Fimela.com, Jakarta - Orang yang nyaman dengan rutinitas yang sama setiap hari biasanya punya pola yang mudah dikenali. Mereka bangun di jam yang sama, menyiapkan sarapan dengan cara yang sama, melewati rute yang sama, bahkan memesan menu favorit yang itu-itu saja.
Bagi sebagian orang, kebiasaan seperti ini tampak monoton dan membosankan. Namun, menurut psikologi, ada penjelasan lain di baliknya. Otak setiap orang tidak selalu bereaksi sama terhadap hal-hal yang sudah akrab. Bagi sebagian orang, sesuatu yang familier justru memberi rasa tenang dan kepuasan yang lebih besar. Perbedaan itu tampak lewat sejumlah kebiasaan yang selama ini sering disalahartikan. Berikut adalah kepribadian orang yang merasa nyaman dengan rutinitas yang sama setiap hari sebagaimana dilansir fimela.com dari berbagai sumber, Rabu (7/10/2026).
Advertisement
1. Cepat Menyadari Perubahan Kecil di Sekitarnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592832/original/027346900_1695985243-that-woman-sat-bed-raised-her-hand-put-laptop-pillow_1_.jpg)
Cobalah masuk ke rumah mereka, lalu pindahkan satu benda. Geser letak bantal, atau pindahkan tanaman beberapa langkah dari tempat biasanya. Besar kemungkinan mereka langsung menyadarinya, bahkan sebelum bisa menjelaskan apa persisnya yang berubah.
Ini bukan sekadar bakat unik. Cara kerja sistem persepsi mereka memang membuat mereka lebih peka terhadap lingkungan. Penelitian tentang sensory processing sensitivity, sebagaimana dilansir laman Bolde, menunjukkan bahwa orang dengan tingkat sensitivitas ini cenderung menangkap detail kecil yang luput dari perhatian orang lain. Mereka juga mengolah informasi dari sekitarnya dengan lebih mendalam.
Saat seseorang sangat mengenal sebuah tempat, otaknya menyimpan gambaran rinci tentang bagaimana segala sesuatu seharusnya berada. Akibatnya, penyimpangan sekecil apa pun dari pola itu terasa lebih cepat. Kepekaan yang sama bisa membuat mereka mudah membaca perubahan suasana hati orang lain, pergeseran kecil dalam sebuah hubungan, atau firasat bahwa ada yang tidak beres, meski belum tahu sebabnya.
Semakin kuat rasa familier terhadap sesuatu, semakin jelas pula gambaran internal tentang kondisi normalnya. Ketika ada yang menyimpang dari gambaran itu, mereka langsung menyadarinya.
2. Punya Cara Khusus untuk Menyelesaikan Hal-Hal Kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3168004/original/014660700_1593662633-pretty-women-talking-while-studying_23-2147774778.jpg)
Piring ditata di rak dengan urutan tertentu. Tempat tidur dirapikan lewat langkah yang selalu sama. Rutinitas pagi berjalan mengikuti pola yang bagi orang lain mungkin terlihat aneh atau tidak perlu.
Biasanya ada alasan di balik pola tersebut. Kebiasaan itu terbentuk dan disempurnakan lewat pengulangan, sampai akhirnya menjadi cara yang menurut mereka paling efektif. Para psikolog yang meneliti rutinitas sebagaimana dilansir dari Bolde, menjelaskan bahwa kebiasaan harian yang dilakukan dengan sengaja bukanlah perilaku pasif. Rutinitas bisa menjadi struktur aktif yang memengaruhi cara kita berpikir dan merasa, bahkan tanpa kita sadari.
Karena itu, ketika seseorang bersikeras melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, orang lain mungkin menilainya keras kepala. Padahal, bisa jadi ia sudah mencoba berbagai cara dan akhirnya menemukan yang paling cocok. Mereka tidak melakukannya dengan cara yang sama karena tak mampu membayangkan cara lain. Mereka melakukannya dengan cara yang sama karena sudah mencoba cara-cara lainnya.
Advertisement
3. Merasa Tenang dan Terisi Energinya oleh Hal yang Sudah Dikenal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740260/original/059943300_1707655248-Ilustrasi_kerja__semangat__karyawan.jpg)
Bagi mereka, kembali ke kafe langganan, memutar lagu yang sama, atau menonton ulang serial favorit bukan tanda kurang imajinasi. Hal-hal yang sudah dikenal memberi rasa aman, sehingga pikiran bisa beristirahat dan tidak perlu terus-menerus menilai situasi baru.
Ketika tidak harus menebak apa yang akan terjadi, energi mental yang biasanya terpakai bisa dialihkan ke hal lain, misalnya menikmati momen yang sedang berlangsung. Itulah sebabnya orang yang nyaman dengan rutinitas sering terlihat lebih santai di tempat dan situasi yang akrab, dan lebih mudah lelah di lingkungan yang serba baru.
