Fimela.com, Jakarta - Rumah yang rapi bukan hasil kerja keras berjam-jam setiap hari, Sahabat Fimela. Ada kebiasaan wanita yang membuat rumah terasa lebih rapi tanpa banyak tenaga, yaitu langkah kecil yang dilakukan berulang dan konsisten.
Melansir dari studi Saxbe dan Repetti berjudul No Place Like Home: Home Tours Correlate With Daily Patterns of Mood and Cortisol (2010) di jurnal Personality and Social Psychology Bulletin, perempuan yang menggambarkan rumahnya berantakan cenderung memiliki pola hormon stres yang kurang sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa kerapian berkaitan erat dengan ketenangan.
Nah, berikut tujuh kebiasaan sederhana yang bisa dicoba mulai hari ini.
Advertisement
Advertisement
1. Langsung Kembalikan Barang ke Tempatnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359707/original/060594200_1790571500-pexels-karola-g-6660254.jpg)
Kebiasaan ini terdengar sepele, tetapi dampaknya besar. Setelah memakai barang, langsung kembalikan ke tempat asalnya. Kunci, tas, dan piring cukup ditaruh sesuai tempat, bukan ditumpuk untuk dirapikan nanti.
Cara ini mencegah tumpukan kecil menjadi berantakan besar. Waktunya hanya beberapa detik, tetapi menghemat tenaga berjam-jam di akhir pekan.
Sahabat Fimela bisa mulai dari satu area, misalnya meja makan atau meja kerja. Setelah terbiasa, lanjutkan ke area lain.
2. Sisihkan 10 Sampai 15 Menit untuk Reset Malam
Sebelum tidur, luangkan waktu singkat untuk merapikan area yang paling sering dipakai. Ruang tamu, dapur, dan meja kerja adalah titik yang paling mudah berantakan.
Setel pengatur waktu agar tidak berlarut-larut. Begitu waktu habis, berhenti dan istirahat.
Bangun tidur di rumah yang sudah tertata membuat pagi terasa lebih ringan. Kamu juga tidak perlu merapikan dari nol saat energi masih rendah.
3. Beri Setiap Barang tempat yang Jelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359708/original/072362400_1790571500-pexels-karola-g-8545831.jpg)
Rumah cepat berantakan ketika barang tidak punya tempat tetap. Siapkan rak, keranjang, atau laci khusus untuk setiap kelompok barang.
Misalnya, satu wadah untuk surat dan dokumen, satu untuk mainan, dan satu untuk perlengkapan mandi. Tempatkan wadah dekat lokasi barang biasa dipakai agar mudah dijangkau.
Buat pelabelan sederhana agar seluruh anggota keluarga tahu di mana barang harus disimpan. Dengan begitu, rumah tetap tertata tanpa harus selalu diarahkan.
Advertisement
4. Kurangi Barang yang Tidak Terpakai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359709/original/083504900_1790571500-pexels-shvets-production-7512847.jpg)
Semakin sedikit barang, semakin sedikit yang perlu dirapikan. Sisihkan waktu sesekali untuk memilah pakaian, peralatan dapur, dan kertas yang sudah tidak terpakai.
Studi McMains dan Kastner berjudul Interactions of Top-Down and Bottom-Up Mechanisms in Human Visual Cortex (2011) di Journal of Neuroscience menemukan bahwa banyak benda dalam pandangan mata saling bersaing merebut perhatian otak. Akibatnya, sulit fokus dan lebih cepat lelah.
Gunakan aturan sederhana: jika ada barang baru masuk, satu barang lama keluar. Barang layak pakai bisa disumbangkan.
5. Bersih-Bersih Sambil Beraktivitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359710/original/090568700_1790571500-pexels-silverkblack-36715260.jpg)
Tidak semua pekerjaan rumah butuh waktu khusus. Lap meja saat menunggu air mendidih, atau rapikan bantal sambil menelepon.
Kebiasaan menyisipkan tugas kecil di sela aktivitas membuat rumah terjaga tanpa terasa melelahkan. Kegiatan singkat seperti ini juga lebih mudah dijalani dibanding menunggu waktu luang yang panjang.
Simpan kain lap dan semprotan pembersih di lokasi yang mudah dijangkau. Semakin dekat alatnya, semakin besar kemungkinan Kamu melakukannya.
6. Siapkan Wadah dan Penyimpanan yang Sederhana
Penyimpanan rumit justru membuat barang malas dikembalikan. Pilih wadah terbuka atau berpenutup ringan agar tinggal dimasukkan tanpa banyak langkah.
Keranjang di dekat pintu untuk sepatu, kotak di kamar untuk pakaian kotor, dan hook di dinding untuk tas dapat membantu. Prinsipnya, makin mudah menyimpan, makin mudah rumah tetap rapi.
Gunakan ruang vertikal seperti rak dinding agar lantai tetap lega. Permukaan yang lapang akan membuat ruangan terlihat lebih bersih.
Advertisement
7. Libatkan Keluarga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359711/original/000425100_1790571501-pexels-ron-lach-8657200.jpg)
Rumah adalah tanggung jawab bersama. Bagi tugas sesuai usia dan kemampuan, misalnya anak merapikan mainan, pasangan mengurus sampah, dan kamu mengatur dapur.
Studi Saxbe dan Repetti (2010) mencatat bahwa perempuan yang merasa rumahnya penuh pekerjaan belum selesai menunjukkan respons stres yang lebih besar. Berbagi tugas bisa membantu mengurangi beban tersebut.
Buat jadwal sederhana yang mudah dilihat bersama. Apresiasi kecil seperti ucapan terima kasih membuat semua orang lebih semangat berkontribusi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kebiasaan Wanita yang Membuat Rumah Terasa Lebih Rapi
1. Apakah rumah yang rapi harus selalu minimalis?
Tidak. Rumah tetap bisa terasa hangat dengan banyak barang, asalkan setiap barang punya tempat dan mudah dirapikan.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membentuk kebiasaan rapi?
Tergantung pribadi masing-masing. Mulailah dari satu kebiasaan kecil dan lakukan setiap hari sampai terasa alami.
3. Bagaimana jika sulit konsisten karena sibuk bekerja?
Fokus pada kebiasaan singkat seperti mengembalikan barang langsung ke tempatnya dan reset malam 10 menit. Tugas kecil lebih mudah dipertahankan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359706/original/048558500_1790571500-pexels-julia-m-cameron-6994807.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314392/original/051560900_1785745326-b9e40f05-a19e-4f02-90dc-66a8136e080b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308292/original/047084100_1785135190-954fa401-c725-4c66-9d8a-3a86c2b422ae.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288716/original/064981200_1783330937-Trik_Menghilangkan_Bau_Gorengan_yang_Menempel_di_Rumah_Model_Bersihkan_Kompor_dan_Area_Sekitar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359659/original/007554200_1790569920-11932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1615408/original/065319800_1496726188-purewow.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111187/original/023809800_1783063078-IMG_1258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7241807/original/019116900_1780027083-front-view-woman-kid-relaxing-home_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359725/original/017985000_1790571919-IMG_5044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3925370/original/086758200_1644127682-pelecehan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358727/original/038444600_1790406860-033A9336.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359522/original/081738200_1790558296-502169.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359498/original/015219700_1790550009-WhatsApp-Image-2026-09-27-at-08.49.17.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359492/original/020093000_1790548425-IMG-20260927-WA0054-768x512.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293872/original/094671000_1783757248-pexels-pavel-danilyuk-6340665.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293845/original/023091300_1783755589-pexels-polina-tankilevitch-6625453.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293404/original/040789000_1783700105-IMG_1946.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293385/original/095176400_1783698901-IMG_1943.jpeg)