Sukses

Parenting

Pro dan Kontra Penggunaan Pacifier

Apakah anda memberikan pacifier kepada bayi anda? Tahukah anda sisi positif dan negatif penggunaan pacifier? Ada baiknya anda menyimak penjelasan dari mayoclinic.com berikut ini.

Sisi positif pacifier

1. Pacifier dapat menenangkan bayi yang rewel.

Sebagian besar bayi menjadi lebih tenang setelah mulutnya diberi pacifier.

2. Pacifier menjadi pengalihperhatian sementara.

Anda dapat menggunakan pacifier ketika bayi sedang diambil darahnya atau menjalani pemeriksanaan kesehatan.

3. Pacifier dapat membantu bayi tidur.

4. Pacifier dapat menenangkan bayi pada saat penerbangan.

Ketika bayi rewel karena tekanan udara di pesawat, anda dapat menggunakan pacifier untuk menenangkannya.

5. Pacifier dapat membantu mengurangi resiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Para peneliti menemukan bahwa terhadap hubungan antara penggunaan pacifier pada saat tidur dan berkurangnya resiko SIDS.

6. Pacifier dapat dibuang setelah digunakan.

Mayoclinic.com menambahkan bahwa penggunaan pacifier yang dapat dibuang setelah digunakan lebih baik daripada menghilangkan kebiasaan anak menggigit jari.

Sisi negatif pacifier

1. Penggunaan pacifier sejak awal dapat mengganggu konsumsi Air Susu Ibu (ASI).

Studi menunjukkan bahwa penggunaan pacifier sejak awal akan mengurangi durasi pemberian ASI eksklusif.

2. Bayi akan memiliki ketergantungan pada pacifier.

Apabila anda memberikan pacifier pada saat bayi tidur lalu mengambilnya dari mulut bayi, dikhawatirkan bayi akan menangis semalaman dan sulit tidur kembali.

3. Pacifier dapat meningkatkan resiko bayi mengalami infeksi telinga.

4. Penggunaan pacifier dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah pada gigi.

Gigi yang tidak tumbuh dengan sempurna adalah salah satu akibat dari penggunaan pacifier dalam jangka panjang.

Oleh: Nastiti Primadyastuti

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading