Alasan Pria Ini Menanam Ganja di Rumahnya Bikin Netizen Terenyuh

Gadis Abdul diperbarui 31 Mar 2017, 13:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Kisah menyedihkan kembali menyita perhatian masyarakat di dunia maya. Sebuah postingan yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Gunawan Mashar kini tengah menjadi perhatian banyak orang. Pantauan Bintang.com, Jumat (31/3/2017), posting-an yang diunggah oleh Gunawan Mashar tersebut kini telah dibagikan lebih dari delapan ribu kali dan terdapat lebih dari dua ribu komentar.

Dalam postingan tersebut Gunawan Mashar bercerita tentang seorang pria bernama Fidelis Ari, pria yang ditangkap oleh BNN karena ketahuan menanam ganja. Ya, mungkin memang sudah seharusnya Fidelis Ari ditangkap, tapi saat tahu alasan mengapa Fidelis menanam ganja, di situlah banyak netizen yang berpendapat beda. “Penyalahgunaan narkoba yang seharusnya ditangkap. Kalau yang ini kan tidak disalahgunakan,” komentar pemilik akun Facebook Ria Wahyu Wijayanti.

“Pagi tadi, saya membaca kabar tentang Fidelis Ari, seseorang yang sesungguh-sungguhnya suami. Ia rela menanam ganja, melanggar hukum di republik ini untuk menolong istrinya yang dilanda penyakit langka. Ejaannya pun susah kita lafalkan: Syringomyelia,” tulis Gunawan Mashar. Ya, lantaran untuk menyembuhkan penyakit langka sang istri, Fidelis rela melakukan hal yang sangat gila, yakni menanam ganja.

Dijelaskan oleh Gunawan bahwa sebelum menggunakan ganja sebagai obat, Fidelis telah mencoba segala macam cara untuk mengobati istri tercintanya. “Ia telah ke sejumlah rumah sakit di tempat ia tinggal, di Sanggau, Kalimantan Barat. Dia juga ke terapis, hingga ke pengobatan alternatif, tapi hasilnya nihil. Pun ada keinginan untuk membawa istrinya berobat ke Pulau Jawa, tapi tak diizinkan dokter karena jantung istrinya, Yeni Riawati yang lemah,” jelas Gunawan.

Pada akhirnya Fidelis pun mencari tahu soal obat untuk istrinya melalui artikel di Google. Dalam sebuah artikel yang ia baca ada yang menjelaskan bahwa ekstrak daun Cannabis Sativa alias ganja bisa meringankan sakit yang selama ini menyerang istri tercintanya. "Dari susah tidur, jadi nyenyak tidurnya. Dari susah makan, jadi lahap makannya. Dari tidak bisa bicara, jadi bisa bicara. Jadi sudah ada tanda-tanda kesembuhan," ujar Yohana, kakak Fidelis, seperti dikutip dalam postingan yang diunggah oleh akun Facebook Gunawan Mashar.

Harapan satu-satunya Fidelis saat itu memang bergantung pada ganja yang ia tanam. Ia berharap ekstrak ganja tersebut dapat sedikit memberikan tenaga untuk sang istri supaya ia bisa dengan mudah membawa istrinya tersebut ke rumah sakit untuk operasi, tanpa harus memikirkan jantung istrinya yang lemah.

“Namun nasib punya jalannya sendiri, ia ditangkap BNN dengan barang bukti 39 batang ganja yang ia tanam. Fidelis tak berkutik. Padahal dari hasil pemeriksaan, ia tak sekalipun ikut mengkonsumsinya apalagi menjualnya. Begitulah hukum, betapa hitam putih. Sedangkan hidup, sedemikian peliknya. 32 hari setelah Fidelis ditahan sepanjang itu pula istrinya tak mendapat pengobatan. Ajalnya tiba di kala suaminya masih di bui,” jelas Gunawan.

“Di hari pemakaman, Fidelis diijinkan untuk menjenguk jasad istrinya. Di teras rumahnya, ia dekati putra bungsunya yang duduk sendiri. Ia nampak memegang kedua pundak anaknya. Melihat fotonya, saya seolah membayangkan Fidelis mengutip kata-kata Nyai Ontosoroh di Bumi Manusia. "Kita telah melawan nak, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya," tutup Gunawan dalam postingannya yang kini tengah menjadi viral tersebut.