Sukses

Lifestyle

Beban Pikiran Justru Semakin Bertambah setelah Menikah, Ini Caranya agar Terhindar dari Stres

Fimela.com, Jakarta Tak ada yang lepas dari masalah dalam pernikahan, justru setelah menikah masalah akan semakin bertambah. Tetapi ini tergantung bagaimana pasangan bisa mengatasinya dengan kematangan dna kedewasaan sikap. Dan masalah yang ada mungkin rawan memicu stres dalam pernikahan. Nah, agar terhindar dari stres pernikahan, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melaluinya.

1. Diskusikan keuangan secara terbuka

Tekanan finansial adalah salah satu hambatan terbesar dalam sebuah pernikahan. Entah masalah keuangan, seperti terlilit hutang atau mencoba membayar tagihan bulanan, kamu harus jujur ​​dengan pasangan tentang keuangan keluarga. Cari tahu cara menjaga agar tagihan tetap rendah dan mudah dikelola, lalu buat rencana untuk membayarnya tepat waktu setiap bulan. Dengan begitu, masalah keuangan dalam rumah tangga akan mudah teratasi.

2. Ciptakan keseimbangan tanggung jawab

Tidak masalah jika satu orang bekerja atau jika semua bekerja, tetapi harus ada keseimbangan tanggung jawab rumah tangga. Kamu dapat membagi tugas 50/50. Ini untuk mengetahui apa yang masing-masing dapat tangani dan membantu satu sama lain. Tetapkan keseimbangan tanggung jawab yang adil sehingga tidak ada yang merasa seperti sedang memikul beban tambahan.

3. Nikmati waktu bersama pribadi dan terpisah

Kamu harus menemukan apa yang cocok untukmu,  mungkin seperti menikmati berjalan-jalan di taman. Jika demikian, mintalah pasangan untuk mengawasi anak-anak sementara selama meluangkan waktu satu jam untuk diri sendiri. Balas budi dengan memperhatikan anak-anak saat dia pergi menonton pertandingan olahraga bersama teman-temannya. Kemudian jadwalkan waktu bersama untuk menonton film, pergi makan malam, atau melakukan aktivitas yang disukai bersama.

4. Jadikan hubungan sebagai prioritas

Banyak pasangan yang sudah menikah terbiasa bertahan hidup. Mereka melakukan minimal untuk menjaga agar rumah tangga berfungsi. Mungkin sulit untuk menemukan waktu untuk pernikahan dengan pekerjaan, anak-anak, pekerjaan rumah tangga, dan banyak lagi, tetapi kamu harus menjadikan ini prioritas. Buatlah titik untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan pasangan dan stres akan turun secara dramatis.

5. Jangan simpan dendam

Dendam menciptakan jarak dalam hubungan. Sangat penting untuk melepaskan dendam karena itu tidak menguntungkan siapa pun yang terlibat. Pemegang dendam merasa marah setiap saat, dan penerima dendam merasa dianiaya. Jika sudah membahas masalahnya secara rinci, biarkan saja. Jika salah satu belum menutupnya, luangkan waktu untuk mendiskusikannya. Kamu juga dapat mempertimbangkan untuk mendiskusikan masalah ini dengan penasihat pernikahan karena dia dapat memberikan nasihat profesional tentang cara mengatasi hambatan itu.

Dan hal terbaik yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres setelah pernikahan adalah dengan mendiskusikan semuanya hingga selesai sebelum atau di awal pernikahan. Ini adalah cara terbaik agar satu sama lain bisa saling mengerti dan bisa memenuhi kebutuhan masing-masing.

#ElevateWomen

What's On Fimela
Loading