HMI Beri Jawaban Soal Kerusuhan Demo 4 November

Gadis Abdul diperbarui 05 Nov 2016, 16:14 WIB

Fimela.com, Jakarta Secara tegas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) membantah tuduhan yang menganggap bahwa merekalah yang memantik kerusuhan di tengah aksi demo 4 November 2016. Menurut organisasi kemahasiswaan tersebut ada orang yang tidak dikenal menyusup ke barisan aksi mereka.

"Kericuhan terjadi bakda Isya yang dipicu oleh massa yang tidak dikenal oleh kader HMI, dari mana asalnya dan siapa pemimpinnya masuk di barisan depan masa HMI, kemudian ribut dengan aparat sampai akhirnya aparat kepolisian menembakkan gas air mata," kata Ketua Umum PB HMI Mulyadi P. Tamsir dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Sabtu (5/11/2016).

Dalam keterangan tertulisnya Mulyadi pun membantah soal berita mengenai HMI yang yang ribut dengan FPI. “Tidak benar,” tegasnya. Saat aksi demo 4 November berlangsung massa HMI berada di dua titik, yakni di Jalan Medan Merdeka Barat dan berada di damping Kantor Sekretariat Negara.

Dilansir dari Liputan6.com, Sabtu (5/11/2016), Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menyebut kerusuhan bermula dari massa HMI yang hendak merengsek ke depan bakda Isya. "Pak mohon maaf, kita harus bagaimana, tadi massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) maju. Kita terpaksa membubarkan. Kalau tidak, anggota banyak yang terluka, kita harus bagaimana," ujar Iriawan saat menjelaskan penyebab kerusuhan kepada Menkopolhukam Wiranto.