4. Butuh Waktu untuk Beradaptasi dengan Perubahan Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4429029/original/098270800_1684200414-pexels-andrea-piacquadio-3756168_1_.jpg)
Pindah kantor, ganti jadwal, atau mengubah kebiasaan yang sudah lama dijalani biasanya tidak mudah bagi mereka. Bukan berarti mereka menolak perubahan. Mereka hanya perlu waktu lebih lama untuk menyusun ulang gambaran internal tentang apa yang "normal" di situasi baru.
Dengan jeda yang cukup dan langkah yang bertahap, mereka umumnya bisa menyesuaikan diri dengan baik. Yang membuat mereka kewalahan biasanya bukan perubahan itu sendiri, melainkan perubahan yang datang mendadak dan tanpa persiapan.
Advertisement
5. Setia pada Pilihan yang Sudah Terbukti Cocok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5176322/original/088482600_1743079014-healthy-young-brunette-asian-woman-pants-beige-cardigan-sits-wooden-table-kitchen-smiles-holds-fresh-tasty-apple_197531-27800.jpg)
Mereka cenderung memakai merek yang sama, memesan menu yang sama, dan mempertahankan hubungan yang sudah terjalin lama. Sikap ini sering dibaca sebagai kurang berani mencoba, padahal sering kali ia lahir dari proses menyaring: setelah menemukan yang pas, mereka merasa tidak perlu terus mencari.
Kesetiaan semacam ini membuat mereka dikenal konsisten dan bisa diandalkan. Mereka tahu apa yang mereka suka, dan tidak merasa harus membuktikan apa pun lewat pilihan yang selalu berganti.
Rutinitas Bukan Tanda Kebosanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188937/original/053826900_1744718027-charming-brunette-woman-striped-pajamas-looks-alarm-clock-hugs-white-pillow_197531-27008.jpg)
Jadi, lain kali melihat seseorang yang nyaman dengan rutinitas yang sama setiap hari, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa hidupnya membosankan. Bisa jadi ia peka terhadap detail, punya metode yang sudah teruji, dan tahu persis apa yang membuatnya tenang. Setiap orang punya cara berbeda untuk merasa nyaman, dan bagi sebagian orang, rutinitas adalah pondasinya.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kepribadian Orang yang Merasa Nyaman dengan Rutinitas yang Sama Setiap Hari
1. Mengapa sebagian orang merasa nyaman dengan rutinitas yang sama setiap hari?
Karena bagi mereka, hal yang familier memberi rasa aman dan kepuasan yang lebih besar dibanding hal yang serba baru.
2. Mengapa mereka cepat sadar saat ada benda yang bergeser?
Mereka menyimpan gambaran yang sangat rinci tentang kondisi normal suatu tempat, sehingga penyimpangan kecil langsung terasa.
3. Apakah cara mereka yang selalu sama berarti mereka kaku?
Belum tentu. Biasanya pola itu hasil mencoba berbagai cara dan memilih yang paling efektif bagi mereka.
4. Mengapa mereka butuh waktu saat menghadapi perubahan besar?
Mereka perlu menyusun ulang gambaran internal tentang apa yang normal, jadi perubahan mendadak terasa lebih berat.
5. Apakah setia pada pilihan yang sama berarti takut mencoba hal baru?
Tidak selalu. Sering kali itu tanda bahwa mereka sudah menemukan pilihan yang cocok dan merasa tidak perlu terus mencari.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5235851/original/072546600_1748437174-happy-young-asian-woman-feel-success-winning-celebrating-sitting-with-laptop-smartphone-c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2404949/original/098614200_1541832169-Anthony_Tran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4554510/original/049086300_1693216597-anthony-tran-3B6RfJQKBEM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362608/original/047179800_1790823818-46364.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367229/original/048697500_1791339064-4d2426d6-7b04-4ebc-a0ee-0b887d9eb21f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295265/original/026826000_1783922275-pexels-gustavo-fring-7155934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111664/original/072805600_1783064065-IMG_1262.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111187/original/023809800_1783063078-IMG_1258.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139939/original/076629500_1740130101-IMG-20250221-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367905/original/076458000_1791366658-0L5A8111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367947/original/026456400_1791367804-485192.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3974891/original/000604200_1648197227-20220325-FOTO---INDRA-KENZ-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367700/original/041869800_1791361251-IMG_20261007_141409_764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368009/original/063689000_1791370232-WhatsApp_Image_2026-10-07_at_17.40.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367814/original/063888400_1791363523-WhatsApp_Image_2026-10-07_at_15.41.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367944/original/068106600_1791367565-full-shot-woman-using-body-cream.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548456/original/094932700_1775541517-pexels-karola-g-7281629.jpg)