Fimela.com, Jakarta George Junus Aditjondro, aktivis dan penulis tutup usia pada Sabtu (10/12) di Palu, Sulawesi Tengah pukul 05.45 WITA. George sebelumnya dirawat di RS Bala Keselamatan di Jaan Woodward, Palu.
Kabar ini pertama kali datang dari Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, melalui akun Twitternya. "Duka mendalam wafatnya seorang tokoh reformasi. Guru dan mentor politik saya semasa mahasiswa di Salatiga: George Junus Aditjondro. Rest in peace," tulisnya.
Sementara, aktivis HAM dan juga mantan wartawan Andreas Harsono, juga menyampaikan kabar duka ini lewat akun Facebooknya.
Semasa hidup, George Junus Aditjondro dikenal sebagai penulis yang cerdas, kritis, dan tajam. George menulis tentang keluarga Cendana yang menurutnya penuh dengan permainan korupsi. Dia juga sempat menjadi wartawan untuk salah satu media nasional. Selain keluarga Cendana, George juga merupakan orang yang mengkritik kasus korupsi pada pemerintahan Soeharto dan juga kasus Timor Timur. Selamat jalan George Junus Aditjondro.