Sukses

Parenting

Benarkah Menyusui Lebih Lama Menuai Kritik?

Memutuskan kapan untuk berhenti menyusui sang buah hati merupakan salah satu keputusan krusial dalam hidup seorang ibu. Sebagian ibu akan mulai menghentikan asupan ASI saat bayinya mulai memasuki usia dua tahun, sebagian lain mungkin akan menyusui lebih lama hingga bayinya berusia sekitar tiga tahun. Namun, ternyata menyusui lebih lama juga dapat menuai kritik di kalangan masyarakat.

Sebagian besar masyarakat Indonesia lebih memilih untuk menyusui anaknya paling lama pada usia dua tahun. Bahkan ada yang sudah menghentikan asupan ASI bagi bayinya pada saat masih berusia satu atau satu setengah tahun. Jarang sekali ditemukan ada ibu-ibu yang masih menyusui hingga bayinya berusia di atas tiga tahun sebab masyarakat berpikir bahwa menyusui hingga balita merupakan hal yang tidak wajar.

Masyarakat berpikir bahwa menyusui hingga pada saat anak berusia balita akan membuat si anak tumbuh menjadi pribadi yang manja dan tidak mandiri. Padahal menurut breastfeeding-magazine.com menyusui lebih lama akan memberikan manfaat psikologis yang baik bagi anak salah satunya adalah membantu mereka untuk menangani stres dengan baik saat dewasa dan mengajarinya untuk lebih mandiri.

Perlu ladies sekalian ketahui bahwa rata-rata ibu menyusui di dunia ini hingga bayinya berusia sekitar empat tahun. Jadi, meskipun akan menuai kritik dari saudara, teman, serta masyarakat, ladies tak perlu ragu untuk tetap menyusui si kecil lebih lama. Sebab hanya ladies yang tahu yang terbaik bagi buah hati.

Oleh Lies Nureni

(vem/sfg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading