Sukses

Parenting

Apakah Bayi boleh Mengkonsumsi Tofu?

Tofu atau tahu adalah salah satu produk olahan kedelai yang telah lama dikenal orang sebagai makanan dengan kadar gizi yang tinggi. Selain teksturnya yang mudah untuk dimakan, kandungan gizi pada tofu itulah yang mendasari banyak para ibu memberikan tofu pada bayi mereka. Namun, apakah benar kandungan gizi pada tofu juga baik bagi bayi?

Telah menjadi topik panas diantara para peneliti tentang pengaruh kedelai dan semua produk olahannya terhadap perkembangan bayi.

Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan bahwa konsumsi kedelai dan produk olahannya dalam jangka waktu yang panjang dapat mengubah seorang anak laki – laki menjagi gay. Kesimpulan tersebut didasarkan pada pengaruh kedelai yang dapat meningkatkan produksi hormon estrogen didalam tubuh. Namun, penelitian lain mengungkapkan bahwa protein kedelai sangat baik bagi pertumbuhan anak.

Lalu, bagaimana fakta yang sebenarnya mengenai konsumsi tofu, produk olahan kedelai, untuk bayi?

Menurut artikel pada canigivemybaby.com, tofu atau produk olahan kedelai lainnya mengandung komponen protein yang terlalu keras bagi sistem pencernaan bayi. Konsumsi tofu untuk bayi yang masih sangat muda dikhawatirkan dapat mengganggu sistem pencernaan mereka, mengakibatkan sakit perut. Namun, bukan berarti bayi tidak boleh mengkonsumsi tofu dan produk olahan kedelai sama sekali.

Produk olahan kedelai seperti tofu dapat diberikan kepada bayi ketika mereka sudah menginjak usia 8bulan. Mengapa 8bulan? Karena pada usia itu, sistem pencernaan pada bayi sudah mulai berkembang, sehingga dapat mencerna protein kedelai dengan baik.

Semoga bermanfaat.

Oleh: Marintan Widi Lestari

(vem/tyn)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading