Sukses

Parenting

Bercinta Dengan Miss V Kering Lebih Nikmat?

Ladies, dalam kehidupan seks, sebagian orang tak jarang terjebak pada beberapa mitos yang setidaknya secara kelimuan belum bisa diakui kebenarannya. Dan biasanya mitos ini sebagian besar dipercaya oleh masyarakat banyak, tak jarang pula memengaruhi pola hidup seks, terutama bagi kalangan pasangan suami-istri.

Salah satunya mitos tentang vagina kering yang menjadi dambaan kaum pria. Sebab, dengan vagina kering, keharmonisan kehidupan seks pasutri menjadi salah satu faktor untuk menuju kehidupan seks yang memuaskan kedua belah pihak. Benarkah?

Padahal kenyataannya vagina kering merupakan masalah umum yang kerap dialami oleh wanita, terutama wanita pra dan pasca menopause. Dalam kondisi tertentu beberapa wanita berusia muda juga terkadang mengalami gangguan ini. Vagina kering merupakan salah satu ciri dari vagina atrofi, yaitu kondisi di mana dinding vagina menipis, kering, kurang elastis karena kurangnya hormon estrogen.

Dijelaskan pada situs virtuawoman.org, faktanya vagina kering membuat perempuan tidak nyaman melakukan hubungan intim, justru vagina yang kering selama hubungan intim bisa membuat wanita merasa kesakitan dan tidak nyaman. Secara alamiah, vagina akan mengeluarkan cairan. Cairan inilah yang menjadikan vagina basah selama proses hubungan seks.

Vagina kering justru mengindikasikan bahwa wanita belum siap untuk melakukan hubungan intim. Mitos ini sangat kuat pengaruhnya, sehingga kemudian muncul produk-produk jamu dan kesehatan yang menawarkan jaminan vagina akan tetap kering.

Oleh: Ismaya Indri Astuti

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading