Sukses

Lifestyle

Ciri Orang yang Mematikan Notifikasi HP agar Tidak Merasa Terganggu Menurut Psikologi

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernah nggak kamu mematikan notifikasi HP supaya tidak bolak-balik mengecek layar saat sedang quality time? Di tengah pesan masuk dan obrolan grup, terkadang kita ingin menghindar sejenak dan tidak terlibat dalam percakapan tersebut.

Kebiasaan ini kabarnya berkaitan dengan cara seseorang mengelola perhatian dan merespons gangguan. Studi dalam jurnal Computers in Human Behavior berjudul “Batching smartphone notifications can improve well-being” yang diterbitkan pada 2019 menemukan bahwa mengelompokkan notifikasi bisa membantu mengurangi stres dan membuat pengguna merasa lebih mampu mengendalikan penggunaan ponsel.

Lantas, apa saja ciri orang yang memilih mematikan notifikasi HP agar aktivitasnya tidak terganggu? Simak informasi selengkapnya, dihadirkan Fimela, Rabu (14/10).

1. Memilih Fokus pada Aktivitas yang Sedang Dikerjakan

Dalam psikolgi, orang yang mematikan notifikasi HP biasanya ingin menyelesaikan satu kegiatan tanpa harus berhenti setiap kali layar menyala. Kamu mungkin pernah mengalaminya saat bekerja, membaca buku, atau menyelesaikan tugas rumah, lalu perhatian teralihkan karena pesan masuk.

Kebiasaan mengatur notifikasi bisa membantu seseorang menentukan kapan harus merespons pesan dan kapan perlu melanjutkan pekerjaan. Dengan begitu, perhatian nggak terus berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain.

Buat kamu yang punya kebiasaan ini, mematikan notifikasi bisa menjadi cara untuk mengatur penggunaan HP. Namun, kebiasaan tersebut bukan bukti bahwa seseorang punya kemampuan fokus yang sama dalam setiap situasi.

2. Memahami Batas antara Waktu Pribadi dan Urusan Orang Lain

Sebagian orang mematikan notifikasi ketika sedang beristirahat atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Mereka ingin menentukan sendiri kapan akan membuka pesan, bukan langsung merespons setiap pemberitahuan yang muncul.

Kebiasaan ini berkaitan dengan cara seseorang menetapkan batas dalam berkomunikasi. Kamu tetap bisa menerima pesan dari teman atau rekan kerja tanpa harus menjawabnya saat itu juga, selama tidak ada urusan yang membutuhkan respons segera.

Batas tersebut juga membantu mengatur waktu untuk diri sendiri. Sahabat Fimela, kamu bisa mencoba mematikan notifikasi grup saat makan atau sebelum tidur, lalu memeriksa pesan ketika waktu yang kamu tentukan tiba.

3. Menyadari Pengaruh Notifikasi terhadap Perhatian

Orang yang memilih menonaktifkan notifikasi mungkin menyadari bahwa bunyi atau getaran HP membuat mereka ingin segera memeriksa layar. Bahkan ketika tidak membuka pesan, perhatian bisa teralihkan karena muncul rasa penasaran tentang siapa yang menghubungi.

Penelitian berjudul The Attentional Cost of Receiving a Cell Phone Notification yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance pada 2015 menemukan bahwa notifikasi saja bisa mengganggu kinerja dalam tugas yang membutuhkan perhatian.

Temuan ini membantu menjelaskan mengapa sebagian orang memilih mengurangi pemberitahuan dari HP. Jika kamu merasa sering kehilangan alur pekerjaan setelah mendengar bunyi notifikasi, mengatur pemberitahuan bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi gangguan tersebut.

4. Tidak Merasa Harus Membalas Pesan saat Itu Juga

Sebagian orang terbiasa memeriksa pesan ketika punya waktu, bukan setiap kali notifikasi masuk. Mereka memahami bahwa pesan dari teman, keluarga, atau rekan kerja tidak selalu membutuhkan jawaban saat itu juga.

Kebiasaan ini bisa membantu seseorang mengatur waktu komunikasi sesuai kebutuhan. Misalnya, kamu memilih menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu sebelum membalas obrolan grup yang tidak berkaitan dengan tugas tersebut.

Meski begitu, mematikan notifikasi bukan berarti mengabaikan orang lain. Kamu tetap bisa memberi tahu orang terdekat tentang waktu yang biasanya kamu gunakan untuk membalas pesan, terutama jika ada urusan yang membutuhkan koordinasi.

5. Mengatur Penggunaan Media Sosial

Orang yang mematikan notifikasi media sosial mungkin ingin mengurangi kebiasaan membuka aplikasi hanya karena ada pemberitahuan baru. Mereka memilih masuk ke aplikasi ketika memang ingin melihat kabar teman, membaca informasi, atau membalas komentar.

Cara ini membantu membedakan kebutuhan menggunakan media sosial dengan kebiasaan membuka aplikasi secara spontan. Kamu juga bisa memilih notifikasi yang masih diperlukan, misalnya pesan langsung, sementara pemberitahuan lain dinonaktifkan.

Sahabat Fimela, kamu nggak harus mematikan semua notifikasi sekaligus. Coba periksa aplikasi yang paling sering mengalihkan perhatian, lalu sesuaikan pengaturannya dengan kebutuhan sehari-hari agar penggunaan HP tetap mendukung aktivitasmu.

6. Menyesuaikan Cara Berkomunikasi dengan Kebutuhan Diri

Orang yang mematikan notifikasi juga bisa sedang mencari cara berkomunikasi yang sesuai dengan rutinitasnya. Mereka mungkin tetap ingin terhubung dengan teman, tetapi tidak ingin setiap percakapan masuk memengaruhi kegiatan yang sedang dilakukan.

Pilihan tersebut dapat berubah sesuai situasi. Saat bekerja, seseorang mungkin menonaktifkan notifikasi grup, sedangkan ketika menunggu kabar keluarga, ia memilih mengaktifkan panggilan atau pesan dari kontak tertentu.

Karena itu, kebiasaan mematikan notifikasi tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai kepribadian seseorang. Hal yang perlu diperhatikan adalah apakah pengaturan tersebut membantu kamu menjalani aktivitas, menjaga komunikasi, dan menggunakan HP sesuai kebutuhan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ciri Orang yang Mematikan Notifikasi HP

1. Apakah mematikan notifikasi HP baik untuk kesehatan mental?

Mengurangi notifikasi bisa membantu menekan gangguan saat beraktivitas. Dampaknya berbeda pada setiap orang, sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.

2. Mengapa seseorang memilih mematikan notifikasi HP?

Alasannya beragam, mulai dari ingin berkonsentrasi, mengatur waktu istirahat, hingga mengurangi kebiasaan memeriksa ponsel berulang kali.

3. Apakah mematikan notifikasi berarti seseorang antisosial?

Tidak. Kebiasaan tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang menghindari hubungan sosial. Ia mungkin hanya ingin mengatur waktu komunikasi.

4. Apakah notifikasi HP bisa mengganggu konsentrasi?

Ya. Penelitian menunjukkan bahwa notifikasi dapat mengalihkan perhatian meskipun pengguna tidak langsung membuka ponselnya.

5. Bagaimana cara mengurangi gangguan notifikasi HP?

Nonaktifkan pemberitahuan yang tidak diperlukan, gunakan mode Jangan Ganggu saat bekerja, dan tentukan waktu untuk memeriksa pesan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading