Fimela.com, Jakarta - Bekerja di kantor sering kali membuat seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya dalam posisi duduk. Dari mengejar tenggat waktu, mengikuti rapat daring, hingga menyelesaikan laporan, aktivitas harian bisa terasa padat tanpa disadari. Ketika pekerjaan selesai, jumlah langkah yang tercatat di ponsel atau smartwatch pun terkadang masih jauh dari target. Padahal, ada berbagai tips jalan kaki yang bisa diterapkan di sela-sela kesibukan kerja agar tubuh tetap aktif, mulai dari berjalan sebentar saat istirahat hingga memilih tangga dibandingkan lift.
Dilansir dari Northwestern Medicine, berjalan kaki merupakan cara sederhana untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan. Namun, angka 10.000 langkah bukan target mutlak yang harus dicapai setiap orang. Jumlah langkah yang sesuai dapat berbeda bergantung pada kondisi dan kebiasaan masing-masing. Karena itu, menambah aktivitas secara bertahap dan konsisten bisa menjadi langkah awal yang realistis. Bagi Sahabat Fimela yang bekerja di lingkungan korporat, menambah langkah tidak harus berarti meluangkan satu jam khusus untuk berjalan kaki. Aktivitas kecil yang diselipkan di sela rutinitas juga dapat membantu meningkatkan jumlah langkah harian.
Misalnya, berjalan sebentar sebelum mulai bekerja, mengambil air minum sendiri, atau bergerak sejenak setelah menyelesaikan satu tugas bisa menjadi bagian dari tips jalan kaki untuk menambah langkah harian. Kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat membantu mengurangi waktu yang dihabiskan dalam posisi duduk. Kuncinya adalah tidak menunggu waktu luang yang panjang untuk mulai bergerak. Dengan menyusun rutinitas yang sesuai jadwal kerja, target langkah bisa terasa lebih mudah didekati tanpa membuat hari semakin melelahkan.
Advertisement
Advertisement
5 Cara Menambah Langkah Harian di Tengah Kesibukan Kantor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378325/original/046984900_1792498787-pexels-yankrukov-8199199.jpg)
1. Mulai Bergerak Sebelum Jam Kerja
Jika memungkinkan, sempatkan berjalan kaki selama beberapa menit sebelum mulai bekerja. Bisa berjalan di sekitar rumah atau turun dari kendaraan di lokasi yang aman untuk melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Pilih cara yang tidak membuat perjalanan menjadi terburu-buru.
2. Gunakan Waktu Istirahat untuk Berjalan
Jam makan siang bisa menjadi kesempatan untuk keluar dari meja kerja. Setelah makan, coba berjalan santai di sekitar gedung kantor atau area yang nyaman. Selain menambah langkah, jeda ini juga memberi kesempatan untuk beristirahat sejenak dari layar laptop.
3. Pilih Tangga Jika Memungkinkan
Untuk perjalanan singkat antar lantai, tangga bisa menjadi alternatif lift selama kondisi tubuh memungkinkan dan aksesnya aman. Tidak perlu memaksakan diri menaiki banyak lantai sekaligus. Mulailah dari jarak yang nyaman, lalu sesuaikan dengan kemampuan.
4. Jadwalkan Jeda Gerak di Antara Pekerjaan
Saat fokus mengerjakan tugas, seseorang bisa tidak menyadari bahwa dirinya sudah duduk cukup lama. Cobalah memasang pengingat untuk berdiri, melakukan peregangan ringan, atau berjalan sebentar setiap beberapa waktu. Sesuaikan jeda dengan kebutuhan pekerjaan agar tidak mengganggu rapat atau tugas yang membutuhkan konsentrasi penuh.
5. Manfaatkan Panggilan Telepon untuk Berjalan
Jika sedang melakukan panggilan yang tidak mengharuskan melihat layar atau mencatat secara intensif, bisa berjalan perlahan di area yang aman. Cara ini dapat diterapkan saat berbicara dengan rekan kerja maupun mengikuti diskusi informal, selama situasinya memungkinkan.
Setiap kebiasaan tersebut bisa disesuaikan dengan kondisi kantor. Tidak semua strategi harus dilakukan sekaligus. Pilih beberapa yang paling realistis, kemudian pertahankan hingga terasa lebih alami dalam rutinitas sehari-hari.
Bikin Target 10.000 Langkah Lebih Realistis dengan Rutinitas yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378327/original/076125600_1792498788-pexels-mart-production-8165438.jpg)
Salah satu tantangan terbesar dalam memenuhi target 10.000 langkah adalah mempertahankannya di tengah jadwal kerja yang berubah-ubah. Ada hari ketika pekerjaan terasa lebih santai, tetapi ada pula waktu ketika rapat dan tenggat waktu membuat seseorang hampir tidak beranjak dari kursi. Karena itu, membangun kebiasaan yang fleksibel bisa menjadi strategi yang lebih realistis.
Kalian dapat memulai dengan memantau jumlah langkah harian selama beberapa hari untuk mengetahui kebiasaan saat ini. Jika jumlahnya masih jauh dari target, tidak perlu langsung memaksakan diri mencapai 10.000 langkah. Tambahkan aktivitas secara bertahap, misalnya dengan menyisipkan satu sesi berjalan kaki setelah makan siang atau sebelum pulang kerja.
Membagi target menjadi beberapa bagian juga dapat membantu. Alih-alih hanya memeriksa jumlah langkah pada malam hari, lihat perkembangannya pada pagi, siang, dan sore. Dengan begitu, kalian bisa mengetahui kapan perlu menambah aktivitas tanpa harus mengejar semuanya menjelang waktu tidur. Agar lebih menyenangkan, pilih rute yang aman dan nyaman, dengarkan musik ketika situasinya memungkinkan, atau ajak rekan kerja berjalan bersama saat istirahat. Aktivitas ini juga bisa menjadi kesempatan untuk berbincang di luar suasana formal kantor.
Meski begitu, jangan jadikan angka di layar sebagai sumber tekanan baru. Jika sedang kelelahan atau kondisi tubuh tidak memungkinkan, sesuaikan aktivitas dan beristirahatlah ketika diperlukan. Target langkah seharusnya membantu membangun kebiasaan aktif, bukan menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan tubuh.
Pada akhirnya, hidup lebih aktif tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Dengan memanfaatkan perjalanan, jeda kerja, dan waktu luang secara cerdas, anak korporat bisa meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap. Mulailah dari kebiasaan kecil yang paling mungkin dilakukan, lalu bangun konsistensi sesuai kemampuan. Sebab, langkah yang dilakukan secara rutin lebih mudah dipertahankan daripada target besar yang terasa memberatkan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378324/original/009522800_1792498786-pexels-cottonbro-6538861.jpg)
![Sederet artis Tanah Air hadirkan inspirasi kebaya modern di perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mana yang jadi favoritmu? [@lunamaya @bubahalfian @raffinagita1717]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LuJvZfc01ZS4sd2WqEUlkD128-k=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326579/original/010060200_1787028064-collage-1787026780260.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378425/original/065820900_1792512797-Scene_Stills_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378355/original/053178400_1792500585-SnapInsta.to_825276783_18649213993053051_4970015127567444414_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378312/original/002179300_1792498113-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_18.30.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378298/original/032984600_1792497018-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_16.27.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377597/original/053580300_1792470533-family-car-ride-laughing-kids-baby-road.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572813/original/016259900_1777870791-medium-shot-kid-with-tablet-plane_1_.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4847216/original/065253100_1717033085-pexels-liza-summer-6347538.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501289/original/065172500_1770892932-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441751/original/077518700_1765516997-medium-shot-woman-girl-playing-memory-game.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547486/original/041802400_1775460284-prostooleh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314373/original/019217700_1785744561-pexels-dmitry-rodionov-30680377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354984/original/074492100_1790068177-pexels-pavel-danilyuk-7938005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3982433/original/004756800_1648857836-WhatsApp-Image-2022-03-29-at-12.07.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378402/original/067455800_1792506163-IMG-20261020-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375590/original/006527600_1792163236-IMG_1589.JPG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378432/original/029283900_1792513369-1001779425.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378409/original/069956800_1792509820-IMG_5231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377709/original/001167800_1792476388-000_D3T98HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378425/original/065820900_1792512797-Scene_Stills_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378312/original/002179300_1792498113-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_18.30.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378298/original/032984600_1792497018-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_16.27.52.jpeg)