Sukses

Parenting

Demam BUKAN Tanda Tumbuhnya Gigi Pertama pada Anak

Sebagian besar orang tua percaya bahwa munculnya gigi pertama pada anak ditandai dengan demam. Bahkan ketika orang tua membawa anak ke dokter dikarenakan oleh demam, pendapat yang melintas di benak orang tua adalah bahwa gigi pertama anak sedang tumbuh. Padahal, munculnya gigi pertama pada anak tidak disertai dengan demam.

Sebuah penelitian yang dikerjakan oleh Joana Ramos-Jorge, seorang mahasiswa S3 di Universidade Federal de Minas Gerais di Brazil, yang dirangkum di www.health.usnews.com, menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara demam dengan tumbuhnya gigi pertama pada anak. Kerewelan dan aktifitas anak yang terus mengeluarkan air liur bisa jadi menjadi pertanda tapi tidak dengan demam.

Gigi pertama anak(biasanya dua gigi bawah depan) tumbuh saat anak berusia 4 hingga 7. Sebulan atau dua bulan kemudian, tumbuhlah empat gigi atas. Sebagain besar anak memiliki semua gigi utama pada umur 3 tahun.

Pada penelitiannya, para dokter gigi di Brazil melibatkan 47 anak berumur 5 bulan hingga 15 bulan selama 8 bulan. Pada saat gigi pertama mereka tumbuh, anak menjadi ingusan (keluarnya ingus dari hidung secara terus-menerus), diare, keluar bintik-bintik merah pada kulit, tidak nafsu makan, lebih sensitif, mengeluarkan air liur, dan susah tidur.

Selain hal di atas, suhu tubuh anak juga naik sekitar 98.24 derajat Fahrenheit atau 36.98 derajat Celcius. Namun, naiknya suhu tubuh tersebut tidak bisa dikatakan sebagai tanda dikarenakan masih dalam batasan suhu normal. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa demam bukanlah tanda tumbuhnya gigi pertama pada anak.

Oleh: Ninuk Retna Sumiarsih

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading