Sukses

Parenting

Menurut Psikolog, Lakukan 3 Hal Ini Sebelum Meninggalkan Anak Pergi

Fimela.com, Jakarta Seorang ibu biasanya mengalami kesulitan saat ingin meninggalkan anak. Anak juga tidak betah lama-lama saat ditinggal ibu ke luar rumah. Mereka akan menangis, rewel, dan melarang ibunya pergi. Melihat anak seperti itu, pasti rasanya campur aduk. Ibu bisa ikut sedih karena tidak tega meninggalkan anak pergi atau malah merasa sebal karena hal ini membuatnya telat berangkat.

Seorang praktisi psikolog anak, Aninda S. Psi., M. Psi., T. memberikan 3 tips yang bisa dipraktekkan sebelum pergi meninggalkan anak. Jika anak masih belum bisa ditinggal, simak 3 tips berikut ini agar anak merasa aman dan nyaman saat ditinggal ke luar rumah.

1. Jalin Bonding antara Anak dan Pengasuhnya

Tidak hanya bonding anak dan ibu saja yang penting, bonding anak dan pengasuhnya juga tidak kalah penting. Anak butuh merasa nyaman dan aman saat ditinggal di rumah bersama pengasuhnya. Agar terjalin bonding, jelaskan ke pengasuhnya tentang hal-hal apa saja yang disukai anak, kegiatan yang membuat dia senang, aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan, dll.

2. Jangan Pergi Diam-Diam.

Kabur adalah cara yang paling gampang dilakukan tetapi hal ini justru tidak menyelesaikan masalah. Karena anak akan merasa ditinggalkan jika ibunya pergi diam-diam. Lebih baik jelaskan jika ibu hanya akan pergi sebentar dan akan kembali lagi. Sampaikan saat ibu pergi, anak bisa bermain bersama pengasuhnya atau nenek kakeknya dan keluarga lainnya sembari menunggu ibu pulang.

3. Rencanakan Aktifitas yang Menyenangkan untuk Anak.

Agar anak tidak rewel dan menangis selama ditinggal ibu pergi, pengasuh harus pintar-pintar dalam mendistraksi perhatian anak dengan aktivitas yang disukai anak. Sebelum ibu pergi, rencanakan terlebih dahulu aktivitas apa saja yang bisa dilakukan pengasuh dan anak di rumah. Semakin seru aktivitas yang dilakukan oleh anak, maka semakin betah dia di rumah.

Anak juga punya feeling yang kuat ke ibunya. Jika ibu merasa tidak tega untuk meninggalkan anak, anak pasti bisa merasakannya juga. Meninggalkan anak di rumah memang susah, tapi tips di atas bisa dicoba pelan-pelan.

Ditulis oleh: Aulia Oktafia

What's On Fimela
Loading