Sukses

Lifestyle

12 Jurnalis Perempuan Naik ke Atas Panggung, Menyelami Kisah Ismail Marzuki Lewat Teater Musikal

Fimela.com, Jakarta - Selama ini, jurnalis terbiasa berada di balik layar sebuah pertunjukan. Menyaksikan, mencatat, mewawancarai, kemudian mengolahnya menjadi cerita untuk pembaca. Namun, melalui Musikal Jurnalis, peran tersebut berubah. Sebanyak 15 jurnalis dari berbagai media Indonesia mendapat kesempatan untuk meninggalkan sejenak meja redaksi dan merasakan langsung proses menjadi pemain teater musikal.

Menariknya, dari 15 jurnalis yang terlibat dalam Fragmen Musikal Payung Fantasi, mayoritas merupakan perempuan. Sebanyak 12 jurnalis perempuan mengambil bagian dalam pementasan yang digelar Galeri Indonesia Kaya tersebut. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari ensemble, tetapi juga menghidupkan sejumlah karakter perempuan yang hadir dalam perjalanan hidup komponis legendaris Indonesia, Ismail Marzuki.

Pementasan ini menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya sekaligus menjadi pengalaman perdana bagi GIK menghadirkan Musikal Jurnalis. Para jurnalis diajak mengenal lebih dekat sosok Ismail Marzuki melalui fragmen musikal yang diadaptasi dari Serial Musikal Payung Fantasi di kanal YouTube Indonesia Kaya.

 

Dominasi Perempuan dalam Kisah Ismail Marzuki

Dari 15 pemeran, 12 di antaranya adalah jurnalis perempuan yang berasal dari berbagai media. Mereka mengisi karakter yang beragam, mulai dari sosok yang dekat dengan kehidupan pribadi Ismail Marzuki hingga karakter yang merepresentasikan suasana sosial dan perjuangan pada masanya.

Ecka Pramita dari Cantika.com memerankan Eulis, sementara Tania Luthfina dari VOLIX hadir sebagai Eulis Muda. Ada pula Romaida dari JPNN.com yang memainkan karakter Rachmi, Desy Yuliastuti dari Fortune Indonesia sebagai Nenek Titiek, dan Elise D Ratnasari dari CNNIndonesia.com yang berperan sebagai Aryati.

Karakter perempuan lainnya dihidupkan oleh Vinsensia Ariesta Dianawanti dari Fimela.com sebagai Mpok Royani, Poetri Hanzani dari Nakita.grid.id sebagai Mpok Suryani, Aulia Putriningtias dari Medcom.id sebagai Mpok Rohmah, serta Zakiyatul Azizah dari Puanpertiwi.com sebagai Roekiyah.

Sementara itu, Christine Laifa dari TFR News tampil sebagai Penyiar Radio dan Avissa Harness dari kumparanWOMAN berperan sebagai Penghubung. Komposisi tersebut dilengkapi tiga jurnalis laki-laki, yaitu Ali Sobri dari Zetizens.id sebagai Ismail Marzuki, Viqi Jagau dari Suaramerdeka.com sebagai Babe Marzuki, serta Dinno Baskoro dari VOI.id sebagai Kartolo. Dian Maharani dari Kompas.com turut memerankan Pejuang Kemerdekaan.

Komposisi ini menciptakan dinamika menarik dalam pementasan. Para jurnalis perempuan tidak hanya menjadi pelengkap cerita, tetapi justru mengisi banyak karakter penting yang membuat kisah Ismail Marzuki terasa lebih hidup dari berbagai sudut pandang.

 

Dari Meja Redaksi ke Panggung Pertunjukan

Bagi para jurnalis, tantangan terbesar tentu bukan sekadar menghafalkan dialog. Mereka harus belajar bagaimana menyampaikan cerita tanpa mengandalkan tulisan.

Selama 12 kali pertemuan latihan, para peserta menjalani proses yang mencakup eksplorasi karakter, latihan vokal, penghayatan cerita, koreografi, hingga persiapan tampil di atas panggung. Proses tersebut didampingi Pasha Prakasa sebagai sutradara, bersama Dani Dumadi selaku penata vokal dan Hazim Suhadi sebagai pianis.

Pengalaman ini menjadi bentuk pertukaran peran yang menarik. Para jurnalis yang biasanya datang untuk meliput pertunjukan kini harus memahami bagaimana sebuah karakter dibangun, bagaimana vokal dan gerak disatukan, serta bagaimana setiap pemain saling mendukung agar cerita dapat tersampaikan secara utuh.

Salah satunya dirasakan Ariesta Dian dari Fimela.com. Sebagai editor yang sehari-hari terbiasa mengolah cerita melalui tulisan, ia kali ini harus menghidupkan karakter Mpok Royani, seorang perempuan Betawi yang hadir dalam kehidupan Ismail Marzuki.

Peran tersebut membuatnya tidak hanya mempelajari dialog, tetapi juga mencoba memahami karakter dan suasana zaman yang menjadi latar cerita. Bersama para pemain perempuan lainnya, Dian menjadi bagian dari wajah-wajah perempuan yang mengisi perjalanan musikal tersebut.

 

Menghidupkan Kembali Warisan Ismail Marzuki

Fragmen Musikal Payung Fantasi membawa penonton menyusuri perjalanan Ismail Marzuki, mulai dari kecintaannya terhadap musik, karier bersama Orkes Lief Java, kisah cintanya dengan Eulis, hingga perjuangannya menyuarakan semangat kemerdekaan.

Kisah tersebut dirangkai melalui dialog, musik, dan gerak panggung. Lima lagu karya Ismail Marzuki turut dibawakan, yakni Payung Fantasi, Pasar Gambir, Dari Mana Datangnya Asmara, Halo-Halo Bandung, dan Indonesia Pusaka. Pertunjukan juga menghadirkan Matahari Terbit, lagu orisinal dari Serial Musikal Payung Fantasi karya Ivan Tangkulung.

Kehadiran para jurnalis perempuan dalam jumlah dominan memberikan warna tersendiri pada pementasan. Mereka menghadirkan karakter-karakter perempuan dengan latar dan kepribadian berbeda, sekaligus memperlihatkan bagaimana kisah seorang tokoh besar dalam sejarah musik Indonesia dapat dibaca melalui pengalaman dan perspektif yang beragam.

 

Pengalaman Baru yang Mempertemukan Jurnalisme dan Seni

Musikal Jurnalis pada akhirnya bukan hanya tentang mengajak para jurnalis bermain teater. Lebih dari itu, program ini membuka kesempatan bagi mereka untuk memahami seni pertunjukan dari sisi yang selama ini jarang mereka lihat secara langsung.

Jika sebelumnya mereka bertugas menceritakan karya seni kepada masyarakat, kali ini mereka ikut merasakan proses panjang di balik sebuah pementasan. Ada latihan, rasa gugup, kesalahan, penyesuaian, hingga kepuasan ketika seluruh elemen akhirnya bertemu di atas panggung.

Bagi Galeri Indonesia Kaya, pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya membuka ruang bagi masyarakat untuk semakin dekat dengan seni dan budaya Indonesia. Sementara bagi para jurnalis, khususnya 12 perempuan yang ikut mengambil peran, panggung ini menjadi kesempatan untuk mencoba sisi kreatif yang berbeda dari profesi mereka.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading