Sukses

Parenting

Manfaat Susu dari Sapi Pemakan Rumput Alami Tanpa Suntik Hormon untuk Anak

Fimela.com, Jakarta Setelah selesai memberikan ASI minimal enam bulan dan maksimal dua tahun, orangtua dapat menyeimbanhkan kebutuhan gizi mulai dari makanan bernutrisi hingga pilihan susu formula untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan saran dokter anak.

Pilihan susu formula memang banyak dipasaran, oleh karena itu orangtua harus bijak dalam memilih susu formula dan berkonsultasi dengan dokter ahli. Jangan lupa, perlu diperhatikan juga seperti apakah si anak alergi, kualitas susu, hingga memastikan proses produksi aman dan tidak terpapar bahan kimia berbahaya. 

Susu formula organik diklaim menjadi salah satu  pilihan yang lebih aman untuk melindungi si kecil. Karena terbukti memiliki beragam kelebihan. Baik dalam kandungan susu, proses produksi, hingga rumput yang dimakan sapi perahnya pun dijaga ketat. Harus dipastikan tidak terpapar limbah kimia serta pestisida, seperti susu formula organik Nature One Dairy yang menjadi produk susu terlaris di Australia.

Kelebihan susu formula organik ini ialah diproduksi dari sapi grass-fed, yakni pemakan rumput alami tanpa suntik hormon atau rekayasa genetik yang membuat sapi memproduksi susu secara tidak alami. Susu sapi organik grass-fed terbukti kaya antioksidan, mineral, dan mineral nutrisi.

Susu sapi grass-fed juga terbukti mengandung Omega-3 lebih tinggi serta CLA (conjugated linoleic acid) yang dapat mengurangi risiko reaksi alergi serta meningkatkan sistem imun. Bahkan, sapi grass-fed telah terbukti 500% lebih banyak memproduksi CLA daripada sapi non-organik.

Dennis Lesmana, Brand Manager Nutrifit Indonesia menyampaikan susu organik terbuat dari 97% lebih bahan organik asli. Karena susunya diproduksi dari sapi yang dipelihara di peternakan organik yang memastikan hewan ternaknya sama sekali tidak diberikan antibiotik dan hormon. 

“Sapi ternaknya justru diberikan rumput organik tanpa jejak fertilisisasi, pestisida, herbisida dan zat kimia berbahaya lainnya,” ucap Dennis dalam siaran pers yang diterima Fimela.com. 

Jadi, kata Dennis, selain sistem pencernaan si kecil jadi lebih sehat, sistem imun dan gizinya pun jadi lebih maksimal dengan susu organik.

Tersertifikasi aman

Mulai dari komposisi, pabrik, hingga pengelolaan sapi ternak dari susu organik telah bersertifikat resmi. Semuanya lengkap mulai dari Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Dairy Food Safety Victoria (DFSV) dan Australian Halal Authority & Advisers (A.H.A.A). Selain itu, sudah bersertifikat Australian Certified Organic. Dan di Indonesia sendiri, sudah teregistrasi dan bersertifikasi BPOM.   

Dalam proses pembuatannya, tidak diberikan tambahan perasa, pemanis buatan seperti sukrosa, sirup jagung, perisa sintetik, dan bahan pengawet.

Hal ini memastikan si kecil tidak hanya memperoleh gizi berkualitas dari sumber yang alami, tapi juga aman dari ancaman bahaya bahan-bahan kimia berbahaya. Dalam beberapa jurnal ilmiah telah menyatakan bahwa bahan-bahan tersebut dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes, kanker, asma, dan gangguan sistem saraf.

#elevate women

Loading