Sukses

Parenting

Perawatan Tali Pusar: Hati-hati Gejala Infeksi! (I)

Sesaat setelah buah hati anda lahir, maka bidan akan segera memotong tali pusarnya dan menyisakan “akar” tali pusar sepanjang dua hingga tiga sentimeter. Tali pusar yang tertinggal tersebut akan kering dan terlepas dengan sendirinya dari perut dalam waktu seminggu. Perawatan tali pusar agar tetap kering dan bersih harus dilakukan selama menunggu lepasnya tali pusar tersebut.

Kenapa menjaga tali pusar agar tetap kering dan bersih sangat penting? Pasalnya, tali pusar sangat rawan mengalami infeksi kuman-kuman yang berasal dari luar tubuh bayi. Infeksi kuman tersebut tidak jarang membahayakan kesehatan buah hati anda.

Ladies, anda perlu tahu ciri-ciri tali pusar yang terkena infeksi agar apabila sewaktu-waktu tali pusar si kecil mengalami infeksi anda bisa segera mengambil tindakan.

Dilansir dari laman www.nlm.nih.gov, tanda-tanda tali pusar yang terinfeksi oleh kuman adalah sebagai berikut:

Pertama, tali pusar berbau kurang sedap.

Tanda kedua adalah keluarnya cairan kekuningan dari tali pusar.

Ciri yang ketiga adalah kulit di sekitar tali pusar berwarna merah dan bertekstur lebih lunak dibandingkan dengan kulit lainnya.

Ketika tali pusar buah hati anda mengalami ketiga tanda-tanda tersebut, maka ada baiknya jika anda segera memeriksakannya kepada bidan atau dokter anak terdekat. Semakin cepat diketahui, maka semakin cepat pula infeksi dihentikan.

Oleh: Pravianti

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading