Sukses

Parenting

Pengaruh Pemanis Buatan Pada Kehamilan

Makanan manis memang digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Bahkan ibu hamil pun masih menyukai makanan manis. Sayangnya, tidak semua makanan manis yang dijual di toko dibuat dengan gula atau pemanis alami.

Bisa dibilang cukup sulit untuk mencari makanan manis dengan pemanis alami saat ini, kecuali jika Anda membuat sendiri di rumah. Pertanyaannya adalah apakah pemanis buatan tersebut aman bagi kehamilan? Babymed.com melansir informasi penting yang dapat Anda pelajari.

Pertama-tama, ketika Anda akan menggunakan pemanis buatan, pastikan Anda telah mendiskusikannya dengan dokter kehamilan tentang seberapa banyak yang bisa Anda konsumsi dan pemanis buatan mana yang aman bagi Anda. Ada dua jenis pemanis buatan yang sering ditemui yaitu Aspartam dan Sakarin.

Aspartam emrupakan sebuah pemanis buatan yang aman untuk dikonsumsi selama Anda tidak berlebihan. Biasanya pemanis jenis ini ditemukan pada diet soda atau produk lain yang menyandang nama sugar-free.

Kekhawatiran utama pada Aspartam adalah ketika ibu hamil memiliki penyakit genetis yang disebut phenylketonuria yang mencegah penguraian phenylalanine. Ketika protein tersebut tidak dapat diuraikan, besar kemungkinan bayi yang dilahirkan akan mengalami keterbelakangan mental.

Di lain sisi, Sakarin masih controversial. Selama ini Sakarin masih tidak menunjukkan tanda-tanda mengakibatkan cacat kelahiran. Hanya saja, Sakarin meningkatkan resiko kanker kemih pada anak. Hasil ini diperoleh dari penelitian yang dilakukan pada hewan.

Semuanya pasti ada batas normalnya. Karena itu, jangan berlebihan demi kesehatan Anda dan buah hati.

Oleh: Wahyu Wienanda

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading