Sukses

Parenting

Menurut WHO, Ini 4 Strategi Pemberian MPASI yang Baik

Fimela.com, Jakarta Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) perlu dilakukan saat ASI saja sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. MPASI bisa diberikan ketika bayi berusia 6 bulan. Bisa juga diberikan kepada bayi berusia 4-6 bulan saat sistem saluran cernanya sudah cukup matang untuk menerima ragam macam makanan.

Selain itu, penting untuk mengetahui cara pemberian ASI yang baik. Apa dan bagaimana pemberian MPASI dikatakan baik? Mengutip buku 78 Resep MPASI, menurut World Health Organization (WHO), ada empat strategi pemberian MPASI yang baik. Empat strategi tersebut meliputi tepat waktu, adekuat, aman, dan diberikan secara responsif. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini, ya.

1. Tepat Waktu

Tepat waktu di sini artinya adalah ketika ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Secara umum, ketika bayi sudah berusia 6 bulan, ASI saja tidak bisa mencukupi kebutuhan zat gizi makro dan zat gizi mikro bayi. Sejak usia 6bulan ada kesenjangan energi yang tak bisa lagi terpenuhi lagi dari ASI. Sehingga pemberian MPASI perlu dilakukan agar pertumbuhan dan perkembangan bayi tidak mengalami gangguan.

2. Adekuat

Apa yang dimaksud adekuat dalam pemberian MPASI? Maksudnya adalah MPASI yang diberikan harus mengandung zat gizi lengkap dan seimbang. Selain itu, MPASI harus memenuhi kebutuhan zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak, dan protein serta mikronutrien seperti vitamin dan mineral. 

3. Aman

MPASI harus aman dan higienis. Proses persiapan, pembuatan, dan penyajian perlu menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman serta higienis. Pastikan selalu menjaga kebersihan dalam setiap prosesnya. Pisahkan bahan yang masih mentah dan bahan yang sudah dimasak. Selalu gunakan air bersih dalam memasak. Selain itu, makanan perlu dimasak sampai matang dan jangan menyimpan MPASI pada suhu ruang lebih dari 2 jam.

4. Diberikan Secara Responsif

MPASI perlu diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar dan kenyang bayi. Penting untuk memastikan jadwal makan bayi teratur, yaitu dengan durasi kurang dari 30 menit per kali makan, serta tak ada camilan yang ditawarkan di luar jadwal makan. Kita pun perlu menciptakan lingkungan yang menyenangkan saat makan. Hindari membiasakan si kecil makan sambil bermain, menonton video, menonton TV, atau bahkan sambil jalan-jalan. Kalau anak menunjukkan tanda tak mau makan, jangan terlalu memaksanya. Tawarkan secara netral saja dan kalau sampai 15 menit tetap tak mau makan, akhiri proses makan.

Empat hal di atas adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan dalam pemberian MPASI yang baik. Semoga infonya bermanfaat, ya.

#ElevateWomen

Loading
Artikel Selanjutnya
Sebenarnya Mulai Kapan Makanan Pendamping ASI Harus Diberikan?
Artikel Selanjutnya
Bolehkah MPASI Diberikan saat Bayi Berusia 4 Bulan?