Sukses

Parenting

11 Ciri-Ciri Anak Bahagia Orangtua Wajib Tahu

Fimela.com, Jakarta Membuat bahagia anak menjadi keinginan terbesar bagi setiap orangtua. Walau tak mudah, setiap orangtua punya cara masing-masing dalam membuat anak selalu merasakan kebahagiaan.

Anak bahagia pun menjadi salah satu tanda orangtua berhasil mendidik dan mengasuk dengan baik. Melansir India Parenting, berikut ini ciri-ciri anak bahagia.

1. Jarang tantrum

Balita sering kali cenderung mengamuk baik di rumah maupun di depan umum. Anak-anak menginginkan apa yang diinginkan jika hal-hal tidak berjalan sesuai, anak akan menangis hingga mengamuk dan sulit untuk ditangani serta memalukandi depan umum. Namun, jika anak tidak sering mengamuk dan memiliki penalaran yang baik, berada di jalur yang benar dalam mengasuh anak.

2. Puas dengann apa yang ia miliki

Anak manja tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Sering menginginkan sesuatu yang dimiliki orang lain dan mengamuk untuk mendapatkannya. Tapi anak yang bahagia senang dengan apa yang mereka miliki. Anak-anak seperti itu tidak menginginkan segalanya.

3. Sangat bermanfaat

Kecil kemungkinannya bagi seorang anak untuk suka membersihkan, tetapi setelah melewati masa balita, anak harus membantu tugas-tugas yang lebih kecil seperti mengatur mainan dan barang-barangnya. Jika anak bersedia membantu dengan cara seperti itu, orangtua membesarkannya dengan benar.

4. Menghormati orang yang lebih tua

Tidak seperti anak manja, anak yang bahagia tahu cara membedakan antara teman-temannya dan orang dewasa. Dia memperlakukan mereka dengan hormat, mendengarkan dan tidak mengharapkan baik teman sebaya maupun orang dewasa untuk mendengarkan dia pada saat yang sama.

5. Tidak mencoba mencari perhatian

Kebanyakan balita menyukai perhatian. Anak ingin dunia berpusat padanya. Namun, sebagai orang tua, mungkin harus memperhatikan kebutuhan lain juga. Anak yang bahagia itu pengertian dan tidak akan berusaha mencari perhatian yang tidak semestinya yang sering dilakukan anak-anak.

6. Bersedia berbagi

Berbagi bisa jadi sulit bagi bayi. Tetapi anak yang bahagia mau berbagi mainan, makanan ringan dan sejenisnya dengan orang lain atau saudara dan teman-temannya. Dengan bimbingan dan pola asuh yang tepat konsep ini dapat dikuasai oleh anak.

7. Dia selalu mendengarkanmu

Jika membesarkan anak dengan benar, dia akan selalu mendengarkan apa yang orangtua katakan atau minta dia lakukan. Tidak seperti anak manja, tidak perlu memohon kepada anak untuk melakukan sesuatu atau menyelesaikan tugas tertentu.

8. Tidak cuek atau sombong

Anak yang bahagia tidak pernah cuek. Dia tidak akan pernah mengabaikan orangtua dan selalu memperhatikan apa yang orangtua katakan. Jika membesarkan anak dengan benar, dia tidak akan menjadi sombong dan tidak selalu menganggap dirinya benar. Dia akan terbuka untuk saran dan akan selalu perhatian setiap kali dia diajari sesuatu.

9. Tidak selalu membutuhkan rekan

Tidak seperti anak manja, anak yang bahagia tidak akan mengganggu dengan kebutuhannya akan orang tua atau teman bermainnya. Mereka bersedia bermain sendiri untuk waktu yang lama dan tidak membutuhkan perhatian terus-menerus karena dapat menangani diri mereka sendiri.

10. Tidak perlu menyuap

Orangtua sering kali harus menyuap anak dengan uang, camilan, atau mainan untuk membuat si kecil melakukan tugas rutin. Akan tetapi, anak yang bahagia akan mau menurutimu tanpa pamrih.

11. Tidak sulit makan dan mandiri

Anak bahagia tentu tidak memilih makanan atau sulit makan. Dia akan bersedia makan apa saja yang diberikan orangtua. Orangtua pun harus membiasakan agar si kecil tidak pilih-pilih makanan ya.

#elevate women

Loading