Kunci utama dalam menentukan menu buka puasa bagi penderita diabetes adalah memilih makanan dengan indeks glikemik (GI) rendah, kaya akan serat, dan rendah gula.
Tanpa pengelolaan yang tepat, puasa dapat meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) atau hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi).
Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat membantu otak dalam mengontrol kadar gula darah, yang penting untuk mencegah diabetes dan menjaga keseimbangan insulin.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa aktivitas fisik berperan dalam pengaturan kadar gula darah. Ketahui manfaat olahraga untuk mencegah diabetes dan menjaga keseimbangan insulin.
Para ahli menyatakan bahwa meskipun puasa dapat dilakukan oleh penderita diabetes yang memiliki kontrol baik terhadap kadar gula darah mereka, tetap diperlukan pengawasan yang ketat.