Sukses

Lifestyle

Cerita Pensiunan TNI AL Mendirikan Kampung Sayur Cempoko Hingga di Palembang

Fimela.com, Jakarta Mengisi masa pensiun yang bermanfaat bagi masyarakat dilakukan oleh pria bernama Rudi Harsam. Ia telah mengabadi pada negara selama 31 tahun sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL).

Di akhir masa jabatannya, Rudi bertugas Pangkalan TNI AL Palembang dengan pangkat terakhir Sertu Kom. Setelah pensiun pada Juli 2021 lalu, Rudi tinggal di daerah Gang Berdikari, Bukit Kecil, Palembang. Di sana ia mulai membangun Kampung Sayur Cembako.

Kampung Sayur dibangun karena Rudi peduli akan kebersihan lingkungan. Pada tahun 2020, ia mulai memanfaatkan sebuh lahan kosong untuk membuang sampah yang bisa dibuat bercocok tanam dengan metode hidroponik.

Lahan tersebut pun dibeli oleh Rudi, ia pun membiarkan lahan tersebut dimanfaat untuk warga sebagai urban farming. Upaya dirinya pun tak sia-sia, masyarakat setempat pun mulai semangat menanam sayur.

“Saya berpikir tempat yang dahulu kumuh saya buat tempat hidroponik, menanam tanaman sayuran. Akhirnya warga sadar, lingkungan bagus jika dibuat seperti ini,” ujarnya melansir liputan6.com.

Mendapat penghargaan

Semangat Rudi dan masyarakat setempat pun diapreasi dengan mendapat penghargaan kampung kreatif dari dinas pariwisata dan media Sumatera Ekspres. Penghargaan tersebut didukung juga karena Ibu-ibu di sana menyandang gelar PKK terbaik ketiga di Sumsel selama dua tahun.

Untuk saat ini ada sekitar 23 tanaman, baik sayuran ataupun tanaman herbal yang ditanam di Kampung Sayur Cempako. Saat panen, sayur-sayuran dibagikan kepada warga sekitar.

Tujuannya untuk mendorong warga lain agar senang bercocok tanam di rumah masing-masing. Rudi pun menegaskan, keberhasilan Kampung Sayur Cempako bukan hanya karena kerja kerasnya, namun juga kesediaan masyarakat sekitar untuk terjun secara langsung.

Saat pandemi Covid-19 mendera Indonesia, Rudi mengakui masyarakat di daerah tempat tinggalnya ikut terguncang. Namun, berawal dari Kampung Sayur Cempako, warga berpikir lebih kreatif dan produktif.

Kini warga tengah membuat produk jus Bayam Brazil hingga pempek sayur. Ada pula usaha kain rajut hingga penangkaran burung.

#elevate women

What's On Fimela
Loading