Sukses

Parenting

Ciri Anak Alergi Telur

Beberapa anak terkadang memiliki masalah ketika mereka mengkonsumsi sesuatu yang mengandung protein dan hal seperti ini lebih sering disebut dengan alergi. Telur biasanya menjadi penyebab utama terjadinya alergi pada anak.

Beberapa ibu biasanya kurang tanggap terhadap masalah alergi yang dialami oleh buah hatinya. Guna mengetahui apa saja yang menjadi ciri-ciri bahwa putra putri anda mengalami alergi telur, maka kidshealth.org telah merangkumkan sejumlah gejala yang dialami akibat alergi tersebut.

Kulit

Ciri pertama terjadinya alergi pada telur biasanya Nampak pada kulit si kecil. Biasanya terdapat bercak-bercak merah dan bengkak pada bagian kulit anak dan terasa gatal.

Pencernaan

Selain pada kulit, anak yang terkena alergi telur biasanya juga mengalami masalah pada pencernaan mereka. Sakit perut, diare, mual, muntah dan rasa gatal di sekitar mulut akan menyertainya terjadinya alergi pada telur ini.

Sistem Pernafasan

Alergi telur biasanya juga mempengaruhi sistem pernafasan anak. Dalam hal ini anak akan merasa sulit untuk bernafas dan biasanya mereka juga akan mengeluarkan ingus secara terus menerus.

Masalah Kardiovaskular

Jika cukup parah, alergi telur juga bisa mengganggu system kardiovaskular. Detak jantung yang kencang, tekanan darah rendah dan gangguan jantung biasanya menjadi ciri dari alergi telur pada anak.

Meski gejala-gejala tersebut cukup mengkhawatirkan, akan tetapi, system kekebalan anak biasanya akan bisa dengan cepat mengatasi hal tersebut. Pasalnya, masalah alergi telut biasanya akan segera berakhir kala anak menginjak usia lima tahun. Jika memang masih berlanjut alangkah baiknya orang tua segera menghubungi dokter dan menghentikan konsumsi telur terutama di bagian kuning telur.

Oleh: Wahyu Kartika Wienanda

(vem/sfg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading