quran seminggu sekali.

Rasa Kesatuan

Ramadan adalah salah satu bulan dalam setahun di mana kehidupan umat Islam melambat. Satu-satunya kesibukan dalam hidup berkisar pada pulang tepat waktu untuk berbuka puasa bersama keluarga. Ketika azan Maghrib berkumandang, dirimu dan setiap Muslim di wilayahmu berpuasa, telah berhenti. Dan semua orang berhenti karena alasan yang sama. Perasaan persatuan yang luar biasa ini hanya terjadi selama Ramadan.

Kontemplatif

Beberapa menggunakan waktu ini untuk merefleksikan diri mereka sendiri. Sudahkah dirimu tumbuh sebagai pribadi sejak Ramadan berlangsung? Apakah ada kebiasaan buruk yang dirimu coba hilangkan? Bercermin dan menciptakan kebiasaan untuk memperbaiki diri sendiri selama ini adalah formula sempurna untuk pengembangan diri.

Nah, berikut tadi adalah beberapa pengaruh perasaan seseorang yang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Memang bulan ini merupakan bulan yang baik untuk merefleksikan diri.

Cek Video di Bawah Ini

#ElevateWomen

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading