Lawan Arus Gara-gara Ada Razia, Siswi SMK Ini Tabrak Sebuah Motor

Karla Farhana diperbarui 24 Mei 2016, 16:16 WIB

Fimela.com, Jakarta Pernah mendengar aturan lalu lintas yang melarangmu untuk melawan arus? Kadang, sebagai pengendara motor, banyak orang yang malas atau merasa kepepet dan terpaksa melawan arus lalu lintas. Memang membahayakan nyawa mereka. Tapi banyak juga orang yang menganggap tubuhnya terbuat dari 'besi' sehingga tak akan luka saat jatuh. 

Pemikiran ini mungkin ada pada pikiranmu juga. Tapi, sebelum itu, kamu harus menonton sebuah video yang baru-baru ini tersebar lewat Internet. Dalam video tersebut, dua siswi SMK di Cikupa, Tangerang, naik motor tanpa mengenakan helm. Karena mereka melihat ada Operasi Patuh, mereka takut terkena tilang dan memutuskan untuk putar balik dan melawan arus. 

Niatnya ingin lepas dari jeratan Operasi Patuh, mereka malah hampir bertemu maut. Saat berusaha melawan arus, tiba-tiba mereka menabrak sebuah motor lain yang melaju dari arah yang berlawanan dari mereka. Diduga panik dan tak sempat mengerem, mereka akhirnya menabrak motor tersebut. 

Pria yang mengendarai motor itu langsung terlempar ke depan. Kedua siswi tersebut pun juga terjatuh. Sontak, para warga dan petugas sekitar langsung membantu mereka. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Meski hanya mengalami luka ringan, motor pria tersebut rusak. 

Sejak 16 Mei lalu hingga 29 Mei mendatang, Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Patuh Jaya. Dalam operasi ini, mereka menciptakan kondisi jelang operasi selanjutnya, Ketupat Pam dan Idul Fitri. Pada saat menjalani operasi ini, sasaran utama para petugas memang para pengendara yang melawan arus dan marka jalan, serta pelanggaran kasat mata lainnya. 

Walaupun tak ada operasi, sebaiknya kamu tetap mengikuti aturan kalau tidak mau mengalami hal yang sama dengan kedua siswi tersebut. Aturan itu dibuat demi keselamatanmu. Jadi, patuhi aturan dan hormatilah pengendara yang lain, ya!