Sukses

Lifestyle

Unilever Indonesia Luncurkan Halal Collaboration Hub, Fasilitas Baru untuk Ciptakan Produk-produk Muslim

Fimela.com, Jakarta Saat ini, gaya hidup halal kian bergaung di tengah konsumen Indonesia, terutama konsumen muslim. Berdasarkan Data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per Desember 2021,  87% konsumen muslim dari populasi Indonesia, terungkap bahwa 90% konsumen mengakui bahwa mereka lebih selektif memilih produk keseharian.

Salah satu syarat mutlak dalam pemilihan suatu produk adalah kehalalan. Selain mencari produk-produk yang berkualitas dan halal, konsumen muslim rupanya juga mendambakan produk-produk yang bernilai thayyib atau mampu memberikan kebaikan untuk diri sendiri, masyarakat dan lingkungan.

Oleh karena itu, sejalan dengan komitmen Unilever Indonesia yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan konsumennya yang sangat beragam, termasuk konsumen muslim. Kini Unilever Indonesia menghadirkan fasilitas baru untuk mendorong lahirnya portfolio produk muslim baru, Halal Collaboration Hub.

“Menghadirkan produk yang berkualitas, halal dan thayyib merupakan komitmen Unilever bagi segenap konsumen muslim,” ujar Maulani Affandi, Head of Unilever Muslim Centre of Excellence dalam konferensi pers di Graha Unilever Indonesia, Selasa (19/4/2022).

 

Jadi Pusat Insight untuk Lahirkan Produk Muslim

Halal Collaboration Hub merupakan salah satu bagian utama Unilever Muslim Centre of Excellence (Unilever MCOE) yang diluncurkan tahun lalu. Halal Collaboration Hub merupakan salah satu bagian utama Unilever MCOE yang berperan penting dalam memberikan insight dalam pengembangan sejumlah inovasi yang sesuai dengan dinamika dan kebutuhan konsumen muslim.

Fasilitas ini juga diharapkan menjadi salah satu sumber informasi dan referensi bagi Unilever secara global untuk mengembangkan pasar produk muslim di dunia.

“Melalui Halal Collaboration Hub ini, kami sudah melakukan lebih dari tujuh proyek penelitian, menjalin komunikasi intensif dengan lebih dari 10 pihak stakeholders seperti para pemuka agama, pihak pemerintah hingga influencers, serta menggelar lebih dari 30 forum diskusi bersama lebih dari 1.500 konsumen di seluruh Indonesia,” tutur Maulani.

Memberdayakan Komunitas Muslim

Sejalan prinsip thayyib, Unilever MCOE juga telah menggelar sejumlah program yang mendorong terciptanya komunitas muslim yang lebih berdaya, sehat dan sejahtera. Di antaranya program untuk wujudkan kemandirian Pesantren melalui Program Pesantren Makmur, Sejahtera, Terampil, dan Sehat (Maslahat) yang telah menjangkau lebih dari 500.000 santri.

Ada pula program pengembangan kewirausahaan pemuda ‘Unilever Entrepreneurship Bootcamp #MudaMaslahat’ bersama Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang telah memberikan manfaat bagi 60 youngpreneurs.

Serta program peningkatan higienitas dan kenyamanan Masjid melalui ‘Gerakan Masjid Bersih 2021’ bersama Dewan Masjid Indonesia dan BAZNAS yang telah menjangkau lebih dari 55.000 Masjid. Program ini juga merupakan wujud dari komitmen penyaluran 2,5% penjualan bersih brand Sahaja sebagai shadaqah ke masyarakat.

Lebih lanjut, Maulani mengungkapkan kedepannya, Unilever MCOE akan terus berinovasi dan menggandeng lebih banyak lagi mitra dan melahirkan produk-produk dan program pemberdayaan masyarakat.

“Unilever MCOE akan terus berinovasi dan menggandeng lebih banyak lagi mitra untuk melahirkan produk-produk dan program pemberdayaan masyarakat yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen muslim sekaligus berkontribusi memberikan dampak yang positif yang lebih luas untuk komunitas muslim di Indonesia,” tandasnya.

 

#Women for Women

What's On Fimela
Loading