Fimela.com, Jakarta Perselingkuhan dalam hubungan asmara kerap menjadi momok utama akan hancurnya hubungan asmara. Karena perselingkuhan, hal ini tidak hanya akan menyakiti dan mengecewakan pasangan, tetapi juga menyakiti dan menghancurkan hati orang-orang terdekat.
Mengenai perselingkuhan, penelitian menemukan jika penyebab utama atau paling sering dari perselingkuhan adalah karena seseorang memang hobi selingkuh. Orang yang hobi selingkuh dikatakan akan sulit sembuh dari hobinya tersebut karena ia merasa lebih mengesankan.
"Banyak alasan kenapa orang selingkuh. Lebih rumitnya lagi, terkadang batasan selingkuh bagi setiap orang itu berbeda," ujar psikiater dan penulis buku Infidelity: Why Men and Women Cheat, Kenneth Paul Rosenberg dikutip dari laman Prevention.com. Berikut ini beberapa alasan paling sering kenapa seseorang selingkuh.
Advertisement
Advertisement
Hubungan Tidak Memuaskan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2855738/original/050222600_1563350291-shutterstock_1141936085.jpg)
Para ahli menemukan jika kasus perselingkuhan paling sering terjadi karena hubungan dirasa kurang memuaskan. Saat seseorang tidak puas dan tidak bahagia dengan hubungan yang dijalaninya, ia akan rentan berselingkuh serta mencari hubungan baru yang dirasa lebih baik.
Hubungan Toxic
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2968310/original/033918600_1573797414-shutterstock_1487396249.jpg)
Hubungan yang toxic juga meningkatkan risiko seseorang berselingkuh. Ketika menjalin hubungan asmara, setiap orang tentu berharap bahwa hubungan tersebut sehat, menyenangkan dan membuatnya bahagia.
Tapi, jika hubungan tersebut toxic, mengecewakan dan tak sesuai harapan, seseorang akan rentan menjalin hubungan lain atau berselingkuh. Perselingkuhan dilakukan agar seseorang lebih mudah untuk mengakhiri hubungan terdahulu yang toxic atau kurang sehat.
Advertisement
Komunikasi yang Tidak Baik
Komunikasi sangat penting dalam hubungan. Tapi jika komunikasi yang dimiliki sepasang kekasih buruk, ini akan menyebabkan perselisihan bahkan perselingkuhan.
Balas Dendam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3108522/original/053135400_1587480847-affection-beautiful-blur-couple-289224.jpg)
"Banyak orang yang selingkuh akan melakukan segala cara untuk tidak diketahui. Tapi beberapa orang justru ingin pasangannya mengetahui perselingkuhan tersebut untuk balas dendam," ujar Ashley E. Thompson, Ph.D. seorang profesor psikologi di University of Minnesota.
Advertisement
Adanya Kesempatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3246738/original/058988500_1600849648-pexels-kaboompics-com-6400.jpg)
Penyebab perselingkuhan selanjutnya adalah adanya kesempatan untuk berselingkuh. Banyak orang yang awalnya tidak tertarik dengan kesempatan yang ada, namun lama kelamaan tidak sedikit darinya untuk mencoba kesempatan ini dan terjerumus ke dalamnya.
Itulah beberapa penyebab perselingkuhan yang sering terjadi namun jarang disadari oleh setiap pasangan. Untuk mendapatkan hubungan bahagia dan pikiran yang tenang, pastikan untuk menjauhi perselingkuhan. Semoga kita dikaruniai hubungan asmara yang penuh kesetiaan dan kepercayaan serta jauh dari kasus perselingkuhan.
#WomenForWomen

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3632828/original/039886100_1636949756-shutterstock_1005732100.jpg)
![Sahabat Fimela, foto keluarga yang terlihat spontan justru sering terasa lebih natural dan penuh cerita dibanding pose yang terlalu formal. f[Dok/freepik.com/pchvector]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/dvcaFlLD52L-XiJszSMZSwrQzQY=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5631062/original/040957100_1778229336-12873.jpg)
![Perjalanan panjang di dalam mobil juga kerap membuat anak cepat merasa bosan atau suasana menjadi terlalu sunyi. Karena itu, memilih permainan yang tepat bisa menjadi kunci agar road trip tetap seru dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I06S8psEhvKoujosPxpjt2fx_2Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672603/original/047792900_1778485957-2151030899.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497029/original/010044200_1770614000-girl-drawing-hearts-paper.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5440208/original/015712600_1765425683-IMG-20251211-WA0006.jpg)
![Slow parenting adalah cara mengasuh anak dengan lebih sadar, tidak terburu-buru, dan tidak terobsesi pada pencapaian atau kesempurnaan. [Dok/freepik.com/tirachardz]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/wkg4QJD6r_Y8ORUak3tmjKCWapM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537552/original/023367100_1774426600-2827.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5358209/original/051376200_1758601058-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972913/original/082767900_1574245378-josh-applegate-p_KJvKVsH14-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2944946/original/016947600_1571646509-thiago-cerqueira-Wr3HGvx_RSM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326233/original/088088900_1786968240-IMG_7794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325568/original/099364800_1786878538-rmh2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257906/original/046395500_1781261859-maha1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326231/original/086623200_1786966565-1000044426.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326206/original/098944100_1786965144-1001566021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326167/original/011423400_1786960260-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_16.49.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326196/original/056410800_1786964588-Screenshot_2026-08-17_172631.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497029/original/010044200_1770614000-girl-drawing-hearts-paper.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547432/original/074990800_1775459032-pexels-almapapi-2374946.jpg)
![Slow parenting adalah cara mengasuh anak dengan lebih sadar, tidak terburu-buru, dan tidak terobsesi pada pencapaian atau kesempurnaan. [Dok/freepik.com/tirachardz]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/1bWVYoMmd_TVjHAxEWkB-5c4UwM=/80x80/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537552/original/023367100_1774426600-2827.jpg